<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Daftar Tanaman yang Bisa Jadi Bahan Bakar Nabati, Apa Saja?</title><description>Kementerian Pertanian terus melakukan penelitian tentang tanaman yang potensial untuk menjadi bahan bakar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/28/320/2110437/daftar-tanaman-yang-bisa-jadi-bahan-bakar-nabati-apa-saja</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/09/28/320/2110437/daftar-tanaman-yang-bisa-jadi-bahan-bakar-nabati-apa-saja"/><item><title>Daftar Tanaman yang Bisa Jadi Bahan Bakar Nabati, Apa Saja?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/28/320/2110437/daftar-tanaman-yang-bisa-jadi-bahan-bakar-nabati-apa-saja</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/09/28/320/2110437/daftar-tanaman-yang-bisa-jadi-bahan-bakar-nabati-apa-saja</guid><pubDate>Sabtu 28 September 2019 14:23 WIB</pubDate><dc:creator>Rizqa Leony Putri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/28/320/2110437/daftar-tanaman-yang-bisa-jadi-bahan-bakar-nabati-apa-saja-wQuaVuzyOp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Biodiesel (Foto: reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/28/320/2110437/daftar-tanaman-yang-bisa-jadi-bahan-bakar-nabati-apa-saja-wQuaVuzyOp.jpg</image><title>Biodiesel (Foto: reuters)</title></images><description>JAKARTA - Setelah sukses meluncurkan B100 yang 100% berasal dari kelapa sawit, Kementerian Pertanian terus melakukan penelitian tentang tanaman yang potensial untuk menjadi bahan bakar.
&quot;SobaTani, pertanian juga memiliki potensi untuk menawarkan energi alternatif. Yuk simak tanaman saja saja yang menyimpan potensi tersebut,&quot; dikutip dari akun Instagram resmi Kementan, Jakarta, Sabtu (28/9/2019).
Baca Juga: Lebih Cepat dari Target, Penerapan B30 Dimulai Oktober 2019
Berikut 10 tanaman yang berpotensi untuk menjadi penghasil bahan bakar nabati.
1. Aren (Arenga pinnata)
Produksi nira aren pada umur 6-12 berkisar 8-22 liter per pohon per hari. Untuk memperoleh 1 liter etanol (kadar alkohol 70-90%) dibutuhkan 20-25 liter nira aren segar.
2. Bunga Matahari (Helianthus annus L.)
Produksi rata-rata tanaman ini sekitar 2.2 ton/ha untuk penanaman sepanjang musim dan 1.7 ton/hektar untuk penanaman 2 kali. Sementara itu, kadar minyaknya mencapai 25-50%.

3. Jarak Kepyar (Ricinus communis L.)
Produksi rata-rata komoditas ini sebesar 1,6 ton/ha dengan kadar minyak 53-56%.
4. Kelapa (Cocos nucifera L.)
Daging buah kelapa merupakan salah satu sumber BBN yang diolah menjadi cocodiesel yang dapat secara langsung digunakan atau dicampur dengan solar. Nira dan air kelapa pun juga dapat dibuat bioetanol.5. Kemiri Sunan (Aleurites trisperma Blanco)
Apabila populasi 100 pohon/hektar, maka dapat dihasilkan sebanyak 25  ton biji kemiri sunan. Jumlah ini setara dengan 9.805 liter minyak  kasar.
6. Kesambi (Schleichera oleosa Merr)
Sampai saat ini, tanaman kesambi belum banyak dibudidayakan secara  intensif. Padahal ia memiliki daging biji yang mengandung minyak hingga  70%.
7. Nyamplung (Calophyllum inophyllum L.)
Minyak biji nyamplung memiliki lama pembakaran 2 kali lipat dibanding  dengan minyak tanah. Sementara kadar minyaknya mencapai 50%.
Baca Juga: BPPT Monitor Kualitas Bahan Bakar B30
8. Sagu (Metroxyion spp.)
Bila difermentasi, tanamn ini akan menghasilkan 7.5 kilo liter bioetanol.
9. Simalakian (Croton tiglium)
Jenis tanaman ini memiliki rendemen minyak 25-26%. Sedangkan produksi  minyaknya dapat mencapai 1.2 hingga 2.5 ton per hektar per tahun
Baca Juga: Lebih Cepat dari Target, Penerapan B30 Dimulai Oktober 2019
10. Wijen (Semamum indicum L.)
Minyak wijen juga berpotensi sebagai biofuel dengan melalui proses  transesterifikasi untuk menghasilkan biodiesel. Tanaman ini pun memiliki  kadar minyak 45-55%.
Sejalan dengan penelitian ini, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman  menyatakan bahwa diharapkan pengembangan BBN nantinya berhasil dan  menuai banyak dampak positif. Salah satunya ialah agar dapat menjadi  perwujudan kemandirian energi nasional.</description><content:encoded>JAKARTA - Setelah sukses meluncurkan B100 yang 100% berasal dari kelapa sawit, Kementerian Pertanian terus melakukan penelitian tentang tanaman yang potensial untuk menjadi bahan bakar.
&quot;SobaTani, pertanian juga memiliki potensi untuk menawarkan energi alternatif. Yuk simak tanaman saja saja yang menyimpan potensi tersebut,&quot; dikutip dari akun Instagram resmi Kementan, Jakarta, Sabtu (28/9/2019).
Baca Juga: Lebih Cepat dari Target, Penerapan B30 Dimulai Oktober 2019
Berikut 10 tanaman yang berpotensi untuk menjadi penghasil bahan bakar nabati.
1. Aren (Arenga pinnata)
Produksi nira aren pada umur 6-12 berkisar 8-22 liter per pohon per hari. Untuk memperoleh 1 liter etanol (kadar alkohol 70-90%) dibutuhkan 20-25 liter nira aren segar.
2. Bunga Matahari (Helianthus annus L.)
Produksi rata-rata tanaman ini sekitar 2.2 ton/ha untuk penanaman sepanjang musim dan 1.7 ton/hektar untuk penanaman 2 kali. Sementara itu, kadar minyaknya mencapai 25-50%.

3. Jarak Kepyar (Ricinus communis L.)
Produksi rata-rata komoditas ini sebesar 1,6 ton/ha dengan kadar minyak 53-56%.
4. Kelapa (Cocos nucifera L.)
Daging buah kelapa merupakan salah satu sumber BBN yang diolah menjadi cocodiesel yang dapat secara langsung digunakan atau dicampur dengan solar. Nira dan air kelapa pun juga dapat dibuat bioetanol.5. Kemiri Sunan (Aleurites trisperma Blanco)
Apabila populasi 100 pohon/hektar, maka dapat dihasilkan sebanyak 25  ton biji kemiri sunan. Jumlah ini setara dengan 9.805 liter minyak  kasar.
6. Kesambi (Schleichera oleosa Merr)
Sampai saat ini, tanaman kesambi belum banyak dibudidayakan secara  intensif. Padahal ia memiliki daging biji yang mengandung minyak hingga  70%.
7. Nyamplung (Calophyllum inophyllum L.)
Minyak biji nyamplung memiliki lama pembakaran 2 kali lipat dibanding  dengan minyak tanah. Sementara kadar minyaknya mencapai 50%.
Baca Juga: BPPT Monitor Kualitas Bahan Bakar B30
8. Sagu (Metroxyion spp.)
Bila difermentasi, tanamn ini akan menghasilkan 7.5 kilo liter bioetanol.
9. Simalakian (Croton tiglium)
Jenis tanaman ini memiliki rendemen minyak 25-26%. Sedangkan produksi  minyaknya dapat mencapai 1.2 hingga 2.5 ton per hektar per tahun
Baca Juga: Lebih Cepat dari Target, Penerapan B30 Dimulai Oktober 2019
10. Wijen (Semamum indicum L.)
Minyak wijen juga berpotensi sebagai biofuel dengan melalui proses  transesterifikasi untuk menghasilkan biodiesel. Tanaman ini pun memiliki  kadar minyak 45-55%.
Sejalan dengan penelitian ini, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman  menyatakan bahwa diharapkan pengembangan BBN nantinya berhasil dan  menuai banyak dampak positif. Salah satunya ialah agar dapat menjadi  perwujudan kemandirian energi nasional.</content:encoded></item></channel></rss>
