<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menkeu: Dulu Saya Baca si Kuncung, Anak Sekarang Princess Elsa</title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyadari bahwa budaya anak-anak zaman sekarang telah berubah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/30/20/2111000/menkeu-dulu-saya-baca-si-kuncung-anak-sekarang-princess-elsa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/09/30/20/2111000/menkeu-dulu-saya-baca-si-kuncung-anak-sekarang-princess-elsa"/><item><title>Menkeu: Dulu Saya Baca si Kuncung, Anak Sekarang Princess Elsa</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/30/20/2111000/menkeu-dulu-saya-baca-si-kuncung-anak-sekarang-princess-elsa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/09/30/20/2111000/menkeu-dulu-saya-baca-si-kuncung-anak-sekarang-princess-elsa</guid><pubDate>Senin 30 September 2019 13:49 WIB</pubDate><dc:creator>Adhyasta Dirgantara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/30/20/2111000/menkeu-dulu-saya-baca-si-kuncung-anak-sekarang-princess-elsa-fMWiUGKRNQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani (Facebook)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/30/20/2111000/menkeu-dulu-saya-baca-si-kuncung-anak-sekarang-princess-elsa-fMWiUGKRNQ.jpg</image><title>Sri Mulyani (Facebook)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyadari bahwa budaya anak-anak zaman sekarang telah berubah. Hal ini ia sadari ketika menghadiri Festival Literasi 2019 di Kementerian Keuangan.

Berdasarkan penilaian dan pengamatan yang dilakukannya, Menkeu Sri mendapati bahwa anak-anak sudah tidak terlalu mengenal tokoh-tokoh Indonesia. Menurutnya, justru mereka lebih hafal dengan karakter Disney.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Sri Mulyani Sarankan Orang Tua Batasi Gadget untuk Anak, Begini Nasihatnya!
&quot;Karakter yang mereka kenal itu karakter Disney, seperti Princess Elsa. Tidak ada yang bilang Bawang Putih atau Bawang Merah. Itulah tantangan kita semua,&quot; tuturnya di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, Senin (30/9/2019).
&amp;nbsp;
&quot;Kalau saya mah dulu pas masih kecil bacanya karya-karya Nh. Dini, Si Kuncung, Majalah Bobo, Nirmala,&quot; lanjutnya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Berbalut Batik Abu-Abu, Sri Mulyani Jadi Eyang di Depan Anak-Anak TK
Selanjutnya, Menteri Keuangan ini menyatakan bahwa fenomena-fenomena seperti itu merupakan tantangan yang perlu diatasi. Salah satu cara untuk menghadapinya adalah memperkaya lingkungan anak dengan buku.
&quot;Saya merasa ini adalah sebuah tantangan sehingga kita perlu  menghadirkan banyak buku di environment mereka. Jadinya mereka bisa kaya  akan buku dan punya banyak pilihan untuk dibaca. Atau juga di dalam  gadget mereka dimasukkin konten yang Indonesia,&quot; saran Menteri Sri.

Meski demikian, ia tetap memuji anak-anak TK dan PAUD yang menghadiri  festival tersebut. Pasalnya, Menkeu Ani kagum dengan cita-cita mereka  yang ia masukkan ke klasifikasi 'serius'.

&quot;Tapi cita-cita mereka cukup banyak yang serius. Tadi ada yang ingin  jadi polisi, astronot, dokter, bahkan pilot. Jadi saya rasa ide ingin  menjadi apa itu masih banyak dan masih diminati anak-anak,&quot; tandas  beliau.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyadari bahwa budaya anak-anak zaman sekarang telah berubah. Hal ini ia sadari ketika menghadiri Festival Literasi 2019 di Kementerian Keuangan.

Berdasarkan penilaian dan pengamatan yang dilakukannya, Menkeu Sri mendapati bahwa anak-anak sudah tidak terlalu mengenal tokoh-tokoh Indonesia. Menurutnya, justru mereka lebih hafal dengan karakter Disney.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Sri Mulyani Sarankan Orang Tua Batasi Gadget untuk Anak, Begini Nasihatnya!
&quot;Karakter yang mereka kenal itu karakter Disney, seperti Princess Elsa. Tidak ada yang bilang Bawang Putih atau Bawang Merah. Itulah tantangan kita semua,&quot; tuturnya di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, Senin (30/9/2019).
&amp;nbsp;
&quot;Kalau saya mah dulu pas masih kecil bacanya karya-karya Nh. Dini, Si Kuncung, Majalah Bobo, Nirmala,&quot; lanjutnya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Berbalut Batik Abu-Abu, Sri Mulyani Jadi Eyang di Depan Anak-Anak TK
Selanjutnya, Menteri Keuangan ini menyatakan bahwa fenomena-fenomena seperti itu merupakan tantangan yang perlu diatasi. Salah satu cara untuk menghadapinya adalah memperkaya lingkungan anak dengan buku.
&quot;Saya merasa ini adalah sebuah tantangan sehingga kita perlu  menghadirkan banyak buku di environment mereka. Jadinya mereka bisa kaya  akan buku dan punya banyak pilihan untuk dibaca. Atau juga di dalam  gadget mereka dimasukkin konten yang Indonesia,&quot; saran Menteri Sri.

Meski demikian, ia tetap memuji anak-anak TK dan PAUD yang menghadiri  festival tersebut. Pasalnya, Menkeu Ani kagum dengan cita-cita mereka  yang ia masukkan ke klasifikasi 'serius'.

&quot;Tapi cita-cita mereka cukup banyak yang serius. Tadi ada yang ingin  jadi polisi, astronot, dokter, bahkan pilot. Jadi saya rasa ide ingin  menjadi apa itu masih banyak dan masih diminati anak-anak,&quot; tandas  beliau.</content:encoded></item></channel></rss>
