<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bagaimana Caranya Bangun Jargas di Ibu Kota Baru? </title><description>Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro berencana merancang agar ibu kota baru ini bisa memakai jaringan gas.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/30/320/2110725/bagaimana-caranya-bangun-jargas-di-ibu-kota-baru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/09/30/320/2110725/bagaimana-caranya-bangun-jargas-di-ibu-kota-baru"/><item><title>Bagaimana Caranya Bangun Jargas di Ibu Kota Baru? </title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/30/320/2110725/bagaimana-caranya-bangun-jargas-di-ibu-kota-baru</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/09/30/320/2110725/bagaimana-caranya-bangun-jargas-di-ibu-kota-baru</guid><pubDate>Senin 30 September 2019 04:20 WIB</pubDate><dc:creator>Maghfira Nursyabila</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/29/320/2110725/bagaimana-caranya-bangun-jargas-di-ibu-kota-baru-8WoJklduiB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Dokumentasi PGN</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/29/320/2110725/bagaimana-caranya-bangun-jargas-di-ibu-kota-baru-8WoJklduiB.jpg</image><title>Foto: Dokumentasi PGN</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro berencana merancang agar ibu kota baru ini bisa memakai jaringan gas. Sehingga nantinya tidak perlu lagi masyrakat membeli tabung gas LPG baik 3 kilogram maupun 12 kilogram di Ibu Kota Baru.
Menurut Menteri Bambang, gas bumi nantinya bukan lagi menjadi komoditas. Akan tetapi pemerintah akan menjadikan gas sebagai alat produksi yang akan memperkuat sektor industri dan perekonomian nasional.
Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Gigih Prakoso dikabarkan juga mendukung penguatan industri petrokimia melalui penyediaan gas bumi yang terbukti ramah lingkungan.
&quot;Selama lebih dari setengah abad, kami melakukan berbagai inisiatif agar gas bumi dapat dinikmati oleh lebih banyak pelaku usaha dan masyarakat. Sektor Petrokimia sebagai salah satu usaha strategis, termasuk salah satu prioritas pelayanan PGN,&quot; jelas Gigih.
Baca Selengkapnya: Ibu Kota Baru Pakai Jargas, Impor LPG Bakal Berkurang Drastis</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro berencana merancang agar ibu kota baru ini bisa memakai jaringan gas. Sehingga nantinya tidak perlu lagi masyrakat membeli tabung gas LPG baik 3 kilogram maupun 12 kilogram di Ibu Kota Baru.
Menurut Menteri Bambang, gas bumi nantinya bukan lagi menjadi komoditas. Akan tetapi pemerintah akan menjadikan gas sebagai alat produksi yang akan memperkuat sektor industri dan perekonomian nasional.
Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Gigih Prakoso dikabarkan juga mendukung penguatan industri petrokimia melalui penyediaan gas bumi yang terbukti ramah lingkungan.
&quot;Selama lebih dari setengah abad, kami melakukan berbagai inisiatif agar gas bumi dapat dinikmati oleh lebih banyak pelaku usaha dan masyarakat. Sektor Petrokimia sebagai salah satu usaha strategis, termasuk salah satu prioritas pelayanan PGN,&quot; jelas Gigih.
Baca Selengkapnya: Ibu Kota Baru Pakai Jargas, Impor LPG Bakal Berkurang Drastis</content:encoded></item></channel></rss>
