<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rehabilitasi Irigasi di Negeri Laskar Pelangi, Menteri Basuki: Agar Pelayanan Tidak Turun</title><description>PUPR telah menyelesaikan pembangunan Bendung Pice Besar di Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Bangka Belitung.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/30/320/2111044/rehabilitasi-irigasi-di-negeri-laskar-pelangi-menteri-basuki-agar-pelayanan-tidak-turun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/09/30/320/2111044/rehabilitasi-irigasi-di-negeri-laskar-pelangi-menteri-basuki-agar-pelayanan-tidak-turun"/><item><title>Rehabilitasi Irigasi di Negeri Laskar Pelangi, Menteri Basuki: Agar Pelayanan Tidak Turun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/30/320/2111044/rehabilitasi-irigasi-di-negeri-laskar-pelangi-menteri-basuki-agar-pelayanan-tidak-turun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/09/30/320/2111044/rehabilitasi-irigasi-di-negeri-laskar-pelangi-menteri-basuki-agar-pelayanan-tidak-turun</guid><pubDate>Senin 30 September 2019 14:54 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/30/320/2111044/rehabilitasi-irigasi-di-negeri-laskar-pelangi-menteri-basuki-agar-pelayanan-tidak-turun-EXYaZSVZ3q.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bendung Pice Besar (Foto: Kementerian PUPR) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/30/320/2111044/rehabilitasi-irigasi-di-negeri-laskar-pelangi-menteri-basuki-agar-pelayanan-tidak-turun-EXYaZSVZ3q.jpg</image><title>Bendung Pice Besar (Foto: Kementerian PUPR) </title></images><description>JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan pembangunan Bendung Pice Besar di Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Bangka Belitung. Manfaat Bendung Pice Besar sebagai sumber air irigasi di Daerah Irigasi (DI) Selingsing, air baku PDAM Cabang Gantung serta memiliki potensi sebagai destinasi wisata di Pulau Belitung yang dikenal sebagai Negeri Laskar Pelangi.
Baca Juga: 30 Proyek di Selatan Jawa Rawan Bencana, Kereta Cepat Masuk Daftar
Konstruksi Bendung Pice mulai dibangun pada 2013 hingga 2016 yang membendung aliran Sungai Selingsing di Desa Lenggang, Kecamatan Gantung. Pembangunan bendungan bertujuan untuk menggantikan peran Bendung Pice Besar lama yang dibangun Pemerintah Belanda tahun 1933-1936. Bendung Pice Besar dulunya digunakan sebagai bangunan pengatur muka air untuk mengatur kedalaman operasional kapal yang akan melakukan penggalian timah di Sungai Lenggang.
&amp;ldquo;Banyak saluran irigasi kita yang sudah dibangun pada masa lalu hingga kini belum pernah dilakukan rehabilitasi. Saat ini kita lakukan perbaikan agar pelayanan irigasi tidak menurun,&amp;rdquo; kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dilansir dari laman Kementerian PUPR, Senin (30/9/2019).
Baca Juga: 5 Mega Proyek Termegah di Dunia
Bendung Pice Besar dibangun Kementerian PUPR melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) VIII, Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air (SDA) dengan biaya sebesar Rp 137,8 miliar. Lebar Bendung Pice Besar 79 meter yang dilengkapi dengan 6 pintu elektrik dengan lebar masing-masing 8,75 meter dan 2 buah Spillway.
&amp;ldquo;Volume tampungan bendung adalah sekitar 77 juta m3 dengan elevasi muka air tertinggi sekitar 5 meter, sedangkan debit air yang dilepas ke hilir Sungai Lenggang sekitar 294 m3 per detik,&amp;rdquo; kata Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera VIII Birendrajana.Selain bendung, Kementerian PUPR juga melakukan rehabilitasi jaringan  irigasi Daerah Irigasi Selingsing di Kabupaten Belitung Timur. DI  Selingsing memiliki potensi sawah seluas 3.000 hektare dengan luas sawah  yang sudah dilayani 1.945 hektare dan potensi sawah yang belum  berfungsi seluas 1.055 hektare.
Baca Juga: 11 Proyek Kombinasi Pemerintah-Swasta Senilai Rp19,7 Triliun
Pada tahun 2016 dianggarkan Rp13,8 miliar berupa peningkatan saluran  primer sepanjang 1.953 m, dan saluran sekunder 1.000 m. Tahun 2017  dilanjutkan dengan output berupa 15 unit box pembagi, saluran sekunder  5.138 m, 9 plat deuker, 6 box culvert, 6 bangunan talang, dan 1 pintu  dengan anggaran Rp 8,9 miliar.
Tahun 2018, pekerjaan berupa pemasangan corrugated concrete sheet  pile sebanyak 331 batang, rehabilitasi jalan akses bendung, rehabilitasi  saluran primer 1.500 m dan peninggian rumah genset Dan panel bendung  dengan anggaran Rp 15 miliar. Tahun 2019, pekerjaan yang masih  berlangsung yakni melanjutkan tanggul dengan pemasangan CCSP 119 batang  dan rehabilitasi saluran sekunder 5.234 m.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan pembangunan Bendung Pice Besar di Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Bangka Belitung. Manfaat Bendung Pice Besar sebagai sumber air irigasi di Daerah Irigasi (DI) Selingsing, air baku PDAM Cabang Gantung serta memiliki potensi sebagai destinasi wisata di Pulau Belitung yang dikenal sebagai Negeri Laskar Pelangi.
Baca Juga: 30 Proyek di Selatan Jawa Rawan Bencana, Kereta Cepat Masuk Daftar
Konstruksi Bendung Pice mulai dibangun pada 2013 hingga 2016 yang membendung aliran Sungai Selingsing di Desa Lenggang, Kecamatan Gantung. Pembangunan bendungan bertujuan untuk menggantikan peran Bendung Pice Besar lama yang dibangun Pemerintah Belanda tahun 1933-1936. Bendung Pice Besar dulunya digunakan sebagai bangunan pengatur muka air untuk mengatur kedalaman operasional kapal yang akan melakukan penggalian timah di Sungai Lenggang.
&amp;ldquo;Banyak saluran irigasi kita yang sudah dibangun pada masa lalu hingga kini belum pernah dilakukan rehabilitasi. Saat ini kita lakukan perbaikan agar pelayanan irigasi tidak menurun,&amp;rdquo; kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dilansir dari laman Kementerian PUPR, Senin (30/9/2019).
Baca Juga: 5 Mega Proyek Termegah di Dunia
Bendung Pice Besar dibangun Kementerian PUPR melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) VIII, Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air (SDA) dengan biaya sebesar Rp 137,8 miliar. Lebar Bendung Pice Besar 79 meter yang dilengkapi dengan 6 pintu elektrik dengan lebar masing-masing 8,75 meter dan 2 buah Spillway.
&amp;ldquo;Volume tampungan bendung adalah sekitar 77 juta m3 dengan elevasi muka air tertinggi sekitar 5 meter, sedangkan debit air yang dilepas ke hilir Sungai Lenggang sekitar 294 m3 per detik,&amp;rdquo; kata Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera VIII Birendrajana.Selain bendung, Kementerian PUPR juga melakukan rehabilitasi jaringan  irigasi Daerah Irigasi Selingsing di Kabupaten Belitung Timur. DI  Selingsing memiliki potensi sawah seluas 3.000 hektare dengan luas sawah  yang sudah dilayani 1.945 hektare dan potensi sawah yang belum  berfungsi seluas 1.055 hektare.
Baca Juga: 11 Proyek Kombinasi Pemerintah-Swasta Senilai Rp19,7 Triliun
Pada tahun 2016 dianggarkan Rp13,8 miliar berupa peningkatan saluran  primer sepanjang 1.953 m, dan saluran sekunder 1.000 m. Tahun 2017  dilanjutkan dengan output berupa 15 unit box pembagi, saluran sekunder  5.138 m, 9 plat deuker, 6 box culvert, 6 bangunan talang, dan 1 pintu  dengan anggaran Rp 8,9 miliar.
Tahun 2018, pekerjaan berupa pemasangan corrugated concrete sheet  pile sebanyak 331 batang, rehabilitasi jalan akses bendung, rehabilitasi  saluran primer 1.500 m dan peninggian rumah genset Dan panel bendung  dengan anggaran Rp 15 miliar. Tahun 2019, pekerjaan yang masih  berlangsung yakni melanjutkan tanggul dengan pemasangan CCSP 119 batang  dan rehabilitasi saluran sekunder 5.234 m.</content:encoded></item></channel></rss>
