<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hemat Mana, Pakai Masker Mulut Sekali Pakai atau Kain?</title><description>Kualitas udara di Ibu Kota Jakarta menempati posisi keempat sebagai kota yang memiliki kualitas udara terburuk di dunia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/30/320/2111051/hemat-mana-pakai-masker-mulut-sekali-pakai-atau-kain</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/09/30/320/2111051/hemat-mana-pakai-masker-mulut-sekali-pakai-atau-kain"/><item><title>Hemat Mana, Pakai Masker Mulut Sekali Pakai atau Kain?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/30/320/2111051/hemat-mana-pakai-masker-mulut-sekali-pakai-atau-kain</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/09/30/320/2111051/hemat-mana-pakai-masker-mulut-sekali-pakai-atau-kain</guid><pubDate>Senin 30 September 2019 15:10 WIB</pubDate><dc:creator>Adhyasta Dirgantara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/30/320/2111051/hemat-mana-pakai-masker-mulut-sekali-pakai-atau-kain-vvAIfemmTs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polusi Udara (Foto: Okezone.com</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/30/320/2111051/hemat-mana-pakai-masker-mulut-sekali-pakai-atau-kain-vvAIfemmTs.jpg</image><title>Polusi Udara (Foto: Okezone.com</title></images><description>JAKARTA - Kualitas udara di Ibu Kota Jakarta menempati posisi keempat sebagai kota yang memiliki kualitas udara terburuk di dunia.
Pengukuran kualitas tersebut berdasarkan US Air Quality Index (AQI), atau indeks kualitas udara. Posisi Jakarta berada angka 147 atau setara parameter PM2.5 dengan konsentrasi polutan 54.3 &amp;micro;g/m&amp;sup3;.
Baca juga:&amp;nbsp;Polusi Udara Jakarta Sudah Dikategorikan Bencana Perlahan
Dengan situasi tersebut, tidak heran bila banyak warga Ibu Kota yang menggunakan masker mulut, baik di ruang terbuka maupun di tempat umum seperti di dalam kereta atau kendaraan umum lainnya.
Tujuannya agar bisa menghindari efek samping udara yang buruk bagi kesehatan. Di pasaran terdapat dua jenis masker, yakni sekali pakai dan yang terbuat dari kain. Sebenarnya, lebih baik yang mana?
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/09/11/58715/300779_medium.jpg&quot; alt=&quot;Perluasan Ganjil Genap Belum Berdampak pada Perubahan Polusi Udara di Jakarta&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
1. Harga
Masker Kain : Rp5.000 - Rp10.000 per pieces
Masker Sekali Pakai : Rp500-Rp2.000 per pieces
2. Kegunaan
Masker kain hanya dapat mencegak partikel besar. Partikel kecil tidak  tersaring dengan baik. Sementara masker sekali pakai dapat mencegah  partikel kecil agar tidak terhirup dan masuk ke saluran pernafasan.
&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/08/01/58271/297670_medium.jpg&quot; alt=&quot;Harus Segera Diatasi, Polusi Udara Bisa Picu Kanker&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
3. Bahan Dasar
Masker kain terbuat dari bahan katun, maka bisa dicuci dan dipakai  ulang. Bahan kain merupakan materi organik ramah terhadap lingkungan dan  bisa didaur ulang oleh alam. Sementara mengutip Kerta Bumi Klinik  Sampah, masker sekali pakai berbahan dasar spunbond yang terbuat dari  plastik jenis polypropylene yang tidak dapat diurai oleh alam.</description><content:encoded>JAKARTA - Kualitas udara di Ibu Kota Jakarta menempati posisi keempat sebagai kota yang memiliki kualitas udara terburuk di dunia.
Pengukuran kualitas tersebut berdasarkan US Air Quality Index (AQI), atau indeks kualitas udara. Posisi Jakarta berada angka 147 atau setara parameter PM2.5 dengan konsentrasi polutan 54.3 &amp;micro;g/m&amp;sup3;.
Baca juga:&amp;nbsp;Polusi Udara Jakarta Sudah Dikategorikan Bencana Perlahan
Dengan situasi tersebut, tidak heran bila banyak warga Ibu Kota yang menggunakan masker mulut, baik di ruang terbuka maupun di tempat umum seperti di dalam kereta atau kendaraan umum lainnya.
Tujuannya agar bisa menghindari efek samping udara yang buruk bagi kesehatan. Di pasaran terdapat dua jenis masker, yakni sekali pakai dan yang terbuat dari kain. Sebenarnya, lebih baik yang mana?
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/09/11/58715/300779_medium.jpg&quot; alt=&quot;Perluasan Ganjil Genap Belum Berdampak pada Perubahan Polusi Udara di Jakarta&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
1. Harga
Masker Kain : Rp5.000 - Rp10.000 per pieces
Masker Sekali Pakai : Rp500-Rp2.000 per pieces
2. Kegunaan
Masker kain hanya dapat mencegak partikel besar. Partikel kecil tidak  tersaring dengan baik. Sementara masker sekali pakai dapat mencegah  partikel kecil agar tidak terhirup dan masuk ke saluran pernafasan.
&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/08/01/58271/297670_medium.jpg&quot; alt=&quot;Harus Segera Diatasi, Polusi Udara Bisa Picu Kanker&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
3. Bahan Dasar
Masker kain terbuat dari bahan katun, maka bisa dicuci dan dipakai  ulang. Bahan kain merupakan materi organik ramah terhadap lingkungan dan  bisa didaur ulang oleh alam. Sementara mengutip Kerta Bumi Klinik  Sampah, masker sekali pakai berbahan dasar spunbond yang terbuat dari  plastik jenis polypropylene yang tidak dapat diurai oleh alam.</content:encoded></item></channel></rss>
