<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Investasi di Fintech, Pegadaian Siap Gelontorkan Rp500 Miliar</title><description>PT Pegadaian (Persero) berencana melakukan aksi koorporasi dengan menyuntikan modal di beberapa perusahaan teknologi finansial (fintech).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/30/320/2111215/investasi-di-fintech-pegadaian-siap-gelontorkan-rp500-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/09/30/320/2111215/investasi-di-fintech-pegadaian-siap-gelontorkan-rp500-miliar"/><item><title>   Investasi di Fintech, Pegadaian Siap Gelontorkan Rp500 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/30/320/2111215/investasi-di-fintech-pegadaian-siap-gelontorkan-rp500-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/09/30/320/2111215/investasi-di-fintech-pegadaian-siap-gelontorkan-rp500-miliar</guid><pubDate>Senin 30 September 2019 20:47 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/30/320/2111215/investasi-di-fintech-pegadaian-siap-gelontorkan-rp500-miliar-tAWXeaIh3d.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pegadaian Investasi di Fintech (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/30/320/2111215/investasi-di-fintech-pegadaian-siap-gelontorkan-rp500-miliar-tAWXeaIh3d.jpg</image><title>Pegadaian Investasi di Fintech (Foto: Shutterstock)</title></images><description> 
JAKARTA - PT Pegadaian (Persero) berencana melakukan aksi koorporasi dengan menyuntikan modal di beberapa perusahaan teknologi finansial (fintech). Perusahaan pelat merah ini bakal menggelontorkan Rp500 miliar untuk investasi di fintech pada tahun ini.
&amp;nbsp;Baca Juga: Pegadaian Gandeng 10 BUMN Dorong Pemasaran Produknya
Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto menyatakan, pihaknya sudah membidik beberapa perusahaan fintech. Menurutnya, investasi bakal dilakukan pada fintech yang memang sudah memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Selain itu, fintech tersebut juga harus memiliki fundamental yang kuat dari permodalan, sistem, hingga manajemen risiko. Di samping juga memiliki basis pelanggan yang tinggi.
&amp;nbsp;Baca Juga: Masuk Penyumbang Dividen Terbesar, Pegadaian Setor Rp2,82 Triliun ke RI
&quot;Kami sekarang sedang mengincar 3 sampai 5 fintech,&quot; ujar dia ditemui di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (30/9/2019).
&amp;nbsp;Dia mengatakan, fintech yang tengah dibidik bergerak di sektor  produkti maupun nonproduktif. Diantaranya ada fintech peer to peer  lending atau pinjaman online, juga ada LinkAja, fintech besutan berbagai  BUMN.

Saat ini Pegadaian masih dalam proses penjajakan untuk beinvestasi di  fintech, lantaran ada berbagai aturan yang harus dipeunhi, terutama  dari OJK. Meski demikian, Kuswiyoto meyakini proses investasi bisa  rampung diakhir tahun ini, sehingga aksi koorporasi tersebut bisa  terealisasi.

&quot;Kami patuh pada aturan-aturan OJK yang mana fintech yang boleh  dikerjasamakan, mana yang enggak. Kami sedang pilih-pilih, mudah-mudahan  di kuartal IV (terealisasi). Kami tidak mau bekerja sama dengan fintech  yang asal-asalan, jadi kami harus cari fintech yang setara dan bagus  yang bisa kami berkolaborasi,&quot; katanya.
</description><content:encoded> 
JAKARTA - PT Pegadaian (Persero) berencana melakukan aksi koorporasi dengan menyuntikan modal di beberapa perusahaan teknologi finansial (fintech). Perusahaan pelat merah ini bakal menggelontorkan Rp500 miliar untuk investasi di fintech pada tahun ini.
&amp;nbsp;Baca Juga: Pegadaian Gandeng 10 BUMN Dorong Pemasaran Produknya
Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto menyatakan, pihaknya sudah membidik beberapa perusahaan fintech. Menurutnya, investasi bakal dilakukan pada fintech yang memang sudah memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Selain itu, fintech tersebut juga harus memiliki fundamental yang kuat dari permodalan, sistem, hingga manajemen risiko. Di samping juga memiliki basis pelanggan yang tinggi.
&amp;nbsp;Baca Juga: Masuk Penyumbang Dividen Terbesar, Pegadaian Setor Rp2,82 Triliun ke RI
&quot;Kami sekarang sedang mengincar 3 sampai 5 fintech,&quot; ujar dia ditemui di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (30/9/2019).
&amp;nbsp;Dia mengatakan, fintech yang tengah dibidik bergerak di sektor  produkti maupun nonproduktif. Diantaranya ada fintech peer to peer  lending atau pinjaman online, juga ada LinkAja, fintech besutan berbagai  BUMN.

Saat ini Pegadaian masih dalam proses penjajakan untuk beinvestasi di  fintech, lantaran ada berbagai aturan yang harus dipeunhi, terutama  dari OJK. Meski demikian, Kuswiyoto meyakini proses investasi bisa  rampung diakhir tahun ini, sehingga aksi koorporasi tersebut bisa  terealisasi.

&quot;Kami patuh pada aturan-aturan OJK yang mana fintech yang boleh  dikerjasamakan, mana yang enggak. Kami sedang pilih-pilih, mudah-mudahan  di kuartal IV (terealisasi). Kami tidak mau bekerja sama dengan fintech  yang asal-asalan, jadi kami harus cari fintech yang setara dan bagus  yang bisa kami berkolaborasi,&quot; katanya.
</content:encoded></item></channel></rss>
