<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Demo, Penumpang 'Gelap' Dilarang Naik MRT</title><description>MRT Jakarta memastikan tidak ada fasilitas baik itu stasiun ataupun kereta yang rusak karena aksi demo.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/01/320/2111657/demo-penumpang-gelap-dilarang-naik-mrt</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/10/01/320/2111657/demo-penumpang-gelap-dilarang-naik-mrt"/><item><title>Demo, Penumpang 'Gelap' Dilarang Naik MRT</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/01/320/2111657/demo-penumpang-gelap-dilarang-naik-mrt</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/10/01/320/2111657/demo-penumpang-gelap-dilarang-naik-mrt</guid><pubDate>Selasa 01 Oktober 2019 19:32 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/01/320/2111657/demo-penumpang-gelap-dilarang-naik-mrt-nz2KUIQsex.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penumpang Gelap Dilarang Naik MRT (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/01/320/2111657/demo-penumpang-gelap-dilarang-naik-mrt-nz2KUIQsex.jpg</image><title>Penumpang Gelap Dilarang Naik MRT (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - PT Mass Rapid Transit alias Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta memastikan tidak ada fasilitas baik itu stasiun ataupun kereta yang rusak karena aksi demo. Meskipun disadari aksi demo ini menegangkan.
&amp;nbsp;Baca Juga: Transportasi Massal Tertahan Demo, Bagaimana Nasib MRT Jakarta?
Direktur Utama MRT Jakarta William Sabandar mengatakan, meskipun sempat menegangkan, namun tidak ada satupun fasilitas MRT yang rusak. Bahkan coretan-coretan pun tidak ada satu sentimeter pun yang terkena pilok.
&quot;Enggak ada, enggak dapet. Karena  kita menempatkan sekuriti di trotoar. Ya jadi itu tidak ada fasilitas kita yang terganggu walaupun memang kita terus waspada,&quot; ujarnya saat kepada Okezone, Selasa (1/10/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Demo Ricuh, Penumpang MRT Jakarta Cetak Rekor
Menurut William, alasan sama sekali tidak ada fasilitas MRT yang rusak adalah karena ketatnya penjagaan yang dilakukan oleh petugas keamanan. Sejak akan memasuki stasiun di atas, para penumpang sudah mulai diperiksa oleh petugas keamanan.
Setelah naik ataupun turun nantinya para penumpang alan diperiksa. Jika para penumpang membawa benda yang membahayakan, maka tidak dizinkan untuk masuk.
&quot;Di Istora kan deket karena dari depan sudah disaring juga. Dan kita tidak mengizinkan kalau ada orang-orang yang bisa merusak. Kita udah saring,&amp;rdquo; katanya.
&amp;nbsp;Selain itu lanjut William, jika secara penampilan ditemukan penumpang  yang mencurigakan atau tidak sopan maka tidak diizinkan untuk masuk.
&quot;Kemudian perilaku penumpang juga harus sopan, jadi kalau ada yang menggunakan baju tidak sopan dibatasi,&quot; ucapnya.
Selain itu lanjut William, para penumpang juga tidak bisa sembarangan  untuk masuk. Karena harus mengantre dan membeli tiket terlebih dahulu  untuk bisa masuk.
&quot;Kemudian turun ke bawah, turun ke bawah itu juga kan harus ngantre  tiket. Di situ juga ada temen pengamanan. Saya melihat sangat  koorporatif saya melihat tadi layanan safety dan security MRT cukup  baik,&quot; katanya.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - PT Mass Rapid Transit alias Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta memastikan tidak ada fasilitas baik itu stasiun ataupun kereta yang rusak karena aksi demo. Meskipun disadari aksi demo ini menegangkan.
&amp;nbsp;Baca Juga: Transportasi Massal Tertahan Demo, Bagaimana Nasib MRT Jakarta?
Direktur Utama MRT Jakarta William Sabandar mengatakan, meskipun sempat menegangkan, namun tidak ada satupun fasilitas MRT yang rusak. Bahkan coretan-coretan pun tidak ada satu sentimeter pun yang terkena pilok.
&quot;Enggak ada, enggak dapet. Karena  kita menempatkan sekuriti di trotoar. Ya jadi itu tidak ada fasilitas kita yang terganggu walaupun memang kita terus waspada,&quot; ujarnya saat kepada Okezone, Selasa (1/10/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Demo Ricuh, Penumpang MRT Jakarta Cetak Rekor
Menurut William, alasan sama sekali tidak ada fasilitas MRT yang rusak adalah karena ketatnya penjagaan yang dilakukan oleh petugas keamanan. Sejak akan memasuki stasiun di atas, para penumpang sudah mulai diperiksa oleh petugas keamanan.
Setelah naik ataupun turun nantinya para penumpang alan diperiksa. Jika para penumpang membawa benda yang membahayakan, maka tidak dizinkan untuk masuk.
&quot;Di Istora kan deket karena dari depan sudah disaring juga. Dan kita tidak mengizinkan kalau ada orang-orang yang bisa merusak. Kita udah saring,&amp;rdquo; katanya.
&amp;nbsp;Selain itu lanjut William, jika secara penampilan ditemukan penumpang  yang mencurigakan atau tidak sopan maka tidak diizinkan untuk masuk.
&quot;Kemudian perilaku penumpang juga harus sopan, jadi kalau ada yang menggunakan baju tidak sopan dibatasi,&quot; ucapnya.
Selain itu lanjut William, para penumpang juga tidak bisa sembarangan  untuk masuk. Karena harus mengantre dan membeli tiket terlebih dahulu  untuk bisa masuk.
&quot;Kemudian turun ke bawah, turun ke bawah itu juga kan harus ngantre  tiket. Di situ juga ada temen pengamanan. Saya melihat sangat  koorporatif saya melihat tadi layanan safety dan security MRT cukup  baik,&quot; katanya.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
