<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Driver Ojol Bakal Pakai Motor Listrik?   </title><description>Produsen motor listrik lokal yakni Gesits tengah menjajaki kerjasama dengan salah satu perusahaan transportasi online yakni Grab.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/02/320/2112068/driver-ojol-bakal-pakai-motor-listrik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/10/02/320/2112068/driver-ojol-bakal-pakai-motor-listrik"/><item><title>   Driver Ojol Bakal Pakai Motor Listrik?   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/02/320/2112068/driver-ojol-bakal-pakai-motor-listrik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/10/02/320/2112068/driver-ojol-bakal-pakai-motor-listrik</guid><pubDate>Rabu 02 Oktober 2019 17:46 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/02/320/2112068/driver-ojol-bakal-pakai-motor-listrik-dEawnfJMko.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Driver Ojol Pakai Motor Listrik? (Foto: Okezone.com/Giri)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/02/320/2112068/driver-ojol-bakal-pakai-motor-listrik-dEawnfJMko.jpg</image><title>Driver Ojol Pakai Motor Listrik? (Foto: Okezone.com/Giri)</title></images><description>JAKARTA - Produsen motor listrik lokal yakni Gesits tengah menjajaki kerjasama dengan salah satu perusahaan transportasi online yakni Grab. Dengan adanya kerja sama ini diharapkan akan ada lebih banyak driver online dari Grab yang menggunakan motor listrik.
&amp;nbsp;Baca Juga: Menristekdikti Bocorkan Harga Motor Listrik Gesits
Manager Procurement Gesits M Natsir mengatakan, pihaknya memang tengah melakukan pembicaraan dengan beberapa perusahaan transportasi online. Namun menurutnya, sejauh ini komunikasi yang paling gencar adalah dengan pihak Grab.
Sementara untuk pihak Gojek memang baru sebatas komunikasi awal semata. Belum ada pembahasan yang detil mengenai kerjasama yang akan dilakukan keduanya
&quot;Kita terus melakukan komunikasi dengan mereka berdua. Tapi memang yang paling intensif itu dari Grab,&quot; ujarnya saat ditemui di Hotel Milenium, Jakarta, Rabu (2/10/2019).
&amp;nbsp;Meskipun begitu lanjut Natsir, pihaknya menyebut kerjasama antara  Grab dengan Gesits belum rampung. Saat ditanyai kapan kerjasama tersebut  akan terwujud, Natsir tidak menyebutkannya secara rinci.
&quot;Tapi itu belum deal ya nanti kita akan umumkan. kita juga bakal ngundang media,&quot; ucapnya.
Sementara itu lanjut Natsir, selain kerjasama dengan perusahaan  transportasi, pihaknya juga tengah melakukan beberapa pembicaraan dengan  beberapa perusahaan leasing (pembiayaan). Sudah ada beberapa perusahaan yang mengajak untuk kerja sama agar bisa membiayai kredit motor  listrik.
&amp;nbsp;Asal tahu saja, saat ini motor listrik gesits sudah diproduksi dan   dijual ke pasaran. Harga satu unit motor ini dipatok Rp25 juta.
&quot;Transportasi lain kebanyakan kita masih leasing. Jadi yang banyak   berbicara dengan kita itu banyak pihak-pihak leasing. Jadi untuk   pengadaaan koperasi-koperasi jadi itu sudah lebih serius lah,&quot; katanya.
Selain itu, dirinya juga tengah menjajaki kerja sama dengan beberapa   entitas bisnis lainnya untuk penyediaan pengisian baterai listrik.
&quot;Kalau untuk entitias bisnis lainnya sih kita sudah banyak dengan   perusahaan perusahaan IT. Perusahaan charging stasiun,&quot; katanya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Produsen motor listrik lokal yakni Gesits tengah menjajaki kerjasama dengan salah satu perusahaan transportasi online yakni Grab. Dengan adanya kerja sama ini diharapkan akan ada lebih banyak driver online dari Grab yang menggunakan motor listrik.
&amp;nbsp;Baca Juga: Menristekdikti Bocorkan Harga Motor Listrik Gesits
Manager Procurement Gesits M Natsir mengatakan, pihaknya memang tengah melakukan pembicaraan dengan beberapa perusahaan transportasi online. Namun menurutnya, sejauh ini komunikasi yang paling gencar adalah dengan pihak Grab.
Sementara untuk pihak Gojek memang baru sebatas komunikasi awal semata. Belum ada pembahasan yang detil mengenai kerjasama yang akan dilakukan keduanya
&quot;Kita terus melakukan komunikasi dengan mereka berdua. Tapi memang yang paling intensif itu dari Grab,&quot; ujarnya saat ditemui di Hotel Milenium, Jakarta, Rabu (2/10/2019).
&amp;nbsp;Meskipun begitu lanjut Natsir, pihaknya menyebut kerjasama antara  Grab dengan Gesits belum rampung. Saat ditanyai kapan kerjasama tersebut  akan terwujud, Natsir tidak menyebutkannya secara rinci.
&quot;Tapi itu belum deal ya nanti kita akan umumkan. kita juga bakal ngundang media,&quot; ucapnya.
Sementara itu lanjut Natsir, selain kerjasama dengan perusahaan  transportasi, pihaknya juga tengah melakukan beberapa pembicaraan dengan  beberapa perusahaan leasing (pembiayaan). Sudah ada beberapa perusahaan yang mengajak untuk kerja sama agar bisa membiayai kredit motor  listrik.
&amp;nbsp;Asal tahu saja, saat ini motor listrik gesits sudah diproduksi dan   dijual ke pasaran. Harga satu unit motor ini dipatok Rp25 juta.
&quot;Transportasi lain kebanyakan kita masih leasing. Jadi yang banyak   berbicara dengan kita itu banyak pihak-pihak leasing. Jadi untuk   pengadaaan koperasi-koperasi jadi itu sudah lebih serius lah,&quot; katanya.
Selain itu, dirinya juga tengah menjajaki kerja sama dengan beberapa   entitas bisnis lainnya untuk penyediaan pengisian baterai listrik.
&quot;Kalau untuk entitias bisnis lainnya sih kita sudah banyak dengan   perusahaan perusahaan IT. Perusahaan charging stasiun,&quot; katanya.
</content:encoded></item></channel></rss>
