<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Produsen Motor Listrik Lobi Minimarket Sediakan Fasilitas Charging</title><description>Produsen kendaraan listrik meminta beberapa insentif kepada pemerintah dan juga stakeholder lainnya/</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/02/320/2112095/produsen-motor-listrik-lobi-minimarket-sediakan-fasilitas-charging</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/10/02/320/2112095/produsen-motor-listrik-lobi-minimarket-sediakan-fasilitas-charging"/><item><title>Produsen Motor Listrik Lobi Minimarket Sediakan Fasilitas Charging</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/02/320/2112095/produsen-motor-listrik-lobi-minimarket-sediakan-fasilitas-charging</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/10/02/320/2112095/produsen-motor-listrik-lobi-minimarket-sediakan-fasilitas-charging</guid><pubDate>Rabu 02 Oktober 2019 18:50 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/02/320/2112095/produsen-motor-listrik-lobi-minimarket-sediakan-fasilitas-charging-ZskNbkjFjM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Produsen Motor Listrik Minta Fasilitas Charging (Foto: Okezone.com/Giri)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/02/320/2112095/produsen-motor-listrik-lobi-minimarket-sediakan-fasilitas-charging-ZskNbkjFjM.jpg</image><title>Produsen Motor Listrik Minta Fasilitas Charging (Foto: Okezone.com/Giri)</title></images><description>JAKARTA - Produsen kendaraan listrik meminta beberapa insentif kepada pemerintah dan juga stakeholder lainnya untuk percepatan pengembangan kendaraan listrik. Karena menurutnya, tanpa dukungan dari pemerintah dan juga stakeholder lainnya, percepatan penggunaan motor listrik hanya wacana semata.
&amp;nbsp;Baca Juga: Sederet Insentif Kendaraan Listrik, dari Plat Nomor hingga Bebas Parkir
Manager Procurement Gesits M Natsir mengatakan salah satu yang diminta kepada pemerintah adalah insentif untuk beberapa komponen motor. Karena menurutnya, masih ada beberapa komponen motor yang didatangkan dari negara lain alias impor.

&quot;Insentif sebagai produsen beberapa komponen masih impor kita tetap mintakan. Tapi bukan areanya PLN dong,&quot; ujarnya saat ditemui di Hotel Milenium, Jakarta, Rabu (2/10/2019).
Baca Juga: Penampakan Kendaraan Listrik Nge-charge di China
Secara khusus, lanjut Natsir, dirinya meminta kepada PLN juga untuk menyediakan lebih banyak lagi fasilitas charging station. Khususnya di tempat-tempat masyarakat beraktivitas.

&quot;Yang kita bicarakan dengan PLN adalah memang untuk charging station-nya, SPLU-nya,&quot; ucapnya.
&amp;nbsp;Selain itu lanjut Natsir, dirinya juga meminta insentif kepada PLN  untuk memberikan listrik subsidi kepada para pengguna kendaraan listrik.  Hal ini sama seperti subsidi BBM yang diberikan pemerintah kepada  masyarakat.

&quot;Insentif tadi listriknya harganya pengennya listrik subsidi. Dan PLN  sudah menyambut itu mereka tahu kok harganya mau lebih murah,&quot; katanya.
&amp;nbsp;
Selain itu, dirinya juga tengah menjajaki kerja sama dengan beberapa  tempat perbelanjaan untuk menyediakan fasilitas parkir dan juga charging  station. Sebagai langkah awal, dirinya tengah merayu kepada pemilik  minimarket seperti untuk menyiapkan tempat charger khusus kendaraan  listrik.

&quot;Belum ada sama mal khusus belum. Kita sudah bicarakan dengan  beberapa pihak yang minimal convenience store lah agar mereka bisa  menyediakan tempat untuk kita ngecas,&quot; kata Natsir.
</description><content:encoded>JAKARTA - Produsen kendaraan listrik meminta beberapa insentif kepada pemerintah dan juga stakeholder lainnya untuk percepatan pengembangan kendaraan listrik. Karena menurutnya, tanpa dukungan dari pemerintah dan juga stakeholder lainnya, percepatan penggunaan motor listrik hanya wacana semata.
&amp;nbsp;Baca Juga: Sederet Insentif Kendaraan Listrik, dari Plat Nomor hingga Bebas Parkir
Manager Procurement Gesits M Natsir mengatakan salah satu yang diminta kepada pemerintah adalah insentif untuk beberapa komponen motor. Karena menurutnya, masih ada beberapa komponen motor yang didatangkan dari negara lain alias impor.

&quot;Insentif sebagai produsen beberapa komponen masih impor kita tetap mintakan. Tapi bukan areanya PLN dong,&quot; ujarnya saat ditemui di Hotel Milenium, Jakarta, Rabu (2/10/2019).
Baca Juga: Penampakan Kendaraan Listrik Nge-charge di China
Secara khusus, lanjut Natsir, dirinya meminta kepada PLN juga untuk menyediakan lebih banyak lagi fasilitas charging station. Khususnya di tempat-tempat masyarakat beraktivitas.

&quot;Yang kita bicarakan dengan PLN adalah memang untuk charging station-nya, SPLU-nya,&quot; ucapnya.
&amp;nbsp;Selain itu lanjut Natsir, dirinya juga meminta insentif kepada PLN  untuk memberikan listrik subsidi kepada para pengguna kendaraan listrik.  Hal ini sama seperti subsidi BBM yang diberikan pemerintah kepada  masyarakat.

&quot;Insentif tadi listriknya harganya pengennya listrik subsidi. Dan PLN  sudah menyambut itu mereka tahu kok harganya mau lebih murah,&quot; katanya.
&amp;nbsp;
Selain itu, dirinya juga tengah menjajaki kerja sama dengan beberapa  tempat perbelanjaan untuk menyediakan fasilitas parkir dan juga charging  station. Sebagai langkah awal, dirinya tengah merayu kepada pemilik  minimarket seperti untuk menyiapkan tempat charger khusus kendaraan  listrik.

&quot;Belum ada sama mal khusus belum. Kita sudah bicarakan dengan  beberapa pihak yang minimal convenience store lah agar mereka bisa  menyediakan tempat untuk kita ngecas,&quot; kata Natsir.
</content:encoded></item></channel></rss>
