<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Motor Listrik China Bakal Serbu Indonesia   </title><description>Minat pemerintah untuk mengembangkan kendaraan listrik tercium oleh para pemilik merk asing.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/02/320/2112116/motor-listrik-china-bakal-serbu-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/10/02/320/2112116/motor-listrik-china-bakal-serbu-indonesia"/><item><title>   Motor Listrik China Bakal Serbu Indonesia   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/02/320/2112116/motor-listrik-china-bakal-serbu-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/10/02/320/2112116/motor-listrik-china-bakal-serbu-indonesia</guid><pubDate>Rabu 02 Oktober 2019 19:46 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/02/320/2112116/motor-listrik-china-bakal-serbu-indonesia-DGJgu26Wmi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Motor Listrik China Bakal Serbu Indonesia (Foto: Okezone.com/Giri)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/02/320/2112116/motor-listrik-china-bakal-serbu-indonesia-DGJgu26Wmi.jpg</image><title>Motor Listrik China Bakal Serbu Indonesia (Foto: Okezone.com/Giri)</title></images><description>JAKARTA - Minat pemerintah untuk mengembangkan kendaraan listrik tercium oleh para pemilik merk. Termasuk para pemilik merk yang berasal dari luar negeri.

Salah satu yang paling antusias adalah akan segera masuknya produsen motor listrik asal China. Saat ini, beberapa tipe motor yang diberi merk Cakra tersebut tengah menyiapkan sejumlah perizinan agar bisa dijual di Indonesia.
&amp;nbsp;Baca Juga: Produsen Motor Listrik Lobi Minimarket Sediakan Fasilitas Charging
Direktur Utama PT Cakra Motor Nasional Robin, mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan uji tipe kepada Kementerian Perhubungan. Ada sekitar 3 tipe yang akan menjalani uji tipe dan semuanya merupakan hasil produksi pabrikan motor listrik asal negeri Tirai Bambu.

Robin berharap agar seluruh tesnya bisa lancar  sehingga penjualan bisa dilakukan pada awal 2020. Tipe tersebut dari mulai motor matic hingga kopling dan motor sport.
&amp;nbsp;Baca Juga: Driver Ojol Bakal Pakai Motor Listrik?
&quot;Uji tipe dulu, kita lengkapi dulu kita punya persyaratan uji kelaikan,&quot; ujarnya saat ditemui di Hotel Milenium, Jakarta, Rabu (2/10/2019)
&amp;nbsp;Menurut Robin, memang motor listrik ini saat ini masih didesain dan  di buat di China. Akan tetapi lanjut Robin, dirinya menegaskan bahwa  Cakra adalah merk nasional.

&quot;Untuk sementara desainnya dari sana. Tapi nanti semua akan kita buat di Indonesia,&quot; ucapnya.

Saat ini lanjut Robin, Cakra sudah menjalin kerja sama dengan pihak  pabrikan untuk menggunakan desain tersebut. Menurutnya, pihak pabrikan  setuju desain dipakai dengan merk Cakra tanpa batasan waktu.

&quot;Desain ini boleh diambil. Tidak ada limit, yang penting kan kita ada  kerja sama dengan dia. Mereka nantinya yang juga akan bangun ke kita,  investasi di sini. Sama seperti merk-merk Jepang lain kan. Ada yang di  Thailand, Indonesia,&quot; kata Robin.
&amp;nbsp;
Nantinya lanjut Robin, pihaknya akan melibatkan beberapa akademisi  dari dalam negeri. Karena memang jika sudah mendapatkan izin untuk  produksi di dalam negeri, inovasi perlu terus dilakukan agar bisa  bersaing dengan pemilik merk lainnya.

&quot;Nanti kan kita kerja sama dengan ITB atau SMK. Pabrikan kita di China itu ada dari pabrikan Watha,&quot; ucapnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Minat pemerintah untuk mengembangkan kendaraan listrik tercium oleh para pemilik merk. Termasuk para pemilik merk yang berasal dari luar negeri.

Salah satu yang paling antusias adalah akan segera masuknya produsen motor listrik asal China. Saat ini, beberapa tipe motor yang diberi merk Cakra tersebut tengah menyiapkan sejumlah perizinan agar bisa dijual di Indonesia.
&amp;nbsp;Baca Juga: Produsen Motor Listrik Lobi Minimarket Sediakan Fasilitas Charging
Direktur Utama PT Cakra Motor Nasional Robin, mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan uji tipe kepada Kementerian Perhubungan. Ada sekitar 3 tipe yang akan menjalani uji tipe dan semuanya merupakan hasil produksi pabrikan motor listrik asal negeri Tirai Bambu.

Robin berharap agar seluruh tesnya bisa lancar  sehingga penjualan bisa dilakukan pada awal 2020. Tipe tersebut dari mulai motor matic hingga kopling dan motor sport.
&amp;nbsp;Baca Juga: Driver Ojol Bakal Pakai Motor Listrik?
&quot;Uji tipe dulu, kita lengkapi dulu kita punya persyaratan uji kelaikan,&quot; ujarnya saat ditemui di Hotel Milenium, Jakarta, Rabu (2/10/2019)
&amp;nbsp;Menurut Robin, memang motor listrik ini saat ini masih didesain dan  di buat di China. Akan tetapi lanjut Robin, dirinya menegaskan bahwa  Cakra adalah merk nasional.

&quot;Untuk sementara desainnya dari sana. Tapi nanti semua akan kita buat di Indonesia,&quot; ucapnya.

Saat ini lanjut Robin, Cakra sudah menjalin kerja sama dengan pihak  pabrikan untuk menggunakan desain tersebut. Menurutnya, pihak pabrikan  setuju desain dipakai dengan merk Cakra tanpa batasan waktu.

&quot;Desain ini boleh diambil. Tidak ada limit, yang penting kan kita ada  kerja sama dengan dia. Mereka nantinya yang juga akan bangun ke kita,  investasi di sini. Sama seperti merk-merk Jepang lain kan. Ada yang di  Thailand, Indonesia,&quot; kata Robin.
&amp;nbsp;
Nantinya lanjut Robin, pihaknya akan melibatkan beberapa akademisi  dari dalam negeri. Karena memang jika sudah mendapatkan izin untuk  produksi di dalam negeri, inovasi perlu terus dilakukan agar bisa  bersaing dengan pemilik merk lainnya.

&quot;Nanti kan kita kerja sama dengan ITB atau SMK. Pabrikan kita di China itu ada dari pabrikan Watha,&quot; ucapnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
