<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Jika Tak Dilarang, Cadangan Nikel RI Akan Habis 7 Tahun Lagi</title><description>Pelarangan ekspor nikel dipercepat menjadi 1 Januari 2020.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/02/320/2112130/jika-tak-dilarang-cadangan-nikel-ri-akan-habis-7-tahun-lagi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/10/02/320/2112130/jika-tak-dilarang-cadangan-nikel-ri-akan-habis-7-tahun-lagi"/><item><title> Jika Tak Dilarang, Cadangan Nikel RI Akan Habis 7 Tahun Lagi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/02/320/2112130/jika-tak-dilarang-cadangan-nikel-ri-akan-habis-7-tahun-lagi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/10/02/320/2112130/jika-tak-dilarang-cadangan-nikel-ri-akan-habis-7-tahun-lagi</guid><pubDate>Rabu 02 Oktober 2019 20:39 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/02/320/2112130/jika-tak-dilarang-cadangan-nikel-ri-akan-habis-7-tahun-lagi-gQSQkfNGYx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ekspor Nikel Dilarang (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/02/320/2112130/jika-tak-dilarang-cadangan-nikel-ri-akan-habis-7-tahun-lagi-gQSQkfNGYx.jpg</image><title>Ekspor Nikel Dilarang (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Pelarangan ekspor nikel dipercepat menjadi 1 Januari 2020 dari sebelumnya pada 31 Desember 2021. Kebijakan ini menuai pro dan kontra dari sisi pemerintah dan pengusaha.
&amp;nbsp;Baca Juga: Begini Untung Rugi Pelarangan Ekspor Nikel Dipercepat
Kasubdit Pengawasan Usaha Eksplorasi Mineral Kementerian ESDM Andri Budhiman mengatakan, percepatan aturan larangan ekspor bijih nikel kadar rendah ini dilakukan untuk mengejar momentum pengembangan kendaraan listrik di Indonesia.

&quot;Kebijakan ini memperhatikan jumlah cadangan. Di mana jaminan pasokan bijih nikel kadar rendah untuk persiapan percepatan industri mobil listrik,&quot; ujar dia di Jakarta, Rabu (2/10/2019).

&amp;nbsp;Baca Juga: Ekspor Nikel Dilarang, Apa Dampaknya ke Neraca Dagang?
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/01/16/46474/238807_medium.jpg&quot; alt=&quot;Tak Ada Pengawalan Pemerintah, 40 persen Kawasan Karst di   Jawa Barat Rusak Akibat Aktivitas Pertambangan&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;Menurut dia, cadangan untuk komoditas nikel nasional Indonesia  sebesar 698 juta ton dan hanya menjamin suplai bijih nikel bagi  fasilitas pemurnian selama 7,3 tahun.

&quot;Sementara cadangan mencapai 2,8 miliar ton masih memerlukan  peningkatan faktor pengubah. Seperti kemudahan akses, perizinan (izin  lingkungan) dan keekonomian (harga),&quot; tutur dia.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2018/01/16/46474/238808_medium.jpg&quot; alt=&quot;Tak Ada Pengawalan Pemerintah, 40 persen Kawasan Karst di&amp;nbsp;&amp;nbsp; Jawa Barat Rusak Akibat Aktivitas Pertambangan&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Kemudian lanjut dia, untuk meningkatkan cadangan terkira menjadi  terbukti, sehingga dapat memenuhi kebutuhan fasilitas pemurnian selama  42,67 tahun. Dengan umur cadangan tersebut belum dapat memenuhi umur  keekonomian fasilitas pemurnian.

&quot;Sehingga pemerintah perlu mengambil upaya antisipatf berupa  kebijakan baru, yaitu penghentian rekomendasi ekspor bijih nikel kadar  rendah yang berlaku sejak 1 Januari 2020. Selain itu, pengaturan  kebijakan juga bertujuan menjaga kebutuhan bijih nikel kadar rendah  sebagai bahan baku baterai untuk kendaraan bermotor listrik berbasis  baterai,&quot; katanya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Pelarangan ekspor nikel dipercepat menjadi 1 Januari 2020 dari sebelumnya pada 31 Desember 2021. Kebijakan ini menuai pro dan kontra dari sisi pemerintah dan pengusaha.
&amp;nbsp;Baca Juga: Begini Untung Rugi Pelarangan Ekspor Nikel Dipercepat
Kasubdit Pengawasan Usaha Eksplorasi Mineral Kementerian ESDM Andri Budhiman mengatakan, percepatan aturan larangan ekspor bijih nikel kadar rendah ini dilakukan untuk mengejar momentum pengembangan kendaraan listrik di Indonesia.

&quot;Kebijakan ini memperhatikan jumlah cadangan. Di mana jaminan pasokan bijih nikel kadar rendah untuk persiapan percepatan industri mobil listrik,&quot; ujar dia di Jakarta, Rabu (2/10/2019).

&amp;nbsp;Baca Juga: Ekspor Nikel Dilarang, Apa Dampaknya ke Neraca Dagang?
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/01/16/46474/238807_medium.jpg&quot; alt=&quot;Tak Ada Pengawalan Pemerintah, 40 persen Kawasan Karst di   Jawa Barat Rusak Akibat Aktivitas Pertambangan&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;Menurut dia, cadangan untuk komoditas nikel nasional Indonesia  sebesar 698 juta ton dan hanya menjamin suplai bijih nikel bagi  fasilitas pemurnian selama 7,3 tahun.

&quot;Sementara cadangan mencapai 2,8 miliar ton masih memerlukan  peningkatan faktor pengubah. Seperti kemudahan akses, perizinan (izin  lingkungan) dan keekonomian (harga),&quot; tutur dia.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2018/01/16/46474/238808_medium.jpg&quot; alt=&quot;Tak Ada Pengawalan Pemerintah, 40 persen Kawasan Karst di&amp;nbsp;&amp;nbsp; Jawa Barat Rusak Akibat Aktivitas Pertambangan&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Kemudian lanjut dia, untuk meningkatkan cadangan terkira menjadi  terbukti, sehingga dapat memenuhi kebutuhan fasilitas pemurnian selama  42,67 tahun. Dengan umur cadangan tersebut belum dapat memenuhi umur  keekonomian fasilitas pemurnian.

&quot;Sehingga pemerintah perlu mengambil upaya antisipatf berupa  kebijakan baru, yaitu penghentian rekomendasi ekspor bijih nikel kadar  rendah yang berlaku sejak 1 Januari 2020. Selain itu, pengaturan  kebijakan juga bertujuan menjaga kebutuhan bijih nikel kadar rendah  sebagai bahan baku baterai untuk kendaraan bermotor listrik berbasis  baterai,&quot; katanya.
</content:encoded></item></channel></rss>
