<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Unik, Tribun Stadion Manahan Berbentuk Motif Batik Kawung</title><description>Menyambut Hari Batik yang jatuh pada 2 September. Ternyata ada sebuah infrastruktur yang mengaplikasikan motif batik</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/02/470/2111819/unik-tribun-stadion-manahan-berbentuk-motif-batik-kawung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/10/02/470/2111819/unik-tribun-stadion-manahan-berbentuk-motif-batik-kawung"/><item><title>Unik, Tribun Stadion Manahan Berbentuk Motif Batik Kawung</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/02/470/2111819/unik-tribun-stadion-manahan-berbentuk-motif-batik-kawung</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/10/02/470/2111819/unik-tribun-stadion-manahan-berbentuk-motif-batik-kawung</guid><pubDate>Rabu 02 Oktober 2019 09:50 WIB</pubDate><dc:creator>Maghfira Nursyabila</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/02/470/2111819/unik-tribun-stadion-manahan-berbentuk-motif-batik-kawung-s8hQXltQ8K.png" expression="full" type="image/jpeg">Motif Batik Kawung di Stadion Manahan Solo. (Foto: Okezone.com/Instagram/@kementerianpupr)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/02/470/2111819/unik-tribun-stadion-manahan-berbentuk-motif-batik-kawung-s8hQXltQ8K.png</image><title>Motif Batik Kawung di Stadion Manahan Solo. (Foto: Okezone.com/Instagram/@kementerianpupr)</title></images><description>JAKARTA - Menyambut Hari Batik yang jatuh pada 2 September. Ternyata ada sebuah infrastruktur yang mengaplikasikan motif batik dalam segi visual.
Baca Juga: Hari Batik, Main di Pasar Global IMK Harus Berani Inovasi
Infrastruktur tersebut Stadion Manahan, Solo. Terlihat dari kejauhan, tribun penonton di stadion ini membentuk motif Batik Kawung sebagai budaya khas Solo.

&quot;Taukah sahabat bahwa ada infrastruktur yang mengaplikasikan motif batik dalam segi visualnya? Infrastruktur tersebut adalah Stadion Manahan, Solo,&quot; seperti yang dikutip dalam Instagram @KemenPUPR, Selasa (2/10/2019).
Baca Juga: Bangladesh Bangga Pakai Batik Indonesia
Stadion yang ditargetkan akan rampung bulan September 2019 itu memiliki kursi tribun stadion yang terdiri dari warna merah, biru, kuning, dan ungu yang membentuk seperti motif batik yang mengelilingi sisi Stadion, Manahan, Solo.
Sebagai informasi, Stadion Manahan memiliki kapasitas 20.000 penonton  menggunakan kursi tunggal (single seat) yang dibangun agar dapat  menjadi lapangan olah raga skala nasional dan internasional.

Selain itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki  Hadimuljono mengatakan bahwa biaya konstruksinya mencapai hingga  sebesar Rp301,33 miliar, yang dikerjakan oleh kontraktor PT Adhi Karya  dan PT Penta Rekayasa (Kerjasama Operasi/KSO).
lapangan di Stadion Manahan itu juga ditanami rumput berjenis Zoysia  Japonica, sama dengan yang digunakan di Stadion Gelora Bung Karno yang  memiliki keunggulan lebih hijau dan berakar kuat.</description><content:encoded>JAKARTA - Menyambut Hari Batik yang jatuh pada 2 September. Ternyata ada sebuah infrastruktur yang mengaplikasikan motif batik dalam segi visual.
Baca Juga: Hari Batik, Main di Pasar Global IMK Harus Berani Inovasi
Infrastruktur tersebut Stadion Manahan, Solo. Terlihat dari kejauhan, tribun penonton di stadion ini membentuk motif Batik Kawung sebagai budaya khas Solo.

&quot;Taukah sahabat bahwa ada infrastruktur yang mengaplikasikan motif batik dalam segi visualnya? Infrastruktur tersebut adalah Stadion Manahan, Solo,&quot; seperti yang dikutip dalam Instagram @KemenPUPR, Selasa (2/10/2019).
Baca Juga: Bangladesh Bangga Pakai Batik Indonesia
Stadion yang ditargetkan akan rampung bulan September 2019 itu memiliki kursi tribun stadion yang terdiri dari warna merah, biru, kuning, dan ungu yang membentuk seperti motif batik yang mengelilingi sisi Stadion, Manahan, Solo.
Sebagai informasi, Stadion Manahan memiliki kapasitas 20.000 penonton  menggunakan kursi tunggal (single seat) yang dibangun agar dapat  menjadi lapangan olah raga skala nasional dan internasional.

Selain itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki  Hadimuljono mengatakan bahwa biaya konstruksinya mencapai hingga  sebesar Rp301,33 miliar, yang dikerjakan oleh kontraktor PT Adhi Karya  dan PT Penta Rekayasa (Kerjasama Operasi/KSO).
lapangan di Stadion Manahan itu juga ditanami rumput berjenis Zoysia  Japonica, sama dengan yang digunakan di Stadion Gelora Bung Karno yang  memiliki keunggulan lebih hijau dan berakar kuat.</content:encoded></item></channel></rss>
