<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Aksi Demo Tidak Ganggu Geliat Bisnis Travel di Indonesia</title><description>Banyak perusahaan yang dirugikan dengan adanya aksi demonstrasi yang terjadi di beberapa kota</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/03/320/2112348/aksi-demo-tidak-ganggu-geliat-bisnis-travel-di-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/10/03/320/2112348/aksi-demo-tidak-ganggu-geliat-bisnis-travel-di-indonesia"/><item><title>Aksi Demo Tidak Ganggu Geliat Bisnis Travel di Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/03/320/2112348/aksi-demo-tidak-ganggu-geliat-bisnis-travel-di-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/10/03/320/2112348/aksi-demo-tidak-ganggu-geliat-bisnis-travel-di-indonesia</guid><pubDate>Kamis 03 Oktober 2019 12:18 WIB</pubDate><dc:creator>Maghfira Nursyabila</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/03/320/2112348/aksi-demo-tidak-ganggu-geliat-bisnis-travel-di-indonesia-kCzqPQeoxB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mister Aladin Travel Carnaval. (Foto: Okezone.com/Fira)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/03/320/2112348/aksi-demo-tidak-ganggu-geliat-bisnis-travel-di-indonesia-kCzqPQeoxB.jpg</image><title>Mister Aladin Travel Carnaval. (Foto: Okezone.com/Fira)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Banyak perusahaan yang dirugikan dengan adanya aksi demonstrasi yang terjadi di beberapa kota. Hanya saja aksi tersebut tidak berpengaruh dalam bisnis travel.
Baca Juga: Percantik Taman laut Bunaken, Pemerintah Guyur Dana Rp57,5 Miliar
Chief Operating Officer Mister Aladin Nitha Sudewo menjelaskan, aksi demo yang terjadi di beberapa kota di Indonesia tidak berpengaruh dalam bisnis Travel, terutama Travel Online (OTA). Kini banyak para wisatawan yang ingin berwisata.

&quot;Alhamdulillah kan demonya saat ini di Jakarta ya, jadi sejauh ini belum berpengaruh ke destinasi pariwisata karena yang menjadi lumpuh hanya daerah ibu kota saja,&quot; ujar Nitha Sudewo dalam acara Travel Fair Mister Aladin, Kamis (3/10/2019).
Baca Juga: Dorong Wisata RI, Kemenhub Akan Buat Kapal yang Bisa Intip Indahnya Bawah Laut
Menurut Nitha, selama demo kemarin daerah pariwisata masih tetap banyak pengunjung karena tidak terlalu signifikan.Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah  wisatawan mancanegara ke Indonesia selama Januari-Agustus 2019, mencapai  10,87 juta atau naik 2,67% dibanding jumlah kunjungan wisman pada  periode yang sama tahun sebelumnya berjumlah 10,58 juta kunjungan.
Melansir data BPS, Selasa (1/10/2019), dari jumlah kunjungan  tersebut, wisman yang datang dari wilayah Asean memiliki persentase  kenaikan paling tinggi, sebesar 18,04% dibandingkan periode yang sama  tahun sebelumnya. Sedangkan wilayah Asia selain Asean memiliki  persentase penurunan paling besar, yaitu 9,52%.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Banyak perusahaan yang dirugikan dengan adanya aksi demonstrasi yang terjadi di beberapa kota. Hanya saja aksi tersebut tidak berpengaruh dalam bisnis travel.
Baca Juga: Percantik Taman laut Bunaken, Pemerintah Guyur Dana Rp57,5 Miliar
Chief Operating Officer Mister Aladin Nitha Sudewo menjelaskan, aksi demo yang terjadi di beberapa kota di Indonesia tidak berpengaruh dalam bisnis Travel, terutama Travel Online (OTA). Kini banyak para wisatawan yang ingin berwisata.

&quot;Alhamdulillah kan demonya saat ini di Jakarta ya, jadi sejauh ini belum berpengaruh ke destinasi pariwisata karena yang menjadi lumpuh hanya daerah ibu kota saja,&quot; ujar Nitha Sudewo dalam acara Travel Fair Mister Aladin, Kamis (3/10/2019).
Baca Juga: Dorong Wisata RI, Kemenhub Akan Buat Kapal yang Bisa Intip Indahnya Bawah Laut
Menurut Nitha, selama demo kemarin daerah pariwisata masih tetap banyak pengunjung karena tidak terlalu signifikan.Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah  wisatawan mancanegara ke Indonesia selama Januari-Agustus 2019, mencapai  10,87 juta atau naik 2,67% dibanding jumlah kunjungan wisman pada  periode yang sama tahun sebelumnya berjumlah 10,58 juta kunjungan.
Melansir data BPS, Selasa (1/10/2019), dari jumlah kunjungan  tersebut, wisman yang datang dari wilayah Asean memiliki persentase  kenaikan paling tinggi, sebesar 18,04% dibandingkan periode yang sama  tahun sebelumnya. Sedangkan wilayah Asia selain Asean memiliki  persentase penurunan paling besar, yaitu 9,52%.</content:encoded></item></channel></rss>
