<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bos Garuda: Pesawat Sriwijaya Air Kembali Beroperasi   </title><description>PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) dan Sriwijaya Air Group telah kembali melanjutkan kerjasamanya</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/03/320/2112378/bos-garuda-pesawat-sriwijaya-air-kembali-beroperasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/10/03/320/2112378/bos-garuda-pesawat-sriwijaya-air-kembali-beroperasi"/><item><title>Bos Garuda: Pesawat Sriwijaya Air Kembali Beroperasi   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/03/320/2112378/bos-garuda-pesawat-sriwijaya-air-kembali-beroperasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/10/03/320/2112378/bos-garuda-pesawat-sriwijaya-air-kembali-beroperasi</guid><pubDate>Kamis 03 Oktober 2019 13:26 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/03/320/2112378/bos-garuda-pesawat-sriwijaya-air-kembali-beroperasi-bTER71DWai.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pesawat Terbang (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/03/320/2112378/bos-garuda-pesawat-sriwijaya-air-kembali-beroperasi-bTER71DWai.jpg</image><title>Pesawat Terbang (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) dan Sriwijaya Air Group telah kembali melanjutkan kerjasamanya. Hal ini dilakukan usai ketegangan yang berbuntut berhentinya kerjasama manajemen (KSM) dengan anak usahanya, PT Citilink Indonesia.
Baca Juga: Bos Garuda Meminta Citilink Cabut Gugatan ke Sriwijaya Air
Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara mengatakan, pesawat Sriwijaya Air akan melakukan penerbangan kembali. Namun akan dilakukan secara bertahap.

&quot;Kemarinkan memang kita stop layanan untuk maintenance. Nah sekarang kita resume untuk kembali beroperasi, namun tidak langsung karena memang perlahan. Kita harapkan dalam waktu dua bulan ke depan sudah normal seperti sebelumnya,&quot; ujar dia di Gedung Kementerian BUMN Jakarta, Kamis (3/10/2019).
Baca Juga: Rujuk dengan Garuda, Perawatan Pesawat Sriwijaya Digarap GMF
Menurut dia, yang akan beroperasi dan melakukan penerbangan yakni 12 pesawat Sriwijaya Air dan tambahan pesawat lainnya dilakukan bertahap&quot;Nanti kita update terus berapa yang beroperasi ke market. Dan 12  pesawat itu sudah pasti aman. Kalau kita Garuda Indonesia pasti standard  safety-nya tinggi,&quot; ungkap dia.
Sebelumnya, ada beragam pertimbangan yang membuat pihaknya  melanjutkan kerjasama tersebut. Direktur Citilink Indonesia Juliandra  Nurtjahjo menyatakan ada empat alasan dibalik keputusan tersebut.
Yang pertama adalah masalah keselamatan. Kedua, demi kepentingan  pelanggan Sriwijaya Air. Ketiga yaitu perdamaian Garuda Indonesia dengan  Sriwijaya Air demi menyelamatkan aset negara. Dan yang terakhir, ingin  ekosistem penerbangan di Indonesia semakin lama semakin sehat.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) dan Sriwijaya Air Group telah kembali melanjutkan kerjasamanya. Hal ini dilakukan usai ketegangan yang berbuntut berhentinya kerjasama manajemen (KSM) dengan anak usahanya, PT Citilink Indonesia.
Baca Juga: Bos Garuda Meminta Citilink Cabut Gugatan ke Sriwijaya Air
Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara mengatakan, pesawat Sriwijaya Air akan melakukan penerbangan kembali. Namun akan dilakukan secara bertahap.

&quot;Kemarinkan memang kita stop layanan untuk maintenance. Nah sekarang kita resume untuk kembali beroperasi, namun tidak langsung karena memang perlahan. Kita harapkan dalam waktu dua bulan ke depan sudah normal seperti sebelumnya,&quot; ujar dia di Gedung Kementerian BUMN Jakarta, Kamis (3/10/2019).
Baca Juga: Rujuk dengan Garuda, Perawatan Pesawat Sriwijaya Digarap GMF
Menurut dia, yang akan beroperasi dan melakukan penerbangan yakni 12 pesawat Sriwijaya Air dan tambahan pesawat lainnya dilakukan bertahap&quot;Nanti kita update terus berapa yang beroperasi ke market. Dan 12  pesawat itu sudah pasti aman. Kalau kita Garuda Indonesia pasti standard  safety-nya tinggi,&quot; ungkap dia.
Sebelumnya, ada beragam pertimbangan yang membuat pihaknya  melanjutkan kerjasama tersebut. Direktur Citilink Indonesia Juliandra  Nurtjahjo menyatakan ada empat alasan dibalik keputusan tersebut.
Yang pertama adalah masalah keselamatan. Kedua, demi kepentingan  pelanggan Sriwijaya Air. Ketiga yaitu perdamaian Garuda Indonesia dengan  Sriwijaya Air demi menyelamatkan aset negara. Dan yang terakhir, ingin  ekosistem penerbangan di Indonesia semakin lama semakin sehat.</content:encoded></item></channel></rss>
