<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko Luhut: VW hingga Mercedes Minat Investasi Mobil Listrik di Indonesia</title><description>Menko bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan bertemu  dengan Perdana Menteri Negara Bagian Niedersachsen, Jerman, Stephan  Weil.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/03/320/2112492/menko-luhut-vw-hingga-mercedes-minat-investasi-mobil-listrik-di-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/10/03/320/2112492/menko-luhut-vw-hingga-mercedes-minat-investasi-mobil-listrik-di-indonesia"/><item><title>Menko Luhut: VW hingga Mercedes Minat Investasi Mobil Listrik di Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/03/320/2112492/menko-luhut-vw-hingga-mercedes-minat-investasi-mobil-listrik-di-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/10/03/320/2112492/menko-luhut-vw-hingga-mercedes-minat-investasi-mobil-listrik-di-indonesia</guid><pubDate>Kamis 03 Oktober 2019 17:03 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/03/320/2112492/menko-luhut-vw-hingga-mercedes-minat-investasi-mobil-listrik-di-indonesia-Hsvtpic2xK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mobil Listrik (Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/03/320/2112492/menko-luhut-vw-hingga-mercedes-minat-investasi-mobil-listrik-di-indonesia-Hsvtpic2xK.jpg</image><title>Mobil Listrik (Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan bertemu dengan Perdana Menteri Negara Bagian Niedersachsen, Jerman, Stephan Weil. Pertemuan tersebut membahas mengenai kendaraan listrik.

Luhut mengatakan, dalam pertemuan tersebut beberapa produsen mobil listrik asal Jerman tertarik untuk berinvestasi di Indonesia. Apalagi komitmen Indonesia untuk mengembangkan kendaraan listrik sangat bagus menyusul dikeluarkannya Peraturan Presiden (Perpres) 55 tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Motor Listrik China Bakal Serbu Indonesia 
&quot;Jadi VW tuh dengan Mercedes, Audi itu lihat mobil listrik. Dia lihat Indonesia sekarang jadi future (masa depan) mobil listrik dia mau masuk sini. Mereka minta saya jelaskan rencana Indonesia gimana, saya jelaskan tadi,&quot; ujarnya saat ditemui di kantor Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman, Jakarta, Kamis (3/10/2019).
&amp;nbsp;
Nantinya, lanjut Luhut, beberapa produsen asal Jerman itu berminat untuk investasi dengan membangun pabrik mobil listrik dan juga baterai. Namun, dirinya belum bisa memastikan berapa total investasi yang akan digelontorkan oleh Produsen Automotif Jerman tersebut.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Sederet Insentif Kendaraan Listrik, dari Plat Nomor hingga Bebas Parkir
&quot;Iya itu dia masuk mobil listrik, dan itu lithium baterry. Saya belum tahu, lihat saja nanti,&quot; ucapnya.

Sementara itu,Perdana Menteri Negara Bagian Niedersachsen Jerman Stephan Weil  mengatakan, kedatangannya untuk berdiskusi mengenai berbagai hal. Kebanyakan hal tersebut mengenai kerja sama antara Indonesia dengan Jerman, khususnya di Niedersachsen alias Lower Saxony dalam industri mobil yang melibatkan Volkswagen atau VW.Menurut Weil, dirinya mengaku sangat tertarik dengan kerja sama soal  industri mobil, terlebih lagi dia terkesan dengan gerakan Indonesia  kembangkan mobil listrik. Bisa saja ada kerja sama dengan Lower Saxony,  mengingat di sana ada pabrik mobil legendaris, Volkswagen.

&quot;Saya terkesan dengan gerakan mobil listrik di Indonesia. Kita punya  pabrik mobil, Volkswagen salah satu yang terpenting di Lower Saxony.  Saya optimis ada kerja sama dalam hal ini,&quot; ucapnya

Meski begitu Weil mengatakan pertemuan ini belum menyetujui apapun.  namun Weil meyebut pertemuan serupa akan tetap dilakukan oleh Menko  Luhut untuk membahas kelanjutan dari pembicaraan hari ini.

&quot;Kita sepakat dalam banyak hal, tapi ini diskusi pertama. Belum ada  hasil konkretnya. Dia (Luhut) akan datang ke Jerman beberapa minggu lalu  melanjutkan diskusi,&quot; ucapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan bertemu dengan Perdana Menteri Negara Bagian Niedersachsen, Jerman, Stephan Weil. Pertemuan tersebut membahas mengenai kendaraan listrik.

Luhut mengatakan, dalam pertemuan tersebut beberapa produsen mobil listrik asal Jerman tertarik untuk berinvestasi di Indonesia. Apalagi komitmen Indonesia untuk mengembangkan kendaraan listrik sangat bagus menyusul dikeluarkannya Peraturan Presiden (Perpres) 55 tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Motor Listrik China Bakal Serbu Indonesia 
&quot;Jadi VW tuh dengan Mercedes, Audi itu lihat mobil listrik. Dia lihat Indonesia sekarang jadi future (masa depan) mobil listrik dia mau masuk sini. Mereka minta saya jelaskan rencana Indonesia gimana, saya jelaskan tadi,&quot; ujarnya saat ditemui di kantor Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman, Jakarta, Kamis (3/10/2019).
&amp;nbsp;
Nantinya, lanjut Luhut, beberapa produsen asal Jerman itu berminat untuk investasi dengan membangun pabrik mobil listrik dan juga baterai. Namun, dirinya belum bisa memastikan berapa total investasi yang akan digelontorkan oleh Produsen Automotif Jerman tersebut.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Sederet Insentif Kendaraan Listrik, dari Plat Nomor hingga Bebas Parkir
&quot;Iya itu dia masuk mobil listrik, dan itu lithium baterry. Saya belum tahu, lihat saja nanti,&quot; ucapnya.

Sementara itu,Perdana Menteri Negara Bagian Niedersachsen Jerman Stephan Weil  mengatakan, kedatangannya untuk berdiskusi mengenai berbagai hal. Kebanyakan hal tersebut mengenai kerja sama antara Indonesia dengan Jerman, khususnya di Niedersachsen alias Lower Saxony dalam industri mobil yang melibatkan Volkswagen atau VW.Menurut Weil, dirinya mengaku sangat tertarik dengan kerja sama soal  industri mobil, terlebih lagi dia terkesan dengan gerakan Indonesia  kembangkan mobil listrik. Bisa saja ada kerja sama dengan Lower Saxony,  mengingat di sana ada pabrik mobil legendaris, Volkswagen.

&quot;Saya terkesan dengan gerakan mobil listrik di Indonesia. Kita punya  pabrik mobil, Volkswagen salah satu yang terpenting di Lower Saxony.  Saya optimis ada kerja sama dalam hal ini,&quot; ucapnya

Meski begitu Weil mengatakan pertemuan ini belum menyetujui apapun.  namun Weil meyebut pertemuan serupa akan tetap dilakukan oleh Menko  Luhut untuk membahas kelanjutan dari pembicaraan hari ini.

&quot;Kita sepakat dalam banyak hal, tapi ini diskusi pertama. Belum ada  hasil konkretnya. Dia (Luhut) akan datang ke Jerman beberapa minggu lalu  melanjutkan diskusi,&quot; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
