<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jelang Rekrutmen, Jangan Percaya Oknum Bisa Loloskan CPNS!</title><description>BKN meminta agar tidak termakan isu hoaks mengenai seleksi rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/03/320/2112518/jelang-rekrutmen-jangan-percaya-oknum-bisa-loloskan-cpns</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/10/03/320/2112518/jelang-rekrutmen-jangan-percaya-oknum-bisa-loloskan-cpns"/><item><title>Jelang Rekrutmen, Jangan Percaya Oknum Bisa Loloskan CPNS!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/03/320/2112518/jelang-rekrutmen-jangan-percaya-oknum-bisa-loloskan-cpns</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/10/03/320/2112518/jelang-rekrutmen-jangan-percaya-oknum-bisa-loloskan-cpns</guid><pubDate>Kamis 03 Oktober 2019 19:01 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/03/320/2112518/jelang-rekrutmen-jangan-percaya-oknum-bisa-loloskan-cpns-LBollS9Ws7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penerimaan CPNS 2019 Dibuka Oktober (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/03/320/2112518/jelang-rekrutmen-jangan-percaya-oknum-bisa-loloskan-cpns-LBollS9Ws7.jpg</image><title>Penerimaan CPNS 2019 Dibuka Oktober (Foto: Setkab)</title></images><description>JAKARTA -  Badan Kepegawaian Negara (BKN) meminta agar tidak termakan isu hoaks mengenai seleksi rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019.
Rekrutmen CPNS 2019 diperkiraka akan diumumkan pada minggu keempat bulan Oktober.
&amp;nbsp;Baca Juga: Siap-Siap, Lowongan CPNS 2019 Dibuka Minggu Keempat Oktober
Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan mengimbau masyarakat agar memantau informasi resmi mengenai rekrutmen CPNS tahun 2019 melalui kanal media sosial BKN, situs resmi BKN dan situs web atau media sosial yang dikelola oleh K/L/D. Selain itu, rekrutmen CPNS dilakukan secara transparan dan akuntabel hanya melalui https://sscasn.bkn.go.id.
&amp;nbsp;Baca Juga: Berapa Anggaran Seleksi CPNS 2019? Ini Kata BKN
&quot;Masyarakat diharapkan untuk tidak mempercayai informasi hoaks seputar rekrutmen CPNS yang beredar selain sumber informasi di atas serta tidak mempercayai oknum yang mengklaim dapat membantu dalam proses rekrutmen ini,&amp;rdquo; terang Ridwan di Jakarta, Kamis (3/10/2019).
&amp;nbsp;Ridwan juga menjelaskan bahwa ada beberapa hal yang mendasari  pertimbangan pelaksanaan rekrutmen CPNS tahun 2019 sebagai berikut:
1. Formasi Kementerian/Lembaga harus sesuai dengan skema kabinet yang  baru pasca pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada 20 Oktober
2. Terdapat beberapa proses dalam rekrutmen CPNS dengan jangka waktu  tertentu yang telah ditetapkan dan tidak mungkin dipersingkat, antara  lain meliputi masa pengumuman selama 15 hari kalender, penyampaian  persyaratan pelamaran secara daring selama 10 hari kalender dan  sebagainya sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang  Manajemen PNS3. Anggaran rekrutmen dan gaji CPNS 2019 pada sebagian Kementerian,   Lembaga, dan Daerah (K/L/D) kemungkinan telah dialihkan untuk kegiatan   lain yang lebih prioritas serta harus selesai dipertanggungjawabkan pada   pertengahan bulan Desember, sehingga jika proses seleksi dipaksakan   selesai pada tahun ini akan menimbulkan konsekuensi anggaran yang rumit
4. Sebanyak 541 K/L/D yang akan membuka formasi CPNS tahun 2019 harus   melaksanakan training dan entry formasi pada sistem daring baru guna   menghindari kesalahan input yang berakibat fatal bagi calon peserta   sebagaimana terjadi di beberapa tempat pada proses rekrutmen CPNS tahun   2018
5. Pada akhir Desember beberapa wilayah di Indonesia Timur (Papua,   Papua Barat, Maluku, NTT) akan libur lebih lama untuk melaksanakan   perayaan Natal, dengan demikian proses rekrutmen tidak akan berjalan   optimal di tempat-tempat tersebut</description><content:encoded>JAKARTA -  Badan Kepegawaian Negara (BKN) meminta agar tidak termakan isu hoaks mengenai seleksi rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019.
Rekrutmen CPNS 2019 diperkiraka akan diumumkan pada minggu keempat bulan Oktober.
&amp;nbsp;Baca Juga: Siap-Siap, Lowongan CPNS 2019 Dibuka Minggu Keempat Oktober
Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan mengimbau masyarakat agar memantau informasi resmi mengenai rekrutmen CPNS tahun 2019 melalui kanal media sosial BKN, situs resmi BKN dan situs web atau media sosial yang dikelola oleh K/L/D. Selain itu, rekrutmen CPNS dilakukan secara transparan dan akuntabel hanya melalui https://sscasn.bkn.go.id.
&amp;nbsp;Baca Juga: Berapa Anggaran Seleksi CPNS 2019? Ini Kata BKN
&quot;Masyarakat diharapkan untuk tidak mempercayai informasi hoaks seputar rekrutmen CPNS yang beredar selain sumber informasi di atas serta tidak mempercayai oknum yang mengklaim dapat membantu dalam proses rekrutmen ini,&amp;rdquo; terang Ridwan di Jakarta, Kamis (3/10/2019).
&amp;nbsp;Ridwan juga menjelaskan bahwa ada beberapa hal yang mendasari  pertimbangan pelaksanaan rekrutmen CPNS tahun 2019 sebagai berikut:
1. Formasi Kementerian/Lembaga harus sesuai dengan skema kabinet yang  baru pasca pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada 20 Oktober
2. Terdapat beberapa proses dalam rekrutmen CPNS dengan jangka waktu  tertentu yang telah ditetapkan dan tidak mungkin dipersingkat, antara  lain meliputi masa pengumuman selama 15 hari kalender, penyampaian  persyaratan pelamaran secara daring selama 10 hari kalender dan  sebagainya sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang  Manajemen PNS3. Anggaran rekrutmen dan gaji CPNS 2019 pada sebagian Kementerian,   Lembaga, dan Daerah (K/L/D) kemungkinan telah dialihkan untuk kegiatan   lain yang lebih prioritas serta harus selesai dipertanggungjawabkan pada   pertengahan bulan Desember, sehingga jika proses seleksi dipaksakan   selesai pada tahun ini akan menimbulkan konsekuensi anggaran yang rumit
4. Sebanyak 541 K/L/D yang akan membuka formasi CPNS tahun 2019 harus   melaksanakan training dan entry formasi pada sistem daring baru guna   menghindari kesalahan input yang berakibat fatal bagi calon peserta   sebagaimana terjadi di beberapa tempat pada proses rekrutmen CPNS tahun   2018
5. Pada akhir Desember beberapa wilayah di Indonesia Timur (Papua,   Papua Barat, Maluku, NTT) akan libur lebih lama untuk melaksanakan   perayaan Natal, dengan demikian proses rekrutmen tidak akan berjalan   optimal di tempat-tempat tersebut</content:encoded></item></channel></rss>
