<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sudah Rp280 Miliar Diguyur ke Startup Pemula</title><description>Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) telah menggelontorkan investasi Rp280 miliar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/03/320/2112545/sudah-rp280-miliar-diguyur-ke-startup-pemula</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/10/03/320/2112545/sudah-rp280-miliar-diguyur-ke-startup-pemula"/><item><title>Sudah Rp280 Miliar Diguyur ke Startup Pemula</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/03/320/2112545/sudah-rp280-miliar-diguyur-ke-startup-pemula</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/10/03/320/2112545/sudah-rp280-miliar-diguyur-ke-startup-pemula</guid><pubDate>Kamis 03 Oktober 2019 18:32 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/03/320/2112545/sudah-rp280-miliar-diguyur-ke-startup-pemula-JZbXSUCkoN.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Uang Rupiah (Foto: Kurniasih/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/03/320/2112545/sudah-rp280-miliar-diguyur-ke-startup-pemula-JZbXSUCkoN.jpeg</image><title>Uang Rupiah (Foto: Kurniasih/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) telah menggelontorkan investasi Rp280 miliar untuk membina Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (PPBT), alias startup pemula selama 5 tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
&quot;Dana yang digelontorkan untuk PPBT besar, sudah Rp280 miliar untuk lima tahun (terakhir),&quot; ujar Menristekdikti Mohamad Nasir saat ditemui di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (3/10/2019).
Baca juga: Dikabarkan PHK Karyawan, Bukalapak Blakblakan Kondisi yang Sebenarnya 
Dia mengungkapkan, dari total dana tersebut porsi untuk tahun ini sebesar Rp64 miliar. Nasir berharap ke depan anggaran untuk PPBT bisa meningkat berkali-kali lipat.
&quot;Ke depan harus ditingkatkan. Harapan saya pada tahun 2020-2024 bisa meningkat tiga kali lipat karena Presiden sudah mengintegrasikan semua riset menjadi satu lembaga riset yaitu Badan Riset Nasional,&quot; jelas dia.

Nasir pun meyakini, ke depan startup unicorn atau bervaluasi di atas USD1 miliar asal Indonesia akan bertambah. Namun, hal ini perlu didukung dengan pembinaan agar perusahaan bisa berkembang dengan baik dan berkelanjutan bisnisnya.
&quot;Karena untuk jadi unicorn itu tidak bisa berdiri sendiri harus dikembangkan bersama,&quot; imbuh dia.Menurutnya, saat ini sudah ada 1.307 startup Indonesia yang sudah  masuk pembinaan, di antaranya ada 13 startup yang sudah matang  dalam  bisnisnya. &quot;Yang lainnya belum, harus kita dorong untuk menjadi matang,&quot;  kata dia.

Dirinya bahkan berharap startup di Indonesia bisa tumbuh 3 kali lipat  dalam kurun waktu 2020-2024. Targetnya akan ada 4.500 sampai 4.900  startup yang hadir dalam periode tersebut.
&quot;Sedangkan startup yang matang diharapkan bisa di angka 150. Itu  penting kita jaga, maka pengembangan seperti ini harus konsisten dan  berkelanjutan,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) telah menggelontorkan investasi Rp280 miliar untuk membina Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (PPBT), alias startup pemula selama 5 tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
&quot;Dana yang digelontorkan untuk PPBT besar, sudah Rp280 miliar untuk lima tahun (terakhir),&quot; ujar Menristekdikti Mohamad Nasir saat ditemui di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (3/10/2019).
Baca juga: Dikabarkan PHK Karyawan, Bukalapak Blakblakan Kondisi yang Sebenarnya 
Dia mengungkapkan, dari total dana tersebut porsi untuk tahun ini sebesar Rp64 miliar. Nasir berharap ke depan anggaran untuk PPBT bisa meningkat berkali-kali lipat.
&quot;Ke depan harus ditingkatkan. Harapan saya pada tahun 2020-2024 bisa meningkat tiga kali lipat karena Presiden sudah mengintegrasikan semua riset menjadi satu lembaga riset yaitu Badan Riset Nasional,&quot; jelas dia.

Nasir pun meyakini, ke depan startup unicorn atau bervaluasi di atas USD1 miliar asal Indonesia akan bertambah. Namun, hal ini perlu didukung dengan pembinaan agar perusahaan bisa berkembang dengan baik dan berkelanjutan bisnisnya.
&quot;Karena untuk jadi unicorn itu tidak bisa berdiri sendiri harus dikembangkan bersama,&quot; imbuh dia.Menurutnya, saat ini sudah ada 1.307 startup Indonesia yang sudah  masuk pembinaan, di antaranya ada 13 startup yang sudah matang  dalam  bisnisnya. &quot;Yang lainnya belum, harus kita dorong untuk menjadi matang,&quot;  kata dia.

Dirinya bahkan berharap startup di Indonesia bisa tumbuh 3 kali lipat  dalam kurun waktu 2020-2024. Targetnya akan ada 4.500 sampai 4.900  startup yang hadir dalam periode tersebut.
&quot;Sedangkan startup yang matang diharapkan bisa di angka 150. Itu  penting kita jaga, maka pengembangan seperti ini harus konsisten dan  berkelanjutan,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
