<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Tahun Pertama Presiden Jokowi: Masih Ada Pekerjaan yang Belum Diselesaikan</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan isyarat akan berakhirnya masa tugas kabinet kerja periode 2014-2019,</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/03/320/2112550/5-tahun-pertama-presiden-jokowi-masih-ada-pekerjaan-yang-belum-diselesaikan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/10/03/320/2112550/5-tahun-pertama-presiden-jokowi-masih-ada-pekerjaan-yang-belum-diselesaikan"/><item><title>5 Tahun Pertama Presiden Jokowi: Masih Ada Pekerjaan yang Belum Diselesaikan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/03/320/2112550/5-tahun-pertama-presiden-jokowi-masih-ada-pekerjaan-yang-belum-diselesaikan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/10/03/320/2112550/5-tahun-pertama-presiden-jokowi-masih-ada-pekerjaan-yang-belum-diselesaikan</guid><pubDate>Kamis 03 Oktober 2019 18:46 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/03/320/2112550/5-tahun-pertama-presiden-jokowi-masih-ada-pekerjaan-yang-belum-diselesaikan-TrO8349YWD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sidang Kabinet Paripurna Terakhir (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/03/320/2112550/5-tahun-pertama-presiden-jokowi-masih-ada-pekerjaan-yang-belum-diselesaikan-TrO8349YWD.jpg</image><title>Sidang Kabinet Paripurna Terakhir (Foto: Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan isyarat akan berakhirnya masa tugas kabinet kerja periode 2014-2019, yang memang masa tugasnya akan berakhir 19 Oktober.
&amp;nbsp;Baca Juga: Jokowi: Program Tahun Pertama Fokus Pembangunan SDM
Saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna (SKP), yang kemungkinan menjadi SKP terakhir bagi para menteri dan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla, Presiden Jokowi menyampaikan ucapan terima kasih atas kerja keras mereka selama lima tahun ini.

&amp;ldquo;Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua Menteri, semua Kepala Lembaga atas kerja kerasnya selama 5 tahun ini dalam membantu saya dan Bapak Jusuf Kalla dalam menjalankan visi dan program-program prioritas kita bersama,&amp;rdquo; kata Presiden Jokowi seperti dilansir setkab, Jakarta, Kamis (3/10/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Jokowi Keluarkan Aturan Khusus Selamatkan Sawah Indonesia
Mengingat kembali pada awal pembentukan Kabinet Kerja, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa tidak ada visi misi menteri yang ada adalah visi misi presiden dan wakil presiden, agar semuanya betul-betul berada dalam satu visi, satu tujuan, dan satu jalur.

&quot;Alhamdulillah dalam 5 tahun ini telah banyak yang kita kerjakan dengan berbagai keterbatasan-keterbatasan yang ada, dan juga masih banyak saya lihat masih ada pekerjaan-pekerjaan rumah yang belum bisa kita selesaikan,&quot; ucap Presiden.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/10/01/58944/302363_medium.jpg&quot; alt=&quot;Jokowi dan Ma'ruf Amin Hadiri Pelantikan Anggota DPR &quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;Menurut Presiden, selama 5 tahun ini pemerintah telah menyusun sebuah  pondasi bagi arah pembangunan nasional agar lebih tangguh, lebih  produktif, lebih merata. Selain itu, pemerintah juga telah melakukan  reformasi di bidang fiskal, sehingga APBN menjadi semakin sehat dan  semakin mandiri.

Dan juga telah meletakkan fondasi bagi pembangunan Indonesia sentris  bukan Jawa sentris, dalam melakukan percepatan pembangunan di bidang  infrastruktur.

Pemerintah, lanjut Presiden Jokowi, juga telah memulai reformasi  struktural tetapi belum besar-besaran. Sehingga diharapkan nanti di 5  tahun ke depan, pemerintah akan melakukan reformasi struktural ini  secara besar-besaran dalam rangka meningkatkan daya saing, memangkas  banyak aturan/prosedur yang menghambat, yang berbelit-belit yang kita  punyai saat ini.

&amp;ldquo;Juga reformasi di program perlindungan sosial dan penanggulangan  kemiskinan, terutama pada masyarakat 40% terbawah juga telah kita  lakukan,&amp;rdquo; sambung Presiden.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/09/08/58676/300509_medium.jpg&quot; alt=&quot;Presiden Jokowi Resmikan Pabrik Mobil Dalam Negeri Esemka&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;Presiden menilai, dalam 5 tahun ini penguatan di bidang monitoring,   di bidang pengendalian eksekusinya di lapangan juga dilakukan dengan   baik dalam perencanaan, dalam implementasi, dalam eksekusi.

&amp;ldquo;Saya melihat banyak hal yang telah berjalan. Karena itu keandalan   proses eksekusi, efektivitas proses delivery harus menjadi penekanan   dalam perancangan Rancangan Pembangunan Menengah Nasional (RPJMN) Tahun   2020-2024,&amp;rdquo; tutur Presiden Jokowi.

Tampak hadir dalam Sidang Kabinet Paripurna itu antara lain Wakil   Presiden Jusuf Kalla, Menko Polhukam Wiranto, Menko Perekonomian Darmin   Nasution, Menko Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan, Mensesneg Pratikno,   Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko,   Menlu Retno Marsudi, Menperin Airlangga Hartarto, Menteri Pertanian   Amran Sulaiman.

Selain itu juga tampak hadir Menteri Pariwisata Airef Yahya, Menkeu   Sri Mulyani Indrawati, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang   Brodjoatmodjo, Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Kelautan dan   Perikanan Susi Pusjiastuti, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan   Perlindungan Anak Yohana Yembise, Mendagri Tjahjo Kumolo, Menteri Desa,   PDT dan Transmigrasi Eko Putro Sanjojo, dan Menteri Perhubungan Budi K.   Sumadi, Menteri BUMN Rini Soemarno, dan Menteri PUPR Basuki  Hadimuljono.
</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan isyarat akan berakhirnya masa tugas kabinet kerja periode 2014-2019, yang memang masa tugasnya akan berakhir 19 Oktober.
&amp;nbsp;Baca Juga: Jokowi: Program Tahun Pertama Fokus Pembangunan SDM
Saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna (SKP), yang kemungkinan menjadi SKP terakhir bagi para menteri dan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla, Presiden Jokowi menyampaikan ucapan terima kasih atas kerja keras mereka selama lima tahun ini.

&amp;ldquo;Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua Menteri, semua Kepala Lembaga atas kerja kerasnya selama 5 tahun ini dalam membantu saya dan Bapak Jusuf Kalla dalam menjalankan visi dan program-program prioritas kita bersama,&amp;rdquo; kata Presiden Jokowi seperti dilansir setkab, Jakarta, Kamis (3/10/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Jokowi Keluarkan Aturan Khusus Selamatkan Sawah Indonesia
Mengingat kembali pada awal pembentukan Kabinet Kerja, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa tidak ada visi misi menteri yang ada adalah visi misi presiden dan wakil presiden, agar semuanya betul-betul berada dalam satu visi, satu tujuan, dan satu jalur.

&quot;Alhamdulillah dalam 5 tahun ini telah banyak yang kita kerjakan dengan berbagai keterbatasan-keterbatasan yang ada, dan juga masih banyak saya lihat masih ada pekerjaan-pekerjaan rumah yang belum bisa kita selesaikan,&quot; ucap Presiden.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/10/01/58944/302363_medium.jpg&quot; alt=&quot;Jokowi dan Ma'ruf Amin Hadiri Pelantikan Anggota DPR &quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;Menurut Presiden, selama 5 tahun ini pemerintah telah menyusun sebuah  pondasi bagi arah pembangunan nasional agar lebih tangguh, lebih  produktif, lebih merata. Selain itu, pemerintah juga telah melakukan  reformasi di bidang fiskal, sehingga APBN menjadi semakin sehat dan  semakin mandiri.

Dan juga telah meletakkan fondasi bagi pembangunan Indonesia sentris  bukan Jawa sentris, dalam melakukan percepatan pembangunan di bidang  infrastruktur.

Pemerintah, lanjut Presiden Jokowi, juga telah memulai reformasi  struktural tetapi belum besar-besaran. Sehingga diharapkan nanti di 5  tahun ke depan, pemerintah akan melakukan reformasi struktural ini  secara besar-besaran dalam rangka meningkatkan daya saing, memangkas  banyak aturan/prosedur yang menghambat, yang berbelit-belit yang kita  punyai saat ini.

&amp;ldquo;Juga reformasi di program perlindungan sosial dan penanggulangan  kemiskinan, terutama pada masyarakat 40% terbawah juga telah kita  lakukan,&amp;rdquo; sambung Presiden.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/09/08/58676/300509_medium.jpg&quot; alt=&quot;Presiden Jokowi Resmikan Pabrik Mobil Dalam Negeri Esemka&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;Presiden menilai, dalam 5 tahun ini penguatan di bidang monitoring,   di bidang pengendalian eksekusinya di lapangan juga dilakukan dengan   baik dalam perencanaan, dalam implementasi, dalam eksekusi.

&amp;ldquo;Saya melihat banyak hal yang telah berjalan. Karena itu keandalan   proses eksekusi, efektivitas proses delivery harus menjadi penekanan   dalam perancangan Rancangan Pembangunan Menengah Nasional (RPJMN) Tahun   2020-2024,&amp;rdquo; tutur Presiden Jokowi.

Tampak hadir dalam Sidang Kabinet Paripurna itu antara lain Wakil   Presiden Jusuf Kalla, Menko Polhukam Wiranto, Menko Perekonomian Darmin   Nasution, Menko Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan, Mensesneg Pratikno,   Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko,   Menlu Retno Marsudi, Menperin Airlangga Hartarto, Menteri Pertanian   Amran Sulaiman.

Selain itu juga tampak hadir Menteri Pariwisata Airef Yahya, Menkeu   Sri Mulyani Indrawati, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang   Brodjoatmodjo, Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Kelautan dan   Perikanan Susi Pusjiastuti, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan   Perlindungan Anak Yohana Yembise, Mendagri Tjahjo Kumolo, Menteri Desa,   PDT dan Transmigrasi Eko Putro Sanjojo, dan Menteri Perhubungan Budi K.   Sumadi, Menteri BUMN Rini Soemarno, dan Menteri PUPR Basuki  Hadimuljono.
</content:encoded></item></channel></rss>
