<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tom Lembong Ramal Sri Mulyani Kekurangan Pajak Rp200 Triliun</title><description>Penerimaan pajak di 2019 tidak akan capai target.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/07/20/2113770/tom-lembong-ramal-sri-mulyani-kekurangan-pajak-rp200-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/10/07/20/2113770/tom-lembong-ramal-sri-mulyani-kekurangan-pajak-rp200-triliun"/><item><title>Tom Lembong Ramal Sri Mulyani Kekurangan Pajak Rp200 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/07/20/2113770/tom-lembong-ramal-sri-mulyani-kekurangan-pajak-rp200-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/10/07/20/2113770/tom-lembong-ramal-sri-mulyani-kekurangan-pajak-rp200-triliun</guid><pubDate>Senin 07 Oktober 2019 12:33 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/07/20/2113770/tom-lembong-ramal-sri-mulyani-kekurangan-pajak-rp200-triliun-nWFMl8AiCu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tom Lembong Ramal Sri Mulyani Kekurangan Pajak Rp200 Triliun (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/07/20/2113770/tom-lembong-ramal-sri-mulyani-kekurangan-pajak-rp200-triliun-nWFMl8AiCu.jpg</image><title>Tom Lembong Ramal Sri Mulyani Kekurangan Pajak Rp200 Triliun (Foto: Setkab)</title></images><description> 
JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong menyebutkan penerimaan pajak di 2019 tidak akan capai target.
&quot;Jadi, per hari ini kelihatannya outlook APBN 2019 itu kita mungkin kepeleset dari target penerimaan pajak sampai Rp200 triliun,&quot; ujar Tom Lembong sapaan akrabnya di Gedung BPKM Jakarta, Senin (7/10/2019).
Menurut dia, target penerimaan pajak itu meleset karena kondisi perekonomian global yang tengah tak menentu. &quot;Hal tersebut, karena ekonomi global yang cenderung melamban,&quot; ungkap dia.
&amp;nbsp;Baca Juga: Dirjen: Ekonomi Tertekan, Penerimaan Pajak Ikut Tertekan
Kemudian, lanjut dia, pembangunan infrastruktur di Indonesia ini tak boleh lagi bergantung dengan APBN. Kementerian/lembaga harus mencari pendanaan lain untuk membangun infrastruktur.
&quot;Untuk menopang daya saing regional, pembangunan harus jalan terus. Tapi itu dengan biaya yang tidak bergantung dari APBN,&quot; katanya.
&amp;nbsp;Baca Juga: Penerimaan Pajak Lesu, Sri Mulyani: Ekonomi Alami Penurunan
Sebelumnya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat penerimaan pajak mencapai Rp801,16 triliun hingga akhir Agustus 2019. Realisasi ini hanya tumbuh 0,21% dari periode yang sama tahun lalu.
Padahal pada Agustus 2018 penerimaan pajak mampu tumbuh dobel digit. Tahun lalu pemerintah mampu mengumpulkan pajak sebesar Rp799,46 triliun, tumbuh 16,52% dari akhir Agustus 2017.
</description><content:encoded> 
JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong menyebutkan penerimaan pajak di 2019 tidak akan capai target.
&quot;Jadi, per hari ini kelihatannya outlook APBN 2019 itu kita mungkin kepeleset dari target penerimaan pajak sampai Rp200 triliun,&quot; ujar Tom Lembong sapaan akrabnya di Gedung BPKM Jakarta, Senin (7/10/2019).
Menurut dia, target penerimaan pajak itu meleset karena kondisi perekonomian global yang tengah tak menentu. &quot;Hal tersebut, karena ekonomi global yang cenderung melamban,&quot; ungkap dia.
&amp;nbsp;Baca Juga: Dirjen: Ekonomi Tertekan, Penerimaan Pajak Ikut Tertekan
Kemudian, lanjut dia, pembangunan infrastruktur di Indonesia ini tak boleh lagi bergantung dengan APBN. Kementerian/lembaga harus mencari pendanaan lain untuk membangun infrastruktur.
&quot;Untuk menopang daya saing regional, pembangunan harus jalan terus. Tapi itu dengan biaya yang tidak bergantung dari APBN,&quot; katanya.
&amp;nbsp;Baca Juga: Penerimaan Pajak Lesu, Sri Mulyani: Ekonomi Alami Penurunan
Sebelumnya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat penerimaan pajak mencapai Rp801,16 triliun hingga akhir Agustus 2019. Realisasi ini hanya tumbuh 0,21% dari periode yang sama tahun lalu.
Padahal pada Agustus 2018 penerimaan pajak mampu tumbuh dobel digit. Tahun lalu pemerintah mampu mengumpulkan pajak sebesar Rp799,46 triliun, tumbuh 16,52% dari akhir Agustus 2017.
</content:encoded></item></channel></rss>
