<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemerintah Anggarkan Rp4,3 Triliun untuk Revitalisasi 5.000 SMK</title><description>Pemerintah terus mendorong peningkatan kualitas tenaga kerja Indonesia, utamanya melalui Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/07/20/2113866/pemerintah-anggarkan-rp4-3-triliun-untuk-revitalisasi-5-000-smk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/10/07/20/2113866/pemerintah-anggarkan-rp4-3-triliun-untuk-revitalisasi-5-000-smk"/><item><title>Pemerintah Anggarkan Rp4,3 Triliun untuk Revitalisasi 5.000 SMK</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/07/20/2113866/pemerintah-anggarkan-rp4-3-triliun-untuk-revitalisasi-5-000-smk</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/10/07/20/2113866/pemerintah-anggarkan-rp4-3-triliun-untuk-revitalisasi-5-000-smk</guid><pubDate>Senin 07 Oktober 2019 15:35 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/07/20/2113866/pemerintah-anggarkan-rp4-3-triliun-untuk-revitalisasi-5-000-smk-rK9Z8FZZtl.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Uang Rupiah (Foto: Kurniasih/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/07/20/2113866/pemerintah-anggarkan-rp4-3-triliun-untuk-revitalisasi-5-000-smk-rK9Z8FZZtl.jpeg</image><title>Uang Rupiah (Foto: Kurniasih/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah terus mendorong peningkatan kualitas tenaga kerja Indonesia, utamanya melalui Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Revitalisasi SMK dilakukan dengan target hingga tahun 2024 ada 5.000 sekolah di seluruh Indonesia yang mengalami perbaikan kualitas.
Revitalisasi SMK ini diamanatkan dalam Instruksi Presiden No. 9 Tahun 2016. Ada empat fokus yakni melingkupi revitalisasi kurikulum, pendidik &amp;amp; tenaga kependidikan, kerja sama, dan lulusan.
Baca Juga: Anggaran Kartu Sembako Rp28,1 Triliun, Orang Miskin Dapat Rp150.000/Bulan
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyatakan, ada sekitar 14.000 SMK yang tersebar di seluruh Indonesia. Namun, dalam 5 tahun ke depan pemerintah akan fokus pada revitalisasi di 5.000 SMK.
&quot;Target 2020-2024 ada 5.000 SMK direvitalisasi. Itu sekitar Rp4,3 triliun, sebetulnya masih jauh karena jumlah SMK hingga 14.000,&quot; ujarnya ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (7/10/2019).

Dia menjelaskan, SMK yang menjadi fokus dilakukan revitalisasi di antaranya kejuruan di sektor pariwisata, pertanian produktif, ekonomi kreatif, kemaritiman, serta energi pertambangan. Tahun depan saja ditargetkan ada 550 SMK yang sudah direvitalisasi.
&quot;Tahun ini kan 300 SMK. Tahun 2020 targetnya 550 SMK, jadi ini dilakukan secara bertahap menyesuaikan kemampuan anggaran,&quot; jelas dia.
Muhadjir berharap dengan adanya perbaikan kualitas SMK, maka lulusan  yang dihasilkan memang sesuai dengan kebutuhan industri. Sehingga  tingkat serapan lulusan dari sekolah kejuruan semakin tinggi.

Pihaknya bahkan berharap dengan adanya peningkatan kualitas SMK, maka  sekolah kejuruan akan lebih diperbanyak ketimbang dengan Sekolah  Menengah Atas (SMA). Hal ini untuk memenuhi kebutuhan dunia kerja  produktif di era industri 4.0.
&quot;Ini masalah kita menghadapi era bonus demografi, ledakan orang usia  produktif, tapi mereka kan belum tentu bekerja produktif. Jadi supaya  orang bisa menjadi produktif dan bekerja produktif maka dilakukan  revitalisasi SMK,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah terus mendorong peningkatan kualitas tenaga kerja Indonesia, utamanya melalui Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Revitalisasi SMK dilakukan dengan target hingga tahun 2024 ada 5.000 sekolah di seluruh Indonesia yang mengalami perbaikan kualitas.
Revitalisasi SMK ini diamanatkan dalam Instruksi Presiden No. 9 Tahun 2016. Ada empat fokus yakni melingkupi revitalisasi kurikulum, pendidik &amp;amp; tenaga kependidikan, kerja sama, dan lulusan.
Baca Juga: Anggaran Kartu Sembako Rp28,1 Triliun, Orang Miskin Dapat Rp150.000/Bulan
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyatakan, ada sekitar 14.000 SMK yang tersebar di seluruh Indonesia. Namun, dalam 5 tahun ke depan pemerintah akan fokus pada revitalisasi di 5.000 SMK.
&quot;Target 2020-2024 ada 5.000 SMK direvitalisasi. Itu sekitar Rp4,3 triliun, sebetulnya masih jauh karena jumlah SMK hingga 14.000,&quot; ujarnya ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (7/10/2019).

Dia menjelaskan, SMK yang menjadi fokus dilakukan revitalisasi di antaranya kejuruan di sektor pariwisata, pertanian produktif, ekonomi kreatif, kemaritiman, serta energi pertambangan. Tahun depan saja ditargetkan ada 550 SMK yang sudah direvitalisasi.
&quot;Tahun ini kan 300 SMK. Tahun 2020 targetnya 550 SMK, jadi ini dilakukan secara bertahap menyesuaikan kemampuan anggaran,&quot; jelas dia.
Muhadjir berharap dengan adanya perbaikan kualitas SMK, maka lulusan  yang dihasilkan memang sesuai dengan kebutuhan industri. Sehingga  tingkat serapan lulusan dari sekolah kejuruan semakin tinggi.

Pihaknya bahkan berharap dengan adanya peningkatan kualitas SMK, maka  sekolah kejuruan akan lebih diperbanyak ketimbang dengan Sekolah  Menengah Atas (SMA). Hal ini untuk memenuhi kebutuhan dunia kerja  produktif di era industri 4.0.
&quot;Ini masalah kita menghadapi era bonus demografi, ledakan orang usia  produktif, tapi mereka kan belum tentu bekerja produktif. Jadi supaya  orang bisa menjadi produktif dan bekerja produktif maka dilakukan  revitalisasi SMK,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
