<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3 Jurus Ampuh Geber Ekonomi Digital, UKM Harus Kuasai Pemasaran Online</title><description>Ekonomi digital terus mengalami perkembangan yang pesat di Indonesia, terutama di bidang e-commerce.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/07/320/2113793/3-jurus-ampuh-geber-ekonomi-digital-ukm-harus-kuasai-pemasaran-online</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/10/07/320/2113793/3-jurus-ampuh-geber-ekonomi-digital-ukm-harus-kuasai-pemasaran-online"/><item><title>3 Jurus Ampuh Geber Ekonomi Digital, UKM Harus Kuasai Pemasaran Online</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/07/320/2113793/3-jurus-ampuh-geber-ekonomi-digital-ukm-harus-kuasai-pemasaran-online</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/10/07/320/2113793/3-jurus-ampuh-geber-ekonomi-digital-ukm-harus-kuasai-pemasaran-online</guid><pubDate>Senin 07 Oktober 2019 13:10 WIB</pubDate><dc:creator>Adhyasta Dirgantara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/07/320/2113793/3-jurus-ampuh-geber-ekonomi-digital-ukm-harus-kuasai-pemasaran-online-ZccdNkvDKa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Industri 4.0 (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/07/320/2113793/3-jurus-ampuh-geber-ekonomi-digital-ukm-harus-kuasai-pemasaran-online-ZccdNkvDKa.jpg</image><title>Industri 4.0 (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Ekonomi digital terus mengalami perkembangan yang pesat di Indonesia, terutama di bidang e-commerce dan financial technology.

Ekonomi digital merupakan transaksi atau pasar yang terjadi di dunia internet, atau sederhananya ekonomi digital merupakan penerapan teknologi informasi pada bidang ekonomi.
&amp;nbsp;Baca Juga: Google: Asia Tenggara Mulai Kejar Amerika untuk Urusan Ekonomi Digital
Data tahun 2018 menunjukkan jumlah penduduk Indonesia sebanyak 265.4 juta jiwa dengan pengguna internet sebanyak 132.7 juta, pengguna sosial media aktif sebanyak 130 juta, pengguna ponsel sebanyak 177.9 juta dan pengguna sosial ponsel aktif sebanyak 120 juta.

Tentunya ini menjadi peluang dalam perkembangan ekonomi digital. Maka tidak heran, kini ekonomi digital telah mampu mempengaruhi sendi kehidupan.
&amp;nbsp;Baca Juga: Menperin: Digital Akan Dorong Pertumbuhan Ekonomi hingga 2%
Direktur IDX Channel Apreyvita Wulansari mengatakan, kegiatan seminar bertajuk Menuju Indonesia Unggul Melalui Ekonomi Digital diharapkan akan memberikan gambaran mengenai kontribusi ekonomi digital terhadap perekonomian Indonesia.

&quot;Melalui kegiatan seminar ini akan menjadi sarana untuk mempertemukan antara regulator dengan pelaku ekonomi digital terutama kontribusinya terhadap perekonomian Indonesia,&quot; ucap Apreyvita di Jakarta, Senin (7/10/2019).
Bank Indonesia turut mendorong perkembangan ekonomi digital sebagai  new source of economic growth atau sumber pertumbuhan ekonomi baru  melalui tiga strategi utama sistem pembayaran di era ekonomi digital.

Pertama, menetapkan Visi Sistem Pembayaran Indonesia 2025. Kedua,  mendorong peningkatan elektronifikasi transaksi pembayaran. Ketiga,  mendorong program persiapan pemasaran online UMKM (on boarding UMKM) ke  ekonomi digital.

Hal tersebut dapat dicapai melalui sinergi yang baik antara Bank  Indonesia dengan otoritas terkait dan dengan pelaku industri sehingga  dapat mendukung kemajuan dan keunggulan Indonesia.

Demikian disampaikan Deputi Gubernur Bank Indonesia Sugeng, dalam  seminar yang diselenggarakan IDX Channel yang bekerjasama dengan Bank  Indonesia dengan tema Menuju Indonesia Unggul Melalui Keuangan Digital.
Lebih lanjut, Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI   Erwin Haryono menyampaikan bahwa pengambil kebijakan di Indonesia harus   tepat dalam memberikan respons yang memadai dalam menghadapi disrupsi   berupa perkembangan digitalisasi agar tetap berkembang dan mendukung   perekonomian secara keseluruhan.

Inisiatif-inisiatif yang sedang dilakukan Bank Indonesia disusun untuk mendukung perkembangan ekonomi digital tersebut.

Sementara itu, hal senada juga disampaikan Deputi Komisioner OJK   Institute dan Keuangan Digital OJK Sukarela Batunanggar yang   menyampaikan bahwa pelaku industri, tekfin, dan perbankan harus adaptif   dalam merespons tantangan dengan melakukan inovasi terkait ekonomi   digital karena terdapat peluang berupa ruang pertumbuhan yang sangat   besar.</description><content:encoded>JAKARTA - Ekonomi digital terus mengalami perkembangan yang pesat di Indonesia, terutama di bidang e-commerce dan financial technology.

Ekonomi digital merupakan transaksi atau pasar yang terjadi di dunia internet, atau sederhananya ekonomi digital merupakan penerapan teknologi informasi pada bidang ekonomi.
&amp;nbsp;Baca Juga: Google: Asia Tenggara Mulai Kejar Amerika untuk Urusan Ekonomi Digital
Data tahun 2018 menunjukkan jumlah penduduk Indonesia sebanyak 265.4 juta jiwa dengan pengguna internet sebanyak 132.7 juta, pengguna sosial media aktif sebanyak 130 juta, pengguna ponsel sebanyak 177.9 juta dan pengguna sosial ponsel aktif sebanyak 120 juta.

Tentunya ini menjadi peluang dalam perkembangan ekonomi digital. Maka tidak heran, kini ekonomi digital telah mampu mempengaruhi sendi kehidupan.
&amp;nbsp;Baca Juga: Menperin: Digital Akan Dorong Pertumbuhan Ekonomi hingga 2%
Direktur IDX Channel Apreyvita Wulansari mengatakan, kegiatan seminar bertajuk Menuju Indonesia Unggul Melalui Ekonomi Digital diharapkan akan memberikan gambaran mengenai kontribusi ekonomi digital terhadap perekonomian Indonesia.

&quot;Melalui kegiatan seminar ini akan menjadi sarana untuk mempertemukan antara regulator dengan pelaku ekonomi digital terutama kontribusinya terhadap perekonomian Indonesia,&quot; ucap Apreyvita di Jakarta, Senin (7/10/2019).
Bank Indonesia turut mendorong perkembangan ekonomi digital sebagai  new source of economic growth atau sumber pertumbuhan ekonomi baru  melalui tiga strategi utama sistem pembayaran di era ekonomi digital.

Pertama, menetapkan Visi Sistem Pembayaran Indonesia 2025. Kedua,  mendorong peningkatan elektronifikasi transaksi pembayaran. Ketiga,  mendorong program persiapan pemasaran online UMKM (on boarding UMKM) ke  ekonomi digital.

Hal tersebut dapat dicapai melalui sinergi yang baik antara Bank  Indonesia dengan otoritas terkait dan dengan pelaku industri sehingga  dapat mendukung kemajuan dan keunggulan Indonesia.

Demikian disampaikan Deputi Gubernur Bank Indonesia Sugeng, dalam  seminar yang diselenggarakan IDX Channel yang bekerjasama dengan Bank  Indonesia dengan tema Menuju Indonesia Unggul Melalui Keuangan Digital.
Lebih lanjut, Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI   Erwin Haryono menyampaikan bahwa pengambil kebijakan di Indonesia harus   tepat dalam memberikan respons yang memadai dalam menghadapi disrupsi   berupa perkembangan digitalisasi agar tetap berkembang dan mendukung   perekonomian secara keseluruhan.

Inisiatif-inisiatif yang sedang dilakukan Bank Indonesia disusun untuk mendukung perkembangan ekonomi digital tersebut.

Sementara itu, hal senada juga disampaikan Deputi Komisioner OJK   Institute dan Keuangan Digital OJK Sukarela Batunanggar yang   menyampaikan bahwa pelaku industri, tekfin, dan perbankan harus adaptif   dalam merespons tantangan dengan melakukan inovasi terkait ekonomi   digital karena terdapat peluang berupa ruang pertumbuhan yang sangat   besar.</content:encoded></item></channel></rss>
