<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>E-Commerce Indonesia Tumbuh 12 Kali Lipat sejak 2015   </title><description>Industri ekonomi digital diprediksi akan terus cemerlang dalam beberapa tahun ke depan</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/07/320/2113843/e-commerce-indonesia-tumbuh-12-kali-lipat-sejak-2015</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/10/07/320/2113843/e-commerce-indonesia-tumbuh-12-kali-lipat-sejak-2015"/><item><title>E-Commerce Indonesia Tumbuh 12 Kali Lipat sejak 2015   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/07/320/2113843/e-commerce-indonesia-tumbuh-12-kali-lipat-sejak-2015</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/10/07/320/2113843/e-commerce-indonesia-tumbuh-12-kali-lipat-sejak-2015</guid><pubDate>Senin 07 Oktober 2019 14:32 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/07/320/2113843/e-commerce-indonesia-tumbuh-12-kali-lipat-sejak-2015-RsMNx6AYWm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jumlah E-Commerce di Indonesia Terus Tumbuh. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/07/320/2113843/e-commerce-indonesia-tumbuh-12-kali-lipat-sejak-2015-RsMNx6AYWm.jpg</image><title>Jumlah E-Commerce di Indonesia Terus Tumbuh. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Industri ekonomi digital diprediksi akan terus cemerlang dalam beberapa tahun ke depan. Salah satu faktor pendorong adalah moncernya sektor e-commerce dalam negeri.
Managing Director Google Indonesia Randy Jusuf mengatakan, dalam laporan regional tahun 2019 mencakup lima sektor, yakni e-commerce, media online, transportasi online, wisata dan perjalanan, serta jasa keuangan digital sektor yang baru ditambahkan tahun ini.
Baca Juga: Sri Mulyani: Pusat Logistik Berikat E-Commerce Belum Beroperasi
Dari lima sektor,  sektor e-commerce memiliki pertumbuhan paling pesat di antara keempat sektor lainnya. Sektor e-commerce di Indonesia diperkirakan mencapai USD21 miliar pada 2019.

Angka ini tumbuh 12 kali lipat sejak tahun 2015 lalu dengan tingkat pertumbuhan rata-rata 88%. Ke depannya, e-commerce diperkirakan mengalam pertumbuhan mencapai USD82 miliar pada 2025.
Baca Juga: Daftar Peringkat 15 Startup Indonesia, Bukalapak Nomor 1
&amp;ldquo;Dalam empat tahun ke depan, laporan memprediksi pertumbuhan 12 kali Iipat untuk sektor e-commerce Indonesia dan pertumbuhan 6 kali lipat untuk transportasi online. Pembiayaan di Indonesia juga berpotensi untuk melebihi rekor yang tercatat pada tahun 2018,&amp;rdquo; ujarnya dalam paparan di Kantor Google Indonesia, Jakarta, Senin (7/10/2019).Menurut Randy, kehadiran e-commerce memberikan pengalaman berbelanja  yang unik. Karena e-commece menggabungkan kemeriahan promo dengan unsur  hiburan yang selalu memikat hati penggunanya untuk berbelanja.
Hal tersebut terbukti dengan kenaikan pencarian terkait voucher,  kupon, dan promosi yang biasanya diberikan oleh pemain e-commerce selama  festival belanja, seperti Harbolnas. Menurut Google Trends, pencarian  tersebut telah meningkat dua kali lipat dalam empat tahun terakhir.
&amp;ldquo;Sekarang nanti Harbolnas tanggal cantik-cantik 11-11, 12-12 itu udah  mulai. Promor tiket di google juga mulai banyak dicari,&amp;rdquo; ucapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Industri ekonomi digital diprediksi akan terus cemerlang dalam beberapa tahun ke depan. Salah satu faktor pendorong adalah moncernya sektor e-commerce dalam negeri.
Managing Director Google Indonesia Randy Jusuf mengatakan, dalam laporan regional tahun 2019 mencakup lima sektor, yakni e-commerce, media online, transportasi online, wisata dan perjalanan, serta jasa keuangan digital sektor yang baru ditambahkan tahun ini.
Baca Juga: Sri Mulyani: Pusat Logistik Berikat E-Commerce Belum Beroperasi
Dari lima sektor,  sektor e-commerce memiliki pertumbuhan paling pesat di antara keempat sektor lainnya. Sektor e-commerce di Indonesia diperkirakan mencapai USD21 miliar pada 2019.

Angka ini tumbuh 12 kali lipat sejak tahun 2015 lalu dengan tingkat pertumbuhan rata-rata 88%. Ke depannya, e-commerce diperkirakan mengalam pertumbuhan mencapai USD82 miliar pada 2025.
Baca Juga: Daftar Peringkat 15 Startup Indonesia, Bukalapak Nomor 1
&amp;ldquo;Dalam empat tahun ke depan, laporan memprediksi pertumbuhan 12 kali Iipat untuk sektor e-commerce Indonesia dan pertumbuhan 6 kali lipat untuk transportasi online. Pembiayaan di Indonesia juga berpotensi untuk melebihi rekor yang tercatat pada tahun 2018,&amp;rdquo; ujarnya dalam paparan di Kantor Google Indonesia, Jakarta, Senin (7/10/2019).Menurut Randy, kehadiran e-commerce memberikan pengalaman berbelanja  yang unik. Karena e-commece menggabungkan kemeriahan promo dengan unsur  hiburan yang selalu memikat hati penggunanya untuk berbelanja.
Hal tersebut terbukti dengan kenaikan pencarian terkait voucher,  kupon, dan promosi yang biasanya diberikan oleh pemain e-commerce selama  festival belanja, seperti Harbolnas. Menurut Google Trends, pencarian  tersebut telah meningkat dua kali lipat dalam empat tahun terakhir.
&amp;ldquo;Sekarang nanti Harbolnas tanggal cantik-cantik 11-11, 12-12 itu udah  mulai. Promor tiket di google juga mulai banyak dicari,&amp;rdquo; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
