<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bos IMF yang Baru Gregetan Sama Perang Dagang</title><description>Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional Kristalina Georgieva mengeluarkan peringatan yang keras mengenai ekonomi global.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/09/20/2114737/bos-imf-yang-baru-gregetan-sama-perang-dagang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/10/09/20/2114737/bos-imf-yang-baru-gregetan-sama-perang-dagang"/><item><title>Bos IMF yang Baru Gregetan Sama Perang Dagang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/09/20/2114737/bos-imf-yang-baru-gregetan-sama-perang-dagang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/10/09/20/2114737/bos-imf-yang-baru-gregetan-sama-perang-dagang</guid><pubDate>Rabu 09 Oktober 2019 14:07 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/09/20/2114737/bos-imf-yang-baru-gregetan-sama-perang-dagang-F1K6kDyR3c.png" expression="full" type="image/jpeg">Bos IMF yang Baru soal Perang Dagang (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/09/20/2114737/bos-imf-yang-baru-gregetan-sama-perang-dagang-F1K6kDyR3c.png</image><title>Bos IMF yang Baru soal Perang Dagang (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) yang baru Kristalina Georgieva mengeluarkan peringatan yang keras mengenai ekonomi global

Georgieva yang menggantikan Christine Lagarde ini mengatakan, perlambatan ekonomi terjadi karena meningkatnya perang dagang yang akan mengurangi output produk domestik bruto (PDB) global sebesar USD700 miliar atau sekitar 0,8% pada tahun 2020.
&amp;nbsp;Baca Juga: Hubungan AS-China Makin Tak Karuan karena Visa, Wall Street Terkapar
Hal tersebut merupakan penelitian IMF yang baru saat pidato pengukuhan Georgieva pada 1 Oktober 2019.

&quot;Pada 2019, kami memperkirakan pertumbuhan yang lebih lambat di hampir 90% dunia,&quot; kata Georgieva seperti dilansir Business Insider, Jakarta, Rabu (9/10/2019).

&quot;Ekonomi global sekarang dalam perlambatan tersinkronisasi. Sebagian besar perlambatan akan datang dari reaksi pasar negatif dan memudarnya kepercayaan bisnis,&quot; tambahnya.
&amp;nbsp;Baca Juga: Kristalina Georgieva Calon Kuat Bos IMF, Pengganti Lagarde
Dia melanjutkan, deselerasi yang meluas menandakan pertumbuhan tahun ini akan turun ke tingkat terendah sejak awal dekade.
&amp;nbsp;
Proyeksi IMF mencakup kenaikan tarif yang telah direncanakan Presiden Donald Trump atas impor China senilai USD300 miliar.

Komentar itu muncul karena saham AS mengalami aksi jual tajam pada  hari Selasa menyusul meningkatnya ketegangan antara AS dan China. Gedung  Putih dilaporkan mempertimbangkan batasan investasi AS ke China dan  Commerce Deparment menambahkan 28 entitas China ke dalam daftar larangan  ekspor pada hari Senin.

Georgieva mengatakan negara-negara perlu membahas masalah perdagangan  yang sah seperti subsidi, hak kekayaan intelektual, dan transfer  teknologi.

&quot;Semua orang kalah dalam perang dagang,&quot; tambahnya.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) yang baru Kristalina Georgieva mengeluarkan peringatan yang keras mengenai ekonomi global

Georgieva yang menggantikan Christine Lagarde ini mengatakan, perlambatan ekonomi terjadi karena meningkatnya perang dagang yang akan mengurangi output produk domestik bruto (PDB) global sebesar USD700 miliar atau sekitar 0,8% pada tahun 2020.
&amp;nbsp;Baca Juga: Hubungan AS-China Makin Tak Karuan karena Visa, Wall Street Terkapar
Hal tersebut merupakan penelitian IMF yang baru saat pidato pengukuhan Georgieva pada 1 Oktober 2019.

&quot;Pada 2019, kami memperkirakan pertumbuhan yang lebih lambat di hampir 90% dunia,&quot; kata Georgieva seperti dilansir Business Insider, Jakarta, Rabu (9/10/2019).

&quot;Ekonomi global sekarang dalam perlambatan tersinkronisasi. Sebagian besar perlambatan akan datang dari reaksi pasar negatif dan memudarnya kepercayaan bisnis,&quot; tambahnya.
&amp;nbsp;Baca Juga: Kristalina Georgieva Calon Kuat Bos IMF, Pengganti Lagarde
Dia melanjutkan, deselerasi yang meluas menandakan pertumbuhan tahun ini akan turun ke tingkat terendah sejak awal dekade.
&amp;nbsp;
Proyeksi IMF mencakup kenaikan tarif yang telah direncanakan Presiden Donald Trump atas impor China senilai USD300 miliar.

Komentar itu muncul karena saham AS mengalami aksi jual tajam pada  hari Selasa menyusul meningkatnya ketegangan antara AS dan China. Gedung  Putih dilaporkan mempertimbangkan batasan investasi AS ke China dan  Commerce Deparment menambahkan 28 entitas China ke dalam daftar larangan  ekspor pada hari Senin.

Georgieva mengatakan negara-negara perlu membahas masalah perdagangan  yang sah seperti subsidi, hak kekayaan intelektual, dan transfer  teknologi.

&quot;Semua orang kalah dalam perang dagang,&quot; tambahnya.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
