<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banyak Masalah, Ini Kriteria Ideal Sosok Dirjen Pajak</title><description>Dalam hitungan hari, Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Robert Pakpahan akan memasuki masa pensiun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/10/20/2115167/banyak-masalah-ini-kriteria-ideal-sosok-dirjen-pajak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/10/10/20/2115167/banyak-masalah-ini-kriteria-ideal-sosok-dirjen-pajak"/><item><title>Banyak Masalah, Ini Kriteria Ideal Sosok Dirjen Pajak</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/10/20/2115167/banyak-masalah-ini-kriteria-ideal-sosok-dirjen-pajak</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/10/10/20/2115167/banyak-masalah-ini-kriteria-ideal-sosok-dirjen-pajak</guid><pubDate>Kamis 10 Oktober 2019 13:28 WIB</pubDate><dc:creator>Adhyasta Dirgantara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/10/20/2115167/banyak-masalah-ini-kriteria-ideal-sosok-dirjen-pajak-VVjeFKJpSr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sosok Ideal Dirjen Pajak (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/10/20/2115167/banyak-masalah-ini-kriteria-ideal-sosok-dirjen-pajak-VVjeFKJpSr.jpg</image><title>Sosok Ideal Dirjen Pajak (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Dalam hitungan hari, Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Robert Pakpahan akan memasuki masa pensiun pada 20 Oktober 2019. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pun harus segera mencari penggantinya untuk memimpin Direktorat Jenderal Pajak (DJP).
&amp;nbsp;Baca Juga: Kapan Ditjen Pajak 'Cerai' dari Kemenkeu?
Praktisi bisnis Roy Sembel membeberkan kriteria yang cocok menjadi Dirjen Pajak baru untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan pajak di Indonesia.
&quot;Perlu ada orang yang leadership-nya kuat, tidak tradisional seperti yang lalu-lalu,&quot; ujar Roy di Restoran Tjikini Lima, Kamis (10/10/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Sri Mulyani Masih Tertutup soal Pengganti Dirjen Pajak Robert Pakpahan
&quot;Dia harus bisa berada di tengah untuk mengelola organisasi jadi lebih good governance, menggunakan teknologi yang state of art, kompeten, sudah punya pengalaman, dan punya network kuat biar,&quot; tambahnya.
Menurutnya, perpajakan di Indonesia memiliki sangat banyak masalah. Dengan demikian, dibutuhkan penunjukkan orang yang tepat di posisi pemimpin lembaga perpajakan.
&quot;Kita (Indonesia) punya banyak sekali problem di perpajakan. Tapi tenang, ada solusinya. Caranya dengan menaruh orang yang tepat di kepala perpajakan,&quot; katanya.
&amp;nbsp;Dia berharap, nantinya Dirjen Pajak yang terpilih tidak dipilih  secara asal. Roy mengingatkan kalau career path dari calon Dirjen Pajak  harus jelas.
&quot;Jangan asal taruh jabatan, career path dari orang tersebut harus  jelas. Jadi, saya harap orang ini bisa memberikan ide brilian. Contohnya  adalah membuat masyarakat bangga jika membayar pajak karena turut  membangun negara ini,&quot; katanya.
Sayangnya, Roy enggan menyebut nama dari calon Dirjen Pajak terbaik  pilihannya. Maka dari itu dirinya hanya mau membeberkan kriterianya  saja. Menurutnya, tidak etis jika menyebut namanya sekarang.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Dalam hitungan hari, Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Robert Pakpahan akan memasuki masa pensiun pada 20 Oktober 2019. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pun harus segera mencari penggantinya untuk memimpin Direktorat Jenderal Pajak (DJP).
&amp;nbsp;Baca Juga: Kapan Ditjen Pajak 'Cerai' dari Kemenkeu?
Praktisi bisnis Roy Sembel membeberkan kriteria yang cocok menjadi Dirjen Pajak baru untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan pajak di Indonesia.
&quot;Perlu ada orang yang leadership-nya kuat, tidak tradisional seperti yang lalu-lalu,&quot; ujar Roy di Restoran Tjikini Lima, Kamis (10/10/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Sri Mulyani Masih Tertutup soal Pengganti Dirjen Pajak Robert Pakpahan
&quot;Dia harus bisa berada di tengah untuk mengelola organisasi jadi lebih good governance, menggunakan teknologi yang state of art, kompeten, sudah punya pengalaman, dan punya network kuat biar,&quot; tambahnya.
Menurutnya, perpajakan di Indonesia memiliki sangat banyak masalah. Dengan demikian, dibutuhkan penunjukkan orang yang tepat di posisi pemimpin lembaga perpajakan.
&quot;Kita (Indonesia) punya banyak sekali problem di perpajakan. Tapi tenang, ada solusinya. Caranya dengan menaruh orang yang tepat di kepala perpajakan,&quot; katanya.
&amp;nbsp;Dia berharap, nantinya Dirjen Pajak yang terpilih tidak dipilih  secara asal. Roy mengingatkan kalau career path dari calon Dirjen Pajak  harus jelas.
&quot;Jangan asal taruh jabatan, career path dari orang tersebut harus  jelas. Jadi, saya harap orang ini bisa memberikan ide brilian. Contohnya  adalah membuat masyarakat bangga jika membayar pajak karena turut  membangun negara ini,&quot; katanya.
Sayangnya, Roy enggan menyebut nama dari calon Dirjen Pajak terbaik  pilihannya. Maka dari itu dirinya hanya mau membeberkan kriterianya  saja. Menurutnya, tidak etis jika menyebut namanya sekarang.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
