<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Generasi Milenial Diajak Bijak Kelola Keuangan di Era Industri 4.0</title><description>Revolusi industri 4.0 telah mengubah cara bertransaksi, dari offline ke online transaction, termasuk di industri financial</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/10/320/2115390/generasi-milenial-diajak-bijak-kelola-keuangan-di-era-industri-4-0</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/10/10/320/2115390/generasi-milenial-diajak-bijak-kelola-keuangan-di-era-industri-4-0"/><item><title>Generasi Milenial Diajak Bijak Kelola Keuangan di Era Industri 4.0</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/10/320/2115390/generasi-milenial-diajak-bijak-kelola-keuangan-di-era-industri-4-0</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/10/10/320/2115390/generasi-milenial-diajak-bijak-kelola-keuangan-di-era-industri-4-0</guid><pubDate>Kamis 10 Oktober 2019 19:24 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/10/320/2115390/generasi-milenial-diajak-bijak-kelola-keuangan-di-era-industri-4-0-A8fZrMmDar.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Investasi. (Foto: Okezone.com/PTSP DKI Jakarta)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/10/320/2115390/generasi-milenial-diajak-bijak-kelola-keuangan-di-era-industri-4-0-A8fZrMmDar.jpg</image><title>Ilustrasi Investasi. (Foto: Okezone.com/PTSP DKI Jakarta)</title></images><description>JAKARTA - Revolusi industri 4.0 telah mengubah cara bertransaksi, dari offline ke online transaction, termasuk di industri financial. Mulai dari pembayaran, asuransi, hingga layanan keuangan seperti pinjaman/pembiayaan menggunakan teknologi digital.
Edukasi kepada kelompok millenial diperlukan agar mereka bisa lebih bijak dalam mengelola keuangan mereka, di mana ke depannya hal ini akan berdampak cukup signifikan saat mereka memasuki usia produktif di mana perencanaan dan pengelolaan keuangan menjadi sangat penting.
Baca Juga: Milenial Harus Punya 3 Kemampuan Ini jika Ingin Investasi
Presiden Komisaris Narada Aset Manajemen Made Adi Wibawa mengatakan, saat ini kaum millenial atau sebutan untuk para generasi muda era 2000-an merupakan segmen usia yang sangat potensial untuk diajak memikirkan masa depan.
Diharapkan dengan edukasi yang tepat, kelompok usia ini akan mulai menyiapkan masa depannya dengan lebih terencana dan didukung oleh kemandirian ekonomi lewat investasi sejak dini.

Menyambut perubahan tersebut, Narada Aset Manajemen menyiapkan produk untuk para generasi millenial.
Made Adi Wibawa mengatakan, salah satu produk dari Narada yang disiapkan untuk generasi millenial adalah Milenesia Cash Fund, yaitu produk reksadana pasar uang yang memiliki banyak kelebihan.
Baca Juga: Sebelum Putuskan Pakai Kartu Kredit, Perhatikan 5 Hal Ini
Di antaranya, nilai investasi yang sangat kecil mulai dari Rp10.000, juga imbal hasil yang menarik serta transaksinya yang bisa lewat media online.
&quot;Negara dengan populasi yang tinggi seperti Indonesia memiliki kesempatan untuk maju jika masyarakatnya melek berinvestasi,&quot; ungkap Made Adi Wibawa, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (10/10/2019).
Untuk itu, pihaknya merasa bahwa investasi itu harus terus di kumandangkan ke masyarakat oleh aset management bersama-sama sehingga makin banyak yang berinvestasi.Kampanye yang dilakukan oleh Narada, imbuh Made Adi Wibawa, h sebuah  upaya untuk mengajak seluruh masyarakat agar lebih sadar akan pentingnya  berinvestasi. Bidikan tertinggi dari program ini adalah generasi  millenial yang populasinya sebagai usia produktif diprediksi akan  mencapai 70% pada 2030 mendatang.
Edukasi kepada kelompok millenial diperlukan agar mereka bisa lebih  bijak dalam mengelola keuangan mereka, dimana ke depannya hal ini akan  berdampak cukup signifikan saat mereka memasuki usia produktif dimana  perencanaan dan pengelolaan keuangan menjadi sangat penting.
Selain menyediakan produk reksadana, Narada Aset Manajemen juga  agresif mengadakan kampanye di media sosial lewat tagar  #InvestasiBukanPunyaOrangKayaSaja. Menurut Made Adi Wibawa, dirinya  sangat antusias mengajak millenial yang melek teknologi dan aktif  bermedia sosial untuk juga melek finansial.
PT Narada Aset Manajemen menjadi salah satu perusahaan manajer  invetasi yang membuktikan kemampuannya memberikan imbal hasil tinggi  lewat produk reksa dananya. Tercatat, dalam kurun waktu 5 tahun terakhir  reksadana Narada Saham Indonesia raih imbal hasil 44,18%.</description><content:encoded>JAKARTA - Revolusi industri 4.0 telah mengubah cara bertransaksi, dari offline ke online transaction, termasuk di industri financial. Mulai dari pembayaran, asuransi, hingga layanan keuangan seperti pinjaman/pembiayaan menggunakan teknologi digital.
Edukasi kepada kelompok millenial diperlukan agar mereka bisa lebih bijak dalam mengelola keuangan mereka, di mana ke depannya hal ini akan berdampak cukup signifikan saat mereka memasuki usia produktif di mana perencanaan dan pengelolaan keuangan menjadi sangat penting.
Baca Juga: Milenial Harus Punya 3 Kemampuan Ini jika Ingin Investasi
Presiden Komisaris Narada Aset Manajemen Made Adi Wibawa mengatakan, saat ini kaum millenial atau sebutan untuk para generasi muda era 2000-an merupakan segmen usia yang sangat potensial untuk diajak memikirkan masa depan.
Diharapkan dengan edukasi yang tepat, kelompok usia ini akan mulai menyiapkan masa depannya dengan lebih terencana dan didukung oleh kemandirian ekonomi lewat investasi sejak dini.

Menyambut perubahan tersebut, Narada Aset Manajemen menyiapkan produk untuk para generasi millenial.
Made Adi Wibawa mengatakan, salah satu produk dari Narada yang disiapkan untuk generasi millenial adalah Milenesia Cash Fund, yaitu produk reksadana pasar uang yang memiliki banyak kelebihan.
Baca Juga: Sebelum Putuskan Pakai Kartu Kredit, Perhatikan 5 Hal Ini
Di antaranya, nilai investasi yang sangat kecil mulai dari Rp10.000, juga imbal hasil yang menarik serta transaksinya yang bisa lewat media online.
&quot;Negara dengan populasi yang tinggi seperti Indonesia memiliki kesempatan untuk maju jika masyarakatnya melek berinvestasi,&quot; ungkap Made Adi Wibawa, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (10/10/2019).
Untuk itu, pihaknya merasa bahwa investasi itu harus terus di kumandangkan ke masyarakat oleh aset management bersama-sama sehingga makin banyak yang berinvestasi.Kampanye yang dilakukan oleh Narada, imbuh Made Adi Wibawa, h sebuah  upaya untuk mengajak seluruh masyarakat agar lebih sadar akan pentingnya  berinvestasi. Bidikan tertinggi dari program ini adalah generasi  millenial yang populasinya sebagai usia produktif diprediksi akan  mencapai 70% pada 2030 mendatang.
Edukasi kepada kelompok millenial diperlukan agar mereka bisa lebih  bijak dalam mengelola keuangan mereka, dimana ke depannya hal ini akan  berdampak cukup signifikan saat mereka memasuki usia produktif dimana  perencanaan dan pengelolaan keuangan menjadi sangat penting.
Selain menyediakan produk reksadana, Narada Aset Manajemen juga  agresif mengadakan kampanye di media sosial lewat tagar  #InvestasiBukanPunyaOrangKayaSaja. Menurut Made Adi Wibawa, dirinya  sangat antusias mengajak millenial yang melek teknologi dan aktif  bermedia sosial untuk juga melek finansial.
PT Narada Aset Manajemen menjadi salah satu perusahaan manajer  invetasi yang membuktikan kemampuannya memberikan imbal hasil tinggi  lewat produk reksa dananya. Tercatat, dalam kurun waktu 5 tahun terakhir  reksadana Narada Saham Indonesia raih imbal hasil 44,18%.</content:encoded></item></channel></rss>
