<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ada Jembatan hingga Terowongan di Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung</title><description>PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) membeberkan progres terkini pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/10/320/2115426/ada-jembatan-hingga-terowongan-di-proyek-kereta-cepat-jakarta-bandung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/10/10/320/2115426/ada-jembatan-hingga-terowongan-di-proyek-kereta-cepat-jakarta-bandung"/><item><title>Ada Jembatan hingga Terowongan di Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/10/320/2115426/ada-jembatan-hingga-terowongan-di-proyek-kereta-cepat-jakarta-bandung</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/10/10/320/2115426/ada-jembatan-hingga-terowongan-di-proyek-kereta-cepat-jakarta-bandung</guid><pubDate>Kamis 10 Oktober 2019 20:42 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/10/320/2115426/ada-jembatan-hingga-terowongan-di-proyek-kereta-cepat-jakarta-bandung-DZF6ZlKvaL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bor Raksasa untuk Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung. (Foto: Okezone.com/Dok. KCIC)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/10/320/2115426/ada-jembatan-hingga-terowongan-di-proyek-kereta-cepat-jakarta-bandung-DZF6ZlKvaL.jpg</image><title>Bor Raksasa untuk Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung. (Foto: Okezone.com/Dok. KCIC)</title></images><description>JAKARTA - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) membeberkan progres terkini pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Progres proyek kereta cepat pertama di Indonesia mencapai 35%.
Direktur Utama KCIC Chandra Dwiputra , saat ini pengerjaan Kereta Cepat Jakarta-Bandung masih sesuai target. Di mana target penyelesaian pembangunan pada 2021.
Baca Juga: Masinis Kereta Cepat Bakal Berguru Sampai ke Negeri China
&amp;ldquo;Sudah mencapai 35% dan kita targetkan di 2021 selesai. Masih sesuai target,&amp;rdquo; ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis (10/10/2019).

Menurut Chandra, pihaknya sedang melakukan pengerjaan pembangunan jembatan. Tak hanya itu pengeboran juga terus dilakukan yang nantinya akan dijadikan terowongan.
&amp;ldquo;Sepanjang trase kita kerjakan. ada jembatan, ada terowongan, ada subgrade,&amp;rdquo; ucapnya.
Baca Juga: Perlintasan Jalan dan Kereta 'Dibersihkan' demi Kereta Semicepat
Menurut Chandra, pengerjaan proyek sudah mengalami kemajuan pesat, karena pembangunan sudah tidak lagi dipusatkan di daerah Bandung, melainkan di daerah lainnya.&amp;ldquo;Sudah menyebar, kan di jalan tol kelihatan. sepanjang jalan itu di  kanan trase terlihat. tiangnya sudah naik, ada satu jembatan panjang  keluar tol di buah batu di bandung sudah menyambung istilah kita  continously,&amp;rdquo; jelasnya.
Sementara itu terkait masalah lahna, dirinya menyebut saat ini sudah  hampir rampung hanya ada beberapa titik saja yang nantinya akan  dibebaskan.
&amp;ldquo;Lahan tinggal sedikit lagi. Jadi banyaknya di konsinyasi. Kan itu di  pengadilan. kita menunggu keputusan pengadilan. kalau mereka keberatan  baru naik ke MA, kalau itu kita tidak bisa intervensi,&amp;rdquo; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) membeberkan progres terkini pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Progres proyek kereta cepat pertama di Indonesia mencapai 35%.
Direktur Utama KCIC Chandra Dwiputra , saat ini pengerjaan Kereta Cepat Jakarta-Bandung masih sesuai target. Di mana target penyelesaian pembangunan pada 2021.
Baca Juga: Masinis Kereta Cepat Bakal Berguru Sampai ke Negeri China
&amp;ldquo;Sudah mencapai 35% dan kita targetkan di 2021 selesai. Masih sesuai target,&amp;rdquo; ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis (10/10/2019).

Menurut Chandra, pihaknya sedang melakukan pengerjaan pembangunan jembatan. Tak hanya itu pengeboran juga terus dilakukan yang nantinya akan dijadikan terowongan.
&amp;ldquo;Sepanjang trase kita kerjakan. ada jembatan, ada terowongan, ada subgrade,&amp;rdquo; ucapnya.
Baca Juga: Perlintasan Jalan dan Kereta 'Dibersihkan' demi Kereta Semicepat
Menurut Chandra, pengerjaan proyek sudah mengalami kemajuan pesat, karena pembangunan sudah tidak lagi dipusatkan di daerah Bandung, melainkan di daerah lainnya.&amp;ldquo;Sudah menyebar, kan di jalan tol kelihatan. sepanjang jalan itu di  kanan trase terlihat. tiangnya sudah naik, ada satu jembatan panjang  keluar tol di buah batu di bandung sudah menyambung istilah kita  continously,&amp;rdquo; jelasnya.
Sementara itu terkait masalah lahna, dirinya menyebut saat ini sudah  hampir rampung hanya ada beberapa titik saja yang nantinya akan  dibebaskan.
&amp;ldquo;Lahan tinggal sedikit lagi. Jadi banyaknya di konsinyasi. Kan itu di  pengadilan. kita menunggu keputusan pengadilan. kalau mereka keberatan  baru naik ke MA, kalau itu kita tidak bisa intervensi,&amp;rdquo; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
