<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Janji OPEC Bikin Harga Minyak Meroket</title><description>Harga minyak naik pada perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat pagi WIB) didukung pernyataan bos OPEC.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/11/320/2115538/janji-opec-bikin-harga-minyak-meroket</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/10/11/320/2115538/janji-opec-bikin-harga-minyak-meroket"/><item><title>Janji OPEC Bikin Harga Minyak Meroket</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/11/320/2115538/janji-opec-bikin-harga-minyak-meroket</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/10/11/320/2115538/janji-opec-bikin-harga-minyak-meroket</guid><pubDate>Jum'at 11 Oktober 2019 08:27 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/11/320/2115538/janji-opec-bikin-harga-minyak-meroket-H7u5sVneMd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga Minyak Naik (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/11/320/2115538/janji-opec-bikin-harga-minyak-meroket-H7u5sVneMd.jpg</image><title>Harga Minyak Naik (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description> 
NEW YORK - Harga minyak naik pada perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat pagi WIB) didukung pernyataan pemimpin Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) yang akan mengurangi produksinya untuk menjaga stabilitas pasar minyak.
&amp;nbsp;Baca Juga: Harga Minyak Jatuh Imbas Kekhawatiran Perundingan Dagang AS-China
Melansir Reuters, Jakarta, Jumat (11/10/2019), harga minyak berjangka minyak mentah Brent, LCOc1 naik 78 sen atau 1,3% menjadi USD59,10 per barel. Brent memperpanjang kenaikan USD1 pada hari itu menjadi USD59,32 per barel. Sementara, harga minyak berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS CLc1 naik 96 sen atau 1,8% menjadi USD53,55 per barel.

OPEC dan sekutunya termasuk Rusia akan melakukan pertemuan pada Desember untuk mengambil keputusan. &quot;Keputusan yang akan membuat kita berada di jalur stabilitas tinggi dan berkelanjutan untuk 2020,&quot; kata Sekjen OPEC Mohammad Barkindo.
&amp;nbsp;Secara terpisah, Arab Saudi mengatakan kepada OPEC bahwa produksi  minyak bulanan turun sebesar 660.000 barel per hari pada September  setelah serangan besar terhadap fasilitas energinya, sementara OPEC  menurunkan perkiraan 2020 untuk pertumbuhan pasokan non-OPEC.

&quot;Komentar Barkindo mengingatkan pasar bahwa jika harga minyak tidak  jatuh terlalu dalam karena kekhawatiran permintaan, kita dapat melihat  OPEC dan sekutunya memperpanjang pemotongan produksi mereka sepanjang  mayoritas tahun 2020,&quot; kata analis pasar senior di OANDA New York Edward  Moya.

Selain itu, Presiden Rusia Vladimir Putin berencana untuk membahas  menstabilkan harga minyak dunia ketika dia mengunjungi Arab Saudi pada  Senin untuk melakukan pembicaraan dengan Raja Salman dan Pangeran  Mahkota Mohammed bin Salman.
&amp;nbsp;</description><content:encoded> 
NEW YORK - Harga minyak naik pada perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat pagi WIB) didukung pernyataan pemimpin Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) yang akan mengurangi produksinya untuk menjaga stabilitas pasar minyak.
&amp;nbsp;Baca Juga: Harga Minyak Jatuh Imbas Kekhawatiran Perundingan Dagang AS-China
Melansir Reuters, Jakarta, Jumat (11/10/2019), harga minyak berjangka minyak mentah Brent, LCOc1 naik 78 sen atau 1,3% menjadi USD59,10 per barel. Brent memperpanjang kenaikan USD1 pada hari itu menjadi USD59,32 per barel. Sementara, harga minyak berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS CLc1 naik 96 sen atau 1,8% menjadi USD53,55 per barel.

OPEC dan sekutunya termasuk Rusia akan melakukan pertemuan pada Desember untuk mengambil keputusan. &quot;Keputusan yang akan membuat kita berada di jalur stabilitas tinggi dan berkelanjutan untuk 2020,&quot; kata Sekjen OPEC Mohammad Barkindo.
&amp;nbsp;Secara terpisah, Arab Saudi mengatakan kepada OPEC bahwa produksi  minyak bulanan turun sebesar 660.000 barel per hari pada September  setelah serangan besar terhadap fasilitas energinya, sementara OPEC  menurunkan perkiraan 2020 untuk pertumbuhan pasokan non-OPEC.

&quot;Komentar Barkindo mengingatkan pasar bahwa jika harga minyak tidak  jatuh terlalu dalam karena kekhawatiran permintaan, kita dapat melihat  OPEC dan sekutunya memperpanjang pemotongan produksi mereka sepanjang  mayoritas tahun 2020,&quot; kata analis pasar senior di OANDA New York Edward  Moya.

Selain itu, Presiden Rusia Vladimir Putin berencana untuk membahas  menstabilkan harga minyak dunia ketika dia mengunjungi Arab Saudi pada  Senin untuk melakukan pembicaraan dengan Raja Salman dan Pangeran  Mahkota Mohammed bin Salman.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
