<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bisnis Ice Cream Ikan Nila Butuh Modal Rp500.000, Berapa Untungnya?</title><description>Siapa sangka, ikan yang biasanya dimakan bersama nasi, ternyata bisa dijadikan olahan Ice Cream yang unik dan lezat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/12/320/2116075/bisnis-ice-cream-ikan-nila-butuh-modal-rp500-000-berapa-untungnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/10/12/320/2116075/bisnis-ice-cream-ikan-nila-butuh-modal-rp500-000-berapa-untungnya"/><item><title>Bisnis Ice Cream Ikan Nila Butuh Modal Rp500.000, Berapa Untungnya?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/12/320/2116075/bisnis-ice-cream-ikan-nila-butuh-modal-rp500-000-berapa-untungnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/10/12/320/2116075/bisnis-ice-cream-ikan-nila-butuh-modal-rp500-000-berapa-untungnya</guid><pubDate>Sabtu 12 Oktober 2019 13:36 WIB</pubDate><dc:creator>Maghfira Nursyabila</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/12/320/2116075/bisnis-ice-cream-ikan-nila-butuh-modal-rp500-000-berapa-untungnya-wDxpO2SF4u.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ice Cream Ikan Nila (Foto: Okezone.com/Maghfira)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/12/320/2116075/bisnis-ice-cream-ikan-nila-butuh-modal-rp500-000-berapa-untungnya-wDxpO2SF4u.jpeg</image><title>Ice Cream Ikan Nila (Foto: Okezone.com/Maghfira)</title></images><description>JAKARTA - Siapa sangka, ikan yang biasanya dimakan bersama nasi, ternyata bisa dijadikan olahan Ice Cream yang unik dan lezat. Lima mahasiswa dari Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang, Silvia Indriyani, Novita Rizky Maryani, Rahmayanti, Monika dan Relvin, merupakan kelompok kewirausahaan yang berhasil memproduksi Ice Cream dengan bahan ikan nila yang diberi nama Mirai Food.
Produk yang diketuai oleh Silvia Indriyani ini memiliki keunggulan, yaitu ada di Ikan Nilanya, karena Ikan Nila dinilai kaya akan gizi dan bermanfaat untuk tubuh. Mirai Food dibanderol dengan harga Rp5.000 per cup dengan 5 varian rasa seperti Cokelat susu, Strawberry, Melon, Buah naga dan Pisang dengan tambahan 4 topping seperti Kacang, Keju, Cokelat dan Chocochips.
Baca juga: 6 Pekerjaan yang Bisa Diciptakan Sendiri, dari Makcomblang hingga Food Stylist 
Novita menjelaskan bahwa ide unik ini lahir dari keresahan mereka yang melihat anak-anak gemar mengkonsumsi Ice Cream. Sayangnya, nilai gizi dari Ice Cream tersebut masih minim maka dari itu, mereka menciptakan inovasi ini.
&quot;Kita melihat peluang pasar dari anak-anak yang sangat berminat banyak ke Ice Cream, tapi nilai gizi dari Ice Cream itu masih minim ya, jadi kita menambahkan ikan nila sebagai penambah nilai gizi dari Ice Cream tersebut,&quot; ujar Anggota Kewirausahaan, Novita Rizky saat ditemui di acara Workshop Kewirausahaan Sektor Kelautan dan Perikanan, Jakarta, Sabtu (12/10/2019).

Proses pembuatan Ice Cream Ikan Nila ini cukup sehari, karena proses membersihkan ikan yang tidak membutuhkan waktu lama.
&quot;Proses pembuatannya cukup sehari, karena penyiangan ikannya itu cukup sebentar. Jadi kita blender ikannya sampai halus, kemudian kita masukan ke adonan Ice Cream, seperti susu, tepung Maizena, Air dan Gula. Kemudian kita proses dengan dimasukkan ke Freezer,&quot; Tambahnya.Namun, dalam proses pembuatan Ice Cream unik ini tentunya mereka juga  mengalami hambatan, terutama dalam konsistensi Ice Cream tersebut.  Novita mengaku bahwa adonannya terkadang terlalu cair, jadi adonan  antara Ikan dan bahan Ice Cream jadi tidak tercampur dengan baik.
Novita juga mengatakan bahwa mereka tak perlu modal yang terlalu  besar untuk mendapatkan bahan-bahan dasar untuk membuat Ice Cream ini.  Untuk memulai bisnis ice cream ikan nila, wirausaha muda ini membutuhkan  modal Rp500.000. Jika dihitung-hitung, mahasiswa ini bisa mengantongi  keuntungan dari penjualan ice cream ikan nila sebesar Rp200.000. Belum  ditambah dengan keuntungan lain ketika ada pesanan di acara pernikahan.
Baca Juga: Punya Hobi Berkebun Bisa Jadi Duit? Intip 10 Tips untuk Memulainya
Selain Ice Cream, kelima mahasiswa ini juga sudah berencana akan  membuat inovasi lain dari olahan Ikan, seperti permen. Namun, hal itu  masih dalam wacana karena mereka masih meneliti ikan mana yang memiliki  bau amis paling sedikit untuk diolah menjadi makanan lainnya.
Kelompok kewirausahaan ini juga memanfaatkan media sosial untuk  strategi promosi mereka. Karena mereka menggagap media sosial mampu  mengambil keuntungan yang banyak terutama bagi konsumen yang ingin  menjadi reseller dari produk ini. Mereka berharap produk inovasinya  tidak hanya berkembang dengan produk Ice Cream saja dan berkembang dalam  berbagai jenis makanan yang mampu menambah nilai gizi.
&quot;Harapannya untuk Mirai Food ini, akan berkembang tidak hanya produk  Ice Cream saja, Tapi ada produk-produk lainnya yang bisa menambah nilai  gizi, terutama untuk anak-anak,&quot; jelas Novita.</description><content:encoded>JAKARTA - Siapa sangka, ikan yang biasanya dimakan bersama nasi, ternyata bisa dijadikan olahan Ice Cream yang unik dan lezat. Lima mahasiswa dari Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang, Silvia Indriyani, Novita Rizky Maryani, Rahmayanti, Monika dan Relvin, merupakan kelompok kewirausahaan yang berhasil memproduksi Ice Cream dengan bahan ikan nila yang diberi nama Mirai Food.
Produk yang diketuai oleh Silvia Indriyani ini memiliki keunggulan, yaitu ada di Ikan Nilanya, karena Ikan Nila dinilai kaya akan gizi dan bermanfaat untuk tubuh. Mirai Food dibanderol dengan harga Rp5.000 per cup dengan 5 varian rasa seperti Cokelat susu, Strawberry, Melon, Buah naga dan Pisang dengan tambahan 4 topping seperti Kacang, Keju, Cokelat dan Chocochips.
Baca juga: 6 Pekerjaan yang Bisa Diciptakan Sendiri, dari Makcomblang hingga Food Stylist 
Novita menjelaskan bahwa ide unik ini lahir dari keresahan mereka yang melihat anak-anak gemar mengkonsumsi Ice Cream. Sayangnya, nilai gizi dari Ice Cream tersebut masih minim maka dari itu, mereka menciptakan inovasi ini.
&quot;Kita melihat peluang pasar dari anak-anak yang sangat berminat banyak ke Ice Cream, tapi nilai gizi dari Ice Cream itu masih minim ya, jadi kita menambahkan ikan nila sebagai penambah nilai gizi dari Ice Cream tersebut,&quot; ujar Anggota Kewirausahaan, Novita Rizky saat ditemui di acara Workshop Kewirausahaan Sektor Kelautan dan Perikanan, Jakarta, Sabtu (12/10/2019).

Proses pembuatan Ice Cream Ikan Nila ini cukup sehari, karena proses membersihkan ikan yang tidak membutuhkan waktu lama.
&quot;Proses pembuatannya cukup sehari, karena penyiangan ikannya itu cukup sebentar. Jadi kita blender ikannya sampai halus, kemudian kita masukan ke adonan Ice Cream, seperti susu, tepung Maizena, Air dan Gula. Kemudian kita proses dengan dimasukkan ke Freezer,&quot; Tambahnya.Namun, dalam proses pembuatan Ice Cream unik ini tentunya mereka juga  mengalami hambatan, terutama dalam konsistensi Ice Cream tersebut.  Novita mengaku bahwa adonannya terkadang terlalu cair, jadi adonan  antara Ikan dan bahan Ice Cream jadi tidak tercampur dengan baik.
Novita juga mengatakan bahwa mereka tak perlu modal yang terlalu  besar untuk mendapatkan bahan-bahan dasar untuk membuat Ice Cream ini.  Untuk memulai bisnis ice cream ikan nila, wirausaha muda ini membutuhkan  modal Rp500.000. Jika dihitung-hitung, mahasiswa ini bisa mengantongi  keuntungan dari penjualan ice cream ikan nila sebesar Rp200.000. Belum  ditambah dengan keuntungan lain ketika ada pesanan di acara pernikahan.
Baca Juga: Punya Hobi Berkebun Bisa Jadi Duit? Intip 10 Tips untuk Memulainya
Selain Ice Cream, kelima mahasiswa ini juga sudah berencana akan  membuat inovasi lain dari olahan Ikan, seperti permen. Namun, hal itu  masih dalam wacana karena mereka masih meneliti ikan mana yang memiliki  bau amis paling sedikit untuk diolah menjadi makanan lainnya.
Kelompok kewirausahaan ini juga memanfaatkan media sosial untuk  strategi promosi mereka. Karena mereka menggagap media sosial mampu  mengambil keuntungan yang banyak terutama bagi konsumen yang ingin  menjadi reseller dari produk ini. Mereka berharap produk inovasinya  tidak hanya berkembang dengan produk Ice Cream saja dan berkembang dalam  berbagai jenis makanan yang mampu menambah nilai gizi.
&quot;Harapannya untuk Mirai Food ini, akan berkembang tidak hanya produk  Ice Cream saja, Tapi ada produk-produk lainnya yang bisa menambah nilai  gizi, terutama untuk anak-anak,&quot; jelas Novita.</content:encoded></item></channel></rss>
