<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3 Fakta Bandung Kota Termacet di Indonesia, Kang Emil: Jangan Manja!</title><description>Siapa sangka, Jakarta yang terkenal dengan kemacetannya, kini dikalahkan oleh Bandung.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/12/470/2115680/3-fakta-bandung-kota-termacet-di-indonesia-kang-emil-jangan-manja</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/10/12/470/2115680/3-fakta-bandung-kota-termacet-di-indonesia-kang-emil-jangan-manja"/><item><title>3 Fakta Bandung Kota Termacet di Indonesia, Kang Emil: Jangan Manja!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/12/470/2115680/3-fakta-bandung-kota-termacet-di-indonesia-kang-emil-jangan-manja</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/10/12/470/2115680/3-fakta-bandung-kota-termacet-di-indonesia-kang-emil-jangan-manja</guid><pubDate>Sabtu 12 Oktober 2019 08:20 WIB</pubDate><dc:creator>Maghfira Nursyabila</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/11/470/2115680/3-fakta-bandung-kota-termacet-di-indonesia-kang-emil-jangan-manja-wZNXgPZv2H.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bandung Kota Termacet (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/11/470/2115680/3-fakta-bandung-kota-termacet-di-indonesia-kang-emil-jangan-manja-wZNXgPZv2H.jpg</image><title>Bandung Kota Termacet (Foto: Okezone.com)</title></images><description> 
JAKARTA - Siapa sangka, Jakarta yang terkenal dengan kemacetannya, kini dikalahkan oleh Bandung. Asian Development Bank (ADB) merilis data terbaru soal kota termacet di Indonesia, dan hasilnya menunjukan Bandung yang menjadi kota termacet.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil angkat bicara. Dia mengatakan bahwa untuk mengatasi kemacetan di Bandung pihaknya tengah menyiapkan beberapa kebijakan. Misalnya adalah kebijakan ganjil genap.
&amp;nbsp;Baca Juga: Bandung Juara Macet, Ridwan Kamil Akan Berlakukan Ganjil Genap?
Gubernur yang sering disapa Kang Emil itu meminta warganya untuk tidak manja dengan menggunakan kendaraan pribadi.

 
Okezone merangkum fakta-fakta menarik soal kemacetan di Bandung, Jakarta, Sabtu (12/10/2019):

1. Bukan Jakarta, Bandung Kota Termacet di Indonesia

Asian Development Bank (ADB) merilis data terbaru soal kota termacet di Indonesia. Bukan Jakarta, melainkan ibu kota Jawa Barat, yakni Bandung.

ADB menetapkan Bandung sebagai kota termacet di Indonesia. Di tingkat Asia, Bandung berada di urutan ke-14 kota termacet. Sementara itu, DKI Jakarta berada di urutan ke-17, lalu Surabaya di urutan 20.
&amp;nbsp;Baca Juga: Bandung Jadi Kota Termacet di RI, Kang Emil: Warga Jangan Manja
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, pihaknya tengah melakukan perbaikan moda transportasi publik, meliputi jalur pejalan kaki hingga transportasi massal seperti Bus hingga Kereta Api.

&quot;Transportasi umum lah yang menjadi solusi utama. Namun syaratnya, transportasi umum tersebut harus memiliki kualitas yang baik,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;2. Ridwan Kamil Akan Berlakukan Ganjil Genap

Bandung jadi kota termacet RI mengalahkan DKI Jakarta berdasarkan  survei terbaru Asian Development Bank (ADB). Di tingkat Asia, Bandung  berada di urutan ke-14 kota termacet berada di atas DKI Jakarta yang  berada di urutan ke-17, lalu Surabaya di urutan 20.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan,  untuk mengatasi kemacetan di Bandung pihaknya tengah menyiapkan  beberapa kebijakan. Misalnya adalah kebijakan ganjil genap.

Menurut pria yang kerap disapa Emil, kebijakan ganjil genap ini bisa  menjadi salah satu kebijakan andalan untuk mengurangi kemacetan di  Bandung. Apalagi, kebijakan ini sudah terbukti dan teruji mengurangi  kemacetan di Jakarta.
&amp;nbsp;3. Bandung Jadi Kota Termacet di RI, Kang Emil: Warga Jangan Manja
 
&amp;nbsp;
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil buka suara terkait berita tentang   Kota Bandung yang menjadi kota termacet di RI. Dinobatkannya Bandung   sebagai kota termacet baru-baru ini berdasarkan survei terbaru Asian   Development Bank (ADB).

Ridwan Kamil meminta warganya untuk tidak manja dengan menggunakan   kendaraan pribadi. Apalagi jika jarak tempuh relatif dekat dan ada   transportasi umum, sebaiknya warga Jawa Barat khususnya Bandung untuk   menggunakan transportasi massal.

Saat ini juga lanjut Ridwan Kamil, pihaknya tengah melakukan   perbaikan moda transportasi publik. Bahkan perbaikan tak hanya di   Bandung melainkan di daerah-daerah lainnya di Jawa Barat.

Hal ini dilakukan dengan harapan daerah-daerah lain di Jawa Barat   tidak bernasib sama seperti Bandung. Beberapa perbaikan meliputi jalur   pejalan kaki hingga transportasi massal seperti Bus hingga Kereta Api.
</description><content:encoded> 
JAKARTA - Siapa sangka, Jakarta yang terkenal dengan kemacetannya, kini dikalahkan oleh Bandung. Asian Development Bank (ADB) merilis data terbaru soal kota termacet di Indonesia, dan hasilnya menunjukan Bandung yang menjadi kota termacet.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil angkat bicara. Dia mengatakan bahwa untuk mengatasi kemacetan di Bandung pihaknya tengah menyiapkan beberapa kebijakan. Misalnya adalah kebijakan ganjil genap.
&amp;nbsp;Baca Juga: Bandung Juara Macet, Ridwan Kamil Akan Berlakukan Ganjil Genap?
Gubernur yang sering disapa Kang Emil itu meminta warganya untuk tidak manja dengan menggunakan kendaraan pribadi.

 
Okezone merangkum fakta-fakta menarik soal kemacetan di Bandung, Jakarta, Sabtu (12/10/2019):

1. Bukan Jakarta, Bandung Kota Termacet di Indonesia

Asian Development Bank (ADB) merilis data terbaru soal kota termacet di Indonesia. Bukan Jakarta, melainkan ibu kota Jawa Barat, yakni Bandung.

ADB menetapkan Bandung sebagai kota termacet di Indonesia. Di tingkat Asia, Bandung berada di urutan ke-14 kota termacet. Sementara itu, DKI Jakarta berada di urutan ke-17, lalu Surabaya di urutan 20.
&amp;nbsp;Baca Juga: Bandung Jadi Kota Termacet di RI, Kang Emil: Warga Jangan Manja
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, pihaknya tengah melakukan perbaikan moda transportasi publik, meliputi jalur pejalan kaki hingga transportasi massal seperti Bus hingga Kereta Api.

&quot;Transportasi umum lah yang menjadi solusi utama. Namun syaratnya, transportasi umum tersebut harus memiliki kualitas yang baik,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;2. Ridwan Kamil Akan Berlakukan Ganjil Genap

Bandung jadi kota termacet RI mengalahkan DKI Jakarta berdasarkan  survei terbaru Asian Development Bank (ADB). Di tingkat Asia, Bandung  berada di urutan ke-14 kota termacet berada di atas DKI Jakarta yang  berada di urutan ke-17, lalu Surabaya di urutan 20.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan,  untuk mengatasi kemacetan di Bandung pihaknya tengah menyiapkan  beberapa kebijakan. Misalnya adalah kebijakan ganjil genap.

Menurut pria yang kerap disapa Emil, kebijakan ganjil genap ini bisa  menjadi salah satu kebijakan andalan untuk mengurangi kemacetan di  Bandung. Apalagi, kebijakan ini sudah terbukti dan teruji mengurangi  kemacetan di Jakarta.
&amp;nbsp;3. Bandung Jadi Kota Termacet di RI, Kang Emil: Warga Jangan Manja
 
&amp;nbsp;
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil buka suara terkait berita tentang   Kota Bandung yang menjadi kota termacet di RI. Dinobatkannya Bandung   sebagai kota termacet baru-baru ini berdasarkan survei terbaru Asian   Development Bank (ADB).

Ridwan Kamil meminta warganya untuk tidak manja dengan menggunakan   kendaraan pribadi. Apalagi jika jarak tempuh relatif dekat dan ada   transportasi umum, sebaiknya warga Jawa Barat khususnya Bandung untuk   menggunakan transportasi massal.

Saat ini juga lanjut Ridwan Kamil, pihaknya tengah melakukan   perbaikan moda transportasi publik. Bahkan perbaikan tak hanya di   Bandung melainkan di daerah-daerah lainnya di Jawa Barat.

Hal ini dilakukan dengan harapan daerah-daerah lain di Jawa Barat   tidak bernasib sama seperti Bandung. Beberapa perbaikan meliputi jalur   pejalan kaki hingga transportasi massal seperti Bus hingga Kereta Api.
</content:encoded></item></channel></rss>
