<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Disubsidi, Tarif LRT Jabodebek Jauh Dekat Rp12.000</title><description>Kereta Light Rail Transit (LRT) Jabodebek akan mulai full beroperasi pada November 2021.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/13/320/2116380/disubsidi-tarif-lrt-jabodebek-jauh-dekat-rp12-000</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/10/13/320/2116380/disubsidi-tarif-lrt-jabodebek-jauh-dekat-rp12-000"/><item><title>   Disubsidi, Tarif LRT Jabodebek Jauh Dekat Rp12.000</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/13/320/2116380/disubsidi-tarif-lrt-jabodebek-jauh-dekat-rp12-000</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/10/13/320/2116380/disubsidi-tarif-lrt-jabodebek-jauh-dekat-rp12-000</guid><pubDate>Minggu 13 Oktober 2019 17:37 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/13/320/2116380/disubsidi-tarif-lrt-jabodebek-jauh-dekat-rp12-000-UpJrQg1eDJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kereta LRT Jabodebek (Foto: Okezone.com/Giri)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/13/320/2116380/disubsidi-tarif-lrt-jabodebek-jauh-dekat-rp12-000-UpJrQg1eDJ.jpg</image><title>Kereta LRT Jabodebek (Foto: Okezone.com/Giri)</title></images><description>JAKARTA - Kereta Light Rail Transit (LRT) Jabodebek akan mulai full beroperasi pada November 2021. Nantinya sebagai tahap awal LRT Jabodebek akan dioperasikan dari Cibubur hingga Dukuh Atas terlebih dahulu setelah itu dilanjutkan hingga ke Bekasi.
&amp;nbsp;Baca Juga: Intip Teknologi LRT Jabodebek yang Lebih Canggih dari MRT
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, adapun tarifnya, nantinya diperkirakan tarif LRT dari Cibubur hingga Cawang sebesar Rp12.000. Tarif tersebut sudah termasuk subsidi yang diberikan pemerintah sebesar 50% karena seharusnya tarif LRT itu adalah sebesar Rp25.000.

&quot;Perkiraan Rp12.000. Sudah subsidi karena harga komersialnya Rp25.000,&quot; ujarnya saat ditemui di Stasiun Harjamukti, Cibubur, Jakarta, Minggu (13/10/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Beroperasi Oktober, Berapa Harga Tiket LRT Cawang-Cibubur?
Nantinya lanjut Budi, tarif sebesar Rp12.000 itu akan berlaku flat alias jauh dekat harganya sama. Jika nantinya ada beberapa perubahan mengenai mekanismenya akan dirapatkan dan dibahas lagi oleh beberapa pihak yang terkait.

Termasuk juga bilamana ada perubahan harga, tentunya pihaknya akan melakukan kajian terlebih dahulu sesuai dengan tingkat keekonomian daerah tersebut. Termasuk juga kemungkinan adanya tambahan-tambahan subsidi yang diberikan oleh pemerintah.

&quot;Bisa ada perubahan tapi sementara segitu harganya,&quot; katanya.
&amp;nbsp;Sebelum menetapkan tarif lanjut Budi, saaat ini pengerjaan proyek LRT  Jabodebek terus dipercepat. Hingga 4 Oktober 2019, pembangunan  prasarana LRT Jabodebek mencapai 66,13%.

Adapun rinciannya adalah pembangunan prasarana LRT Jabodebek Tahap I  sampai dengan 4 Oktober 2019, telah mencapai 66,13%. Rincian progres  pada setiap lintas pelayanannya sebagai berikut: Lintas Pelayanan  1-Cawang-Cibubur  sebesar  85,7%.

Sementara Lintas Pelayanan 2-Cawang-Kuningan-Dukuh Atas sudah  mencapai 56,1 %. Sedangkan Lintas Pelayanan 3-Cawang-Bekasi Timur sudah  mencapai 59,5%
&amp;nbsp;Selain itu, nantinya juga kereta LRT akan didatangkan lagi dari   pabrik Inka di Banyuwangi secara bertahap. Total akan ada 31 kereta LRT   yang akan didatangkan hingga akhir tahun 2019.

&quot;Kita akan lakukan penyelesaian tes sarana dan tes konstruksi secara   bersamaan. Diharapkan kegiatan operasionalnya mulai tahun 2021,&quot;   ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menko Bidang Kemaritiman mengatakan   nantinya LRT ini akan bisa mengangkat 1.500 orang. Dirinya meyakini,   kereta LRT ini bisa mengurangi kemacetan dari Cibubur menuju Jakarta   ataupun Bekasi.

&quot; Satu gerbong 250 orang, 6 rangkaian 1.500 orang (sekali angkut).   Headway 3 menit karena moving block. Jadi dia otomatis sensornya. Jadi   perkecil kemungkinan insiden,&quot; katanya.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Kereta Light Rail Transit (LRT) Jabodebek akan mulai full beroperasi pada November 2021. Nantinya sebagai tahap awal LRT Jabodebek akan dioperasikan dari Cibubur hingga Dukuh Atas terlebih dahulu setelah itu dilanjutkan hingga ke Bekasi.
&amp;nbsp;Baca Juga: Intip Teknologi LRT Jabodebek yang Lebih Canggih dari MRT
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, adapun tarifnya, nantinya diperkirakan tarif LRT dari Cibubur hingga Cawang sebesar Rp12.000. Tarif tersebut sudah termasuk subsidi yang diberikan pemerintah sebesar 50% karena seharusnya tarif LRT itu adalah sebesar Rp25.000.

&quot;Perkiraan Rp12.000. Sudah subsidi karena harga komersialnya Rp25.000,&quot; ujarnya saat ditemui di Stasiun Harjamukti, Cibubur, Jakarta, Minggu (13/10/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Beroperasi Oktober, Berapa Harga Tiket LRT Cawang-Cibubur?
Nantinya lanjut Budi, tarif sebesar Rp12.000 itu akan berlaku flat alias jauh dekat harganya sama. Jika nantinya ada beberapa perubahan mengenai mekanismenya akan dirapatkan dan dibahas lagi oleh beberapa pihak yang terkait.

Termasuk juga bilamana ada perubahan harga, tentunya pihaknya akan melakukan kajian terlebih dahulu sesuai dengan tingkat keekonomian daerah tersebut. Termasuk juga kemungkinan adanya tambahan-tambahan subsidi yang diberikan oleh pemerintah.

&quot;Bisa ada perubahan tapi sementara segitu harganya,&quot; katanya.
&amp;nbsp;Sebelum menetapkan tarif lanjut Budi, saaat ini pengerjaan proyek LRT  Jabodebek terus dipercepat. Hingga 4 Oktober 2019, pembangunan  prasarana LRT Jabodebek mencapai 66,13%.

Adapun rinciannya adalah pembangunan prasarana LRT Jabodebek Tahap I  sampai dengan 4 Oktober 2019, telah mencapai 66,13%. Rincian progres  pada setiap lintas pelayanannya sebagai berikut: Lintas Pelayanan  1-Cawang-Cibubur  sebesar  85,7%.

Sementara Lintas Pelayanan 2-Cawang-Kuningan-Dukuh Atas sudah  mencapai 56,1 %. Sedangkan Lintas Pelayanan 3-Cawang-Bekasi Timur sudah  mencapai 59,5%
&amp;nbsp;Selain itu, nantinya juga kereta LRT akan didatangkan lagi dari   pabrik Inka di Banyuwangi secara bertahap. Total akan ada 31 kereta LRT   yang akan didatangkan hingga akhir tahun 2019.

&quot;Kita akan lakukan penyelesaian tes sarana dan tes konstruksi secara   bersamaan. Diharapkan kegiatan operasionalnya mulai tahun 2021,&quot;   ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menko Bidang Kemaritiman mengatakan   nantinya LRT ini akan bisa mengangkat 1.500 orang. Dirinya meyakini,   kereta LRT ini bisa mengurangi kemacetan dari Cibubur menuju Jakarta   ataupun Bekasi.

&quot; Satu gerbong 250 orang, 6 rangkaian 1.500 orang (sekali angkut).   Headway 3 menit karena moving block. Jadi dia otomatis sensornya. Jadi   perkecil kemungkinan insiden,&quot; katanya.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
