<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Sudah Naik Rel, Uji Coba LRT Jabodebek Mulai 18 Oktober</title><description>Kereta Light Rail Transit (LRT) Jabodebek sudah diangkat dan berdiri kokoh di atas rel.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/13/320/2116385/sudah-naik-rel-uji-coba-lrt-jabodebek-mulai-18-oktober</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/10/13/320/2116385/sudah-naik-rel-uji-coba-lrt-jabodebek-mulai-18-oktober"/><item><title>   Sudah Naik Rel, Uji Coba LRT Jabodebek Mulai 18 Oktober</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/13/320/2116385/sudah-naik-rel-uji-coba-lrt-jabodebek-mulai-18-oktober</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/10/13/320/2116385/sudah-naik-rel-uji-coba-lrt-jabodebek-mulai-18-oktober</guid><pubDate>Minggu 13 Oktober 2019 20:19 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/13/320/2116385/sudah-naik-rel-uji-coba-lrt-jabodebek-mulai-18-oktober-c5CATL39Nc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kereta LRT Jabodebek (Foto: Okezone.com/Giri)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/13/320/2116385/sudah-naik-rel-uji-coba-lrt-jabodebek-mulai-18-oktober-c5CATL39Nc.jpg</image><title>Kereta LRT Jabodebek (Foto: Okezone.com/Giri)</title></images><description>JAKARTA - Kereta Light Rail Transit (LRT) Jabodebek sudah diangkat dan berdiri kokoh di atas rel. Sebanyak satu rangkaian (trainset) yang terdiri dari 6 kereta (car) diangkat ke atas rel menggunakan gantry crane.
&amp;nbsp;Baca Juga: LRT Jabodebek Diperpanjang hingga Bogor, Investasinya Lebih Hemat 50%
Menteri Kooridnator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, setelah dikirim nantinya kereta LRT Jabodebek ini akan dilakukan uji dinamis pada 18 Oktober. Uji dinamis ini terdiri dari beberapa item tes yang meliputi traction system test, low speed test, high speed test, traction performance test, dan Passenger Information Display (PID) system test.

&quot;Tapi saya lihat tadi, seperti buatan yang maju sekali ya. Nanti kita lihat bagaimana tesnya dimulai tanggal 18 Oktober 2019 ini, dari Cibubur sampai ke Cawang,&quot; ujarnya saat ditemui di Stasiun Harjamukti, Cibubur, Jakarta, Minggu (13/10/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Disubsidi, Tarif LRT Jabodebek Jauh Dekat Rp12.000
Selama uji coba dinamis ini nantinya, kereta LRT Jabodebek akan mondar-mandir dari Cibubur menuju Cawang setiap harinya. Uji coba ini akan dilakukan selama satu bulan.
&amp;nbsp;Namun selama sebulan, kereta LRT Jabodebek akan mondar-mandir tanpa  penumpang. Selain itu, selama uji coba ini nantinya, kereta LRT masih  akan dioperasikan oleh seorang masinis terlebih dahulu.

&quot;Iya nanti kita siapkan yang lain. Karena ini 1 tahun (uji coba)  sebagaimana pengalaman di Palembang. Mungkin ini bisa lebih cepat  sedikit. Kita lihat nanti,&quot; katanya.

Sambil melakukan uji coba, nantinya kereta LRT juga akan didatangkan  lagi dari pabrik PT Inka (Persero) di Banyuwangi. Sampai akhir 2019,  diperkirakan akan ada 31 rangkaian kereta (train set) yang akan  didatangkan dari pabrik Inka.

&quot;Tahap pertama ini 1 bulan dulu berarti sampai 18 November, bertahap  kan. Kita kan ada 31 trainset, dan kita juga ada uji sarana dan  prasarananya,&quot; ucapnya.
&amp;nbsp;Sementara itu, Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian   Perhubungan Zulfikri mengatakan, ada beberapa tahap uji coba sebelum   akhirnya kereta LRT ini bisa beroperasi secara full. Pertama adalah   kereta dilakukan uji sistem dan biasanya dilakukan di pabrik kereta.   Setelah sampai baru dilakukan uji dinamis dari Cawang hingga Cibubur.

&quot;Awal ini uji sistem dulu baik yang pertama kereta uji dinamis, kan   baru diuji statis di pabrikan. Setelah itu uji dinamis,&quot; ucapnya.

Setelah uji dinamis, maka langkah selanjutnya adalah melakukan uji   integrasi. Setelah itu dilakukan uji publik yang mempersilahkan   masyarakat untuk menaiki kereta LRT ini secara gratis.

&quot;Setelah itu uji integrasi. karena nanti ada interaksi dengan track.   Beberapa bulan ini uji dinamis dari treknya dulu. Kalau 5 kilometer  (km)  nanti balik lagi,&quot; katanya.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Kereta Light Rail Transit (LRT) Jabodebek sudah diangkat dan berdiri kokoh di atas rel. Sebanyak satu rangkaian (trainset) yang terdiri dari 6 kereta (car) diangkat ke atas rel menggunakan gantry crane.
&amp;nbsp;Baca Juga: LRT Jabodebek Diperpanjang hingga Bogor, Investasinya Lebih Hemat 50%
Menteri Kooridnator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, setelah dikirim nantinya kereta LRT Jabodebek ini akan dilakukan uji dinamis pada 18 Oktober. Uji dinamis ini terdiri dari beberapa item tes yang meliputi traction system test, low speed test, high speed test, traction performance test, dan Passenger Information Display (PID) system test.

&quot;Tapi saya lihat tadi, seperti buatan yang maju sekali ya. Nanti kita lihat bagaimana tesnya dimulai tanggal 18 Oktober 2019 ini, dari Cibubur sampai ke Cawang,&quot; ujarnya saat ditemui di Stasiun Harjamukti, Cibubur, Jakarta, Minggu (13/10/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Disubsidi, Tarif LRT Jabodebek Jauh Dekat Rp12.000
Selama uji coba dinamis ini nantinya, kereta LRT Jabodebek akan mondar-mandir dari Cibubur menuju Cawang setiap harinya. Uji coba ini akan dilakukan selama satu bulan.
&amp;nbsp;Namun selama sebulan, kereta LRT Jabodebek akan mondar-mandir tanpa  penumpang. Selain itu, selama uji coba ini nantinya, kereta LRT masih  akan dioperasikan oleh seorang masinis terlebih dahulu.

&quot;Iya nanti kita siapkan yang lain. Karena ini 1 tahun (uji coba)  sebagaimana pengalaman di Palembang. Mungkin ini bisa lebih cepat  sedikit. Kita lihat nanti,&quot; katanya.

Sambil melakukan uji coba, nantinya kereta LRT juga akan didatangkan  lagi dari pabrik PT Inka (Persero) di Banyuwangi. Sampai akhir 2019,  diperkirakan akan ada 31 rangkaian kereta (train set) yang akan  didatangkan dari pabrik Inka.

&quot;Tahap pertama ini 1 bulan dulu berarti sampai 18 November, bertahap  kan. Kita kan ada 31 trainset, dan kita juga ada uji sarana dan  prasarananya,&quot; ucapnya.
&amp;nbsp;Sementara itu, Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian   Perhubungan Zulfikri mengatakan, ada beberapa tahap uji coba sebelum   akhirnya kereta LRT ini bisa beroperasi secara full. Pertama adalah   kereta dilakukan uji sistem dan biasanya dilakukan di pabrik kereta.   Setelah sampai baru dilakukan uji dinamis dari Cawang hingga Cibubur.

&quot;Awal ini uji sistem dulu baik yang pertama kereta uji dinamis, kan   baru diuji statis di pabrikan. Setelah itu uji dinamis,&quot; ucapnya.

Setelah uji dinamis, maka langkah selanjutnya adalah melakukan uji   integrasi. Setelah itu dilakukan uji publik yang mempersilahkan   masyarakat untuk menaiki kereta LRT ini secara gratis.

&quot;Setelah itu uji integrasi. karena nanti ada interaksi dengan track.   Beberapa bulan ini uji dinamis dari treknya dulu. Kalau 5 kilometer  (km)  nanti balik lagi,&quot; katanya.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
