<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bank Jatim Cetak Laba Bersih Rp1,14 Triliun pada Kuartal III-2019</title><description>Bank Jatim mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,14 triliun pada kuartal III-2019.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/16/278/2117863/bank-jatim-cetak-laba-bersih-rp1-14-triliun-pada-kuartal-iii-2019</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/10/16/278/2117863/bank-jatim-cetak-laba-bersih-rp1-14-triliun-pada-kuartal-iii-2019"/><item><title>Bank Jatim Cetak Laba Bersih Rp1,14 Triliun pada Kuartal III-2019</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/16/278/2117863/bank-jatim-cetak-laba-bersih-rp1-14-triliun-pada-kuartal-iii-2019</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/10/16/278/2117863/bank-jatim-cetak-laba-bersih-rp1-14-triliun-pada-kuartal-iii-2019</guid><pubDate>Rabu 16 Oktober 2019 19:44 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/16/278/2117863/bank-jatim-cetak-laba-bersih-rp1-14-triliun-pada-kuartal-iii-2019-9cCuOSNTkL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bank Jatim Catat Laba Bersih Rp1,14 Triliun (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/16/278/2117863/bank-jatim-cetak-laba-bersih-rp1-14-triliun-pada-kuartal-iii-2019-9cCuOSNTkL.jpg</image><title>Bank Jatim Catat Laba Bersih Rp1,14 Triliun (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,14 triliun pada kuartal III-2019. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 7,61% secara tahunan (year on year/yoy).
&amp;nbsp;Baca Juga: Bank Jatim Cetak Laba Rp816 Miliar pada Semester I-2019
Direktur Keuangan Bank Jatim Ferdian Timur mengatakan, laba bersih selam kuartal III ini ditopang oleh penyaluran kredit yang moncer. Hingga kuartal  III-2019, penyaluran kredit mencapai Rp37,73 triliun atau tumbuh 14,07% secara tahunan.

Kredit di sektor konsumsi menjadi penyumbang tertinggi penyaluran pinjaman secara keseluruhan. Adapun penyaluran kredit konsumsi mencapai Rp22,86 triliun atau tumbuh 8,71%.
&amp;nbsp;Baca Juga: Belum Dapat Restu OJK, Spin Off Bank Jatim Ditargetkan Rampung Akhir Tahun
Sedangkan pertumbuhan paling tinggi didapat dari sektor komersial sebesar Rp9,11 triliun. Angka ini mengalami pertumbuhahn sebesar 28,7% yoy

&amp;ldquo;Pertumbuhan tinggi tersebut didongkrak dari pertumbuhan kredit sindikasi yang signifikan sebesar 194,2%,&amp;rdquo; ujarnya dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (16/10/2019).
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/01/18/55421/280681_medium.jpg&quot; alt=&quot;Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Menguat 14 Poin&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;Bank Jatim juga mampu meningkatkan dana pihak ketiga (DPK) yang  dikelola hingga 15,84% yoy menjadi Rp61,21 triliun. Pertumbuhan DPK ini  ditopang keberadaan simpanan dalam bentuk giro yang tumbuh 22,81% atau  Rp23,56 triliun, tabungan 12,38% atau Rp18,29 triliun dan deposito  11,35% atau Rp19,35 triliun.

Pencapaian DPK tersebut diperkuat dengan rasio dana murah atau  current account saving account (CASA) yang masih terjaga di angka  66,54%. Sebagai gambaran, selama lebih 15 tahun, CASA rasio Bank Jatim  berada di atas 65%.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/01/18/55421/280682_medium.jpg&quot; alt=&quot;Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Menguat 14 Poin&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Sementara komposisi rasio keuangan periode September 2019 antara lain  Return on Equity (ROE) sebesar 19,98%, Net Interest Margin (NIM)  sebesar 6,20%, dan return on assset (ROA) 3,18%. Sedangkan Biaya  Operasional dibanding Pendapatan Operasional (BOPO) masih tetap terjaga  di 66,54%. Sedangkan aset Bank Jatim tercatat Rp 72,13 triliun atau  tumbuh 13,72%.

&amp;ldquo;NPL (non performing loan) alias kredit bermasalah Bank Jatim dari  sebelumnya di Juni 3,12% saat ini juga sudah di 2,89% atau di bawah 3%  sesuai target. Pada sisa 3 bulan ke depan harapan kami kinerja bisa di  maintenance dan aset bisa ditingkatkan jadi peringkat kedua kembali.  Sehingga 5 tahun ke depan bisa di posisi pertama,&amp;rdquo; katanya.
</description><content:encoded>JAKARTA - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,14 triliun pada kuartal III-2019. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 7,61% secara tahunan (year on year/yoy).
&amp;nbsp;Baca Juga: Bank Jatim Cetak Laba Rp816 Miliar pada Semester I-2019
Direktur Keuangan Bank Jatim Ferdian Timur mengatakan, laba bersih selam kuartal III ini ditopang oleh penyaluran kredit yang moncer. Hingga kuartal  III-2019, penyaluran kredit mencapai Rp37,73 triliun atau tumbuh 14,07% secara tahunan.

Kredit di sektor konsumsi menjadi penyumbang tertinggi penyaluran pinjaman secara keseluruhan. Adapun penyaluran kredit konsumsi mencapai Rp22,86 triliun atau tumbuh 8,71%.
&amp;nbsp;Baca Juga: Belum Dapat Restu OJK, Spin Off Bank Jatim Ditargetkan Rampung Akhir Tahun
Sedangkan pertumbuhan paling tinggi didapat dari sektor komersial sebesar Rp9,11 triliun. Angka ini mengalami pertumbuhahn sebesar 28,7% yoy

&amp;ldquo;Pertumbuhan tinggi tersebut didongkrak dari pertumbuhan kredit sindikasi yang signifikan sebesar 194,2%,&amp;rdquo; ujarnya dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (16/10/2019).
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/01/18/55421/280681_medium.jpg&quot; alt=&quot;Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Menguat 14 Poin&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;Bank Jatim juga mampu meningkatkan dana pihak ketiga (DPK) yang  dikelola hingga 15,84% yoy menjadi Rp61,21 triliun. Pertumbuhan DPK ini  ditopang keberadaan simpanan dalam bentuk giro yang tumbuh 22,81% atau  Rp23,56 triliun, tabungan 12,38% atau Rp18,29 triliun dan deposito  11,35% atau Rp19,35 triliun.

Pencapaian DPK tersebut diperkuat dengan rasio dana murah atau  current account saving account (CASA) yang masih terjaga di angka  66,54%. Sebagai gambaran, selama lebih 15 tahun, CASA rasio Bank Jatim  berada di atas 65%.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/01/18/55421/280682_medium.jpg&quot; alt=&quot;Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Menguat 14 Poin&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Sementara komposisi rasio keuangan periode September 2019 antara lain  Return on Equity (ROE) sebesar 19,98%, Net Interest Margin (NIM)  sebesar 6,20%, dan return on assset (ROA) 3,18%. Sedangkan Biaya  Operasional dibanding Pendapatan Operasional (BOPO) masih tetap terjaga  di 66,54%. Sedangkan aset Bank Jatim tercatat Rp 72,13 triliun atau  tumbuh 13,72%.

&amp;ldquo;NPL (non performing loan) alias kredit bermasalah Bank Jatim dari  sebelumnya di Juni 3,12% saat ini juga sudah di 2,89% atau di bawah 3%  sesuai target. Pada sisa 3 bulan ke depan harapan kami kinerja bisa di  maintenance dan aset bisa ditingkatkan jadi peringkat kedua kembali.  Sehingga 5 tahun ke depan bisa di posisi pertama,&amp;rdquo; katanya.
</content:encoded></item></channel></rss>
