<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Target KUR Sektor Produksi Sulit Tercapai, Ini yang Harus Dilakukan</title><description>Kementerian Koordinator Perekonomian menargetkan penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) untuk sektor produksi sebesar 60%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/16/320/2117613/target-kur-sektor-produksi-sulit-tercapai-ini-yang-harus-dilakukan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/10/16/320/2117613/target-kur-sektor-produksi-sulit-tercapai-ini-yang-harus-dilakukan"/><item><title>Target KUR Sektor Produksi Sulit Tercapai, Ini yang Harus Dilakukan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/16/320/2117613/target-kur-sektor-produksi-sulit-tercapai-ini-yang-harus-dilakukan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/10/16/320/2117613/target-kur-sektor-produksi-sulit-tercapai-ini-yang-harus-dilakukan</guid><pubDate>Rabu 16 Oktober 2019 12:35 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/16/320/2117613/target-kur-sektor-produksi-sulit-tercapai-ini-yang-harus-dilakukan-3pzPHNJzlN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Perekonomian Darmin Nasution (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/16/320/2117613/target-kur-sektor-produksi-sulit-tercapai-ini-yang-harus-dilakukan-3pzPHNJzlN.jpg</image><title>Menko Perekonomian Darmin Nasution (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Koordinator Perekonomian menargetkan penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) untuk sektor produksi sebesar 60% dari total yang bakal disalurkan sebesar Rp140 triliun tahun ini.

&quot;Tahun ini sektor produksi itu 60%, sisanya untuk kegiatan perdagangan dan sebagainya. Tapi saya melihat mulai tak tercapai 60%,&quot; ujar Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution di Gedung Smesco, Jakarta, Rabu (16/10/2019).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Kredit Usaha untuk TKI Biang Kerok Kredit Macet 
Menurut dia, permasalahan yang menyebabkan target tersebut sulit tercapai karena mereka bekerja secara individu. Itu menyebabkan perbankan yang menyalurkan kredit tidak terlalu bersemangat.
&amp;nbsp;
&quot;Jadi, kalau sendiri-sendiri banknya biasanya tidak terlalu semangat. Dibandingkan dia ngurus 1 kelompok 100 orang yang menerima KUR itu, buat dia lebih semangat dia mengurusnya,&quot; ungkap dia.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Jelang Akhir Jabatan, Menko Darmin Beri Modal Pemberdayaan Perempuan
Dia menambahkan apabila pelaku usaha ini bekerja secara berkelompok atau membentuk klaster. Maka akan lebih mudah mendapatkan penyaluran kredit dari perbankan.

&quot;Kita memang harus mendorong lahirnya klaster atau kelompok kegiatan UMKM. Itu dia tantangannya,&quot; pungkas dia.
Sebelumnya, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan  Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir menyebut, hingga Agustus 2019,  penyaluran KUR sudah mencapai Rp102 triliun, dari target Rp140 triliun.

&quot;Realisasi penyaluran KUR pada periode 1 Januari sampai dengan 31  Agustus 2019 adalah Rp102 triliun dan diberikan kepada 3,6 juta  debitur,&quot; pungkas dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Koordinator Perekonomian menargetkan penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) untuk sektor produksi sebesar 60% dari total yang bakal disalurkan sebesar Rp140 triliun tahun ini.

&quot;Tahun ini sektor produksi itu 60%, sisanya untuk kegiatan perdagangan dan sebagainya. Tapi saya melihat mulai tak tercapai 60%,&quot; ujar Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution di Gedung Smesco, Jakarta, Rabu (16/10/2019).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Kredit Usaha untuk TKI Biang Kerok Kredit Macet 
Menurut dia, permasalahan yang menyebabkan target tersebut sulit tercapai karena mereka bekerja secara individu. Itu menyebabkan perbankan yang menyalurkan kredit tidak terlalu bersemangat.
&amp;nbsp;
&quot;Jadi, kalau sendiri-sendiri banknya biasanya tidak terlalu semangat. Dibandingkan dia ngurus 1 kelompok 100 orang yang menerima KUR itu, buat dia lebih semangat dia mengurusnya,&quot; ungkap dia.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Jelang Akhir Jabatan, Menko Darmin Beri Modal Pemberdayaan Perempuan
Dia menambahkan apabila pelaku usaha ini bekerja secara berkelompok atau membentuk klaster. Maka akan lebih mudah mendapatkan penyaluran kredit dari perbankan.

&quot;Kita memang harus mendorong lahirnya klaster atau kelompok kegiatan UMKM. Itu dia tantangannya,&quot; pungkas dia.
Sebelumnya, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan  Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir menyebut, hingga Agustus 2019,  penyaluran KUR sudah mencapai Rp102 triliun, dari target Rp140 triliun.

&quot;Realisasi penyaluran KUR pada periode 1 Januari sampai dengan 31  Agustus 2019 adalah Rp102 triliun dan diberikan kepada 3,6 juta  debitur,&quot; pungkas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
