<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Di Akhir Masa Jabatan, Mendag Beberkan Tugas Berat dari Jokowi   </title><description>Ada tiga mandat Kemendag, pertama menjaga kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/16/320/2117776/di-akhir-masa-jabatan-mendag-beberkan-tugas-berat-dari-jokowi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/10/16/320/2117776/di-akhir-masa-jabatan-mendag-beberkan-tugas-berat-dari-jokowi"/><item><title>Di Akhir Masa Jabatan, Mendag Beberkan Tugas Berat dari Jokowi   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/16/320/2117776/di-akhir-masa-jabatan-mendag-beberkan-tugas-berat-dari-jokowi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/10/16/320/2117776/di-akhir-masa-jabatan-mendag-beberkan-tugas-berat-dari-jokowi</guid><pubDate>Rabu 16 Oktober 2019 17:19 WIB</pubDate><dc:creator>Adhyasta Dirgantara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/16/320/2117776/di-akhir-masa-jabatan-mendag-beberkan-tugas-berat-dari-jokowi-oRP5yxMtuG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/16/320/2117776/di-akhir-masa-jabatan-mendag-beberkan-tugas-berat-dari-jokowi-oRP5yxMtuG.jpg</image><title>Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>TANGERANG - Di akhir masa jabatnya sebagai seorang Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita menjelaskan apa saja mandat-mandat yang ditugaskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Kementerian Perdagangan. Ada tiga mandat, pertama menjaga kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok.
Baca Juga: Bicara Perdagangan, Wapres JK: Tak Ada Negara yang Bisa Berdiri Sendiri
&amp;ldquo;Kemudian kami diberikan mandat kedua membangun dan merevitalisasi pasar rakyat, ketiga meningkatkan ekspor dan  menjaga neraca perdagangan,&quot; sebut Mendag Enggartiasto di Indonesia Convention Exhibition BSD, Rabu (16/10/2019).
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/03/16/48249/245913_medium.jpg&quot; alt=&quot;Mendag Enggartiasto Lukita Ingat 3 Tugas dari Presiden Jokowi&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Untuk mandat pertama, Kemendag terbilang sukses dengan menjaga inflasi di di kisaran 3%. Di mana target dari Bank Indonesia (BI) sebesar 3,5%. Capain tersebut, kata Enggar, lebih baik daripada 2014 dengan tingkat inflasi mencapai 8,36%.
Baca Juga: Salam Perpisahan Wapres JK dan Mendag di Depan Investor
&quot;Keberhasilan selama tiga tahun untuk menjaga inflasi tentu merupakan kerja keras semua pihak di seluruh pelosok daerah untuk memastikan pasokan bahan pokok,&quot; ujarnya.
Kemudian di mandat kedua, sejak 2015 hingga 2019, sukses membangun 5.248 pasar rakyat di seluruh Indonesia. Rinciannya 4.211 pasar rakyat pada 2015-2018, dan 1.037 pasar rakyat di tahun ini.&quot;Pasar adalah ujung tombak, urat nadi bangsa. Dalam membangun pasar  bukan hanya fisik, tapi juga pelatihan manajemen pasar, operasional dan  pelayanan. Tentu keberhasilan pasar terbangun karena kerja keras,&quot; tutur  Enggar.
Dan yang terakhir ada mandat untuk meningkatkan ekspor. Seperti yang  kita tahu, ekspor dibutuhkan untuk mengimbangin impor Indonesia. Maka  dari itu, dengan bangga Menteri Enggartiasto menyampaikan bahwa tingkat  ekspor non migas di tahun 2019 meningkat 8% dengan nilai USD175 miliar.
Adapun Dia menyebutkan 6 prioritas yang jadi ekspor utama Indonesia.  &quot;Furnitur &amp;amp; kayu, makanan dan minuman, elektronik, tekstil dan  garmen, otomotif, serta produk kimia,&quot; sebutnya.</description><content:encoded>TANGERANG - Di akhir masa jabatnya sebagai seorang Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita menjelaskan apa saja mandat-mandat yang ditugaskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Kementerian Perdagangan. Ada tiga mandat, pertama menjaga kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok.
Baca Juga: Bicara Perdagangan, Wapres JK: Tak Ada Negara yang Bisa Berdiri Sendiri
&amp;ldquo;Kemudian kami diberikan mandat kedua membangun dan merevitalisasi pasar rakyat, ketiga meningkatkan ekspor dan  menjaga neraca perdagangan,&quot; sebut Mendag Enggartiasto di Indonesia Convention Exhibition BSD, Rabu (16/10/2019).
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/03/16/48249/245913_medium.jpg&quot; alt=&quot;Mendag Enggartiasto Lukita Ingat 3 Tugas dari Presiden Jokowi&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Untuk mandat pertama, Kemendag terbilang sukses dengan menjaga inflasi di di kisaran 3%. Di mana target dari Bank Indonesia (BI) sebesar 3,5%. Capain tersebut, kata Enggar, lebih baik daripada 2014 dengan tingkat inflasi mencapai 8,36%.
Baca Juga: Salam Perpisahan Wapres JK dan Mendag di Depan Investor
&quot;Keberhasilan selama tiga tahun untuk menjaga inflasi tentu merupakan kerja keras semua pihak di seluruh pelosok daerah untuk memastikan pasokan bahan pokok,&quot; ujarnya.
Kemudian di mandat kedua, sejak 2015 hingga 2019, sukses membangun 5.248 pasar rakyat di seluruh Indonesia. Rinciannya 4.211 pasar rakyat pada 2015-2018, dan 1.037 pasar rakyat di tahun ini.&quot;Pasar adalah ujung tombak, urat nadi bangsa. Dalam membangun pasar  bukan hanya fisik, tapi juga pelatihan manajemen pasar, operasional dan  pelayanan. Tentu keberhasilan pasar terbangun karena kerja keras,&quot; tutur  Enggar.
Dan yang terakhir ada mandat untuk meningkatkan ekspor. Seperti yang  kita tahu, ekspor dibutuhkan untuk mengimbangin impor Indonesia. Maka  dari itu, dengan bangga Menteri Enggartiasto menyampaikan bahwa tingkat  ekspor non migas di tahun 2019 meningkat 8% dengan nilai USD175 miliar.
Adapun Dia menyebutkan 6 prioritas yang jadi ekspor utama Indonesia.  &quot;Furnitur &amp;amp; kayu, makanan dan minuman, elektronik, tekstil dan  garmen, otomotif, serta produk kimia,&quot; sebutnya.</content:encoded></item></channel></rss>
