<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Dari Rp10 Triliun, Kini Utang Merpati Turun Jadi Rp6 Triliun</title><description>PT Merpati Nusantara Airlines mencatat posisi utang terkini sebesar Rp6 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/16/320/2117827/dari-rp10-triliun-kini-utang-merpati-turun-jadi-rp6-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/10/16/320/2117827/dari-rp10-triliun-kini-utang-merpati-turun-jadi-rp6-triliun"/><item><title>   Dari Rp10 Triliun, Kini Utang Merpati Turun Jadi Rp6 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/16/320/2117827/dari-rp10-triliun-kini-utang-merpati-turun-jadi-rp6-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/10/16/320/2117827/dari-rp10-triliun-kini-utang-merpati-turun-jadi-rp6-triliun</guid><pubDate>Rabu 16 Oktober 2019 18:45 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/16/320/2117827/dari-rp10-triliun-kini-utang-merpati-turun-jadi-rp6-triliun-yBnse6eDjY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Utang Merpati Turun Jadi Rp6 Triliun (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/16/320/2117827/dari-rp10-triliun-kini-utang-merpati-turun-jadi-rp6-triliun-yBnse6eDjY.jpg</image><title>Utang Merpati Turun Jadi Rp6 Triliun (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - PT Merpati Nusantara Airlines mencatat posisi utang terkini sebesar Rp6 triliun. Angka ini berkurang dari posisi utang persreoan sebelumnya yang mencapai Rp10,9 triliun.
&amp;nbsp;Baca Juga: Dapat Bantuan dari 10 BUMN, Merpati Sesungguhnya Belum Hidup
Direktur Utama Merpati Airlines Asep Ekanugraha mengatakan, saat ini pihaknya terus mencari cara agar bisa melunasi utang perseroan, sehingga diharapkan maskapai ini bisa kembali terbang.

&quot;Posisi utang kita sekitar Rp6 triliun,&quot; ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (16/10/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Garuda Indonesia Pinjamkan 8 Pesawat ke Merpati
Menurut Asep, berkurangnnya total utang perseroan lantaran bunga utang sebesar Rp4,4 triliun dihapuskan. Hal itu sesuai dengan putusan pengadilan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) beberapa waktu lalu.

&quot;Pengadilan PKPU (Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang) berhasil menghapuskan bunga. Itu sendiri Rp4,4 triliun,&quot; ucapnya.
&amp;nbsp;Menurut Asep, utang perseroan bisa saja berkurang lagi. Pasalnya  angka nominal sebesar Rp6 triliun itu masih belum menyentuh angka  perhitungan lainnya.

&quot;Itu belum menyentuh bisnis, belum menyentuh structuring komposisi  saham pasca homologasi. Kalau episode itu tersentuh, Insya Allah buku  (keuangan) Merpati makin baik lagi,&quot; katanya.

Sebagai informasi, Merpati mulai berhenti beroperasi pada 1 Februari  2014 lantaran didera masalah utang dan keuangan. Pada November 2018,  Merpati kemudian berdamai dengan para krediturnya.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Surabaya lantas mengabulkan  permohonan PKPU yang diajukan Merpati. Saat itu, utang beserta bunga  yang harus ditanggung maskapai mencapai Rp10,95 triliun.

Utang tersebut terdiri dari tagihan utang prioritas Rp1,09 triliun.  Lalu tagihan utang konkuren atau tanpa jaminan sebesar Rp5,99 triliun.  Sedangkan tagihan beberapa pihak mencapai Rp3,87 triliun.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - PT Merpati Nusantara Airlines mencatat posisi utang terkini sebesar Rp6 triliun. Angka ini berkurang dari posisi utang persreoan sebelumnya yang mencapai Rp10,9 triliun.
&amp;nbsp;Baca Juga: Dapat Bantuan dari 10 BUMN, Merpati Sesungguhnya Belum Hidup
Direktur Utama Merpati Airlines Asep Ekanugraha mengatakan, saat ini pihaknya terus mencari cara agar bisa melunasi utang perseroan, sehingga diharapkan maskapai ini bisa kembali terbang.

&quot;Posisi utang kita sekitar Rp6 triliun,&quot; ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (16/10/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Garuda Indonesia Pinjamkan 8 Pesawat ke Merpati
Menurut Asep, berkurangnnya total utang perseroan lantaran bunga utang sebesar Rp4,4 triliun dihapuskan. Hal itu sesuai dengan putusan pengadilan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) beberapa waktu lalu.

&quot;Pengadilan PKPU (Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang) berhasil menghapuskan bunga. Itu sendiri Rp4,4 triliun,&quot; ucapnya.
&amp;nbsp;Menurut Asep, utang perseroan bisa saja berkurang lagi. Pasalnya  angka nominal sebesar Rp6 triliun itu masih belum menyentuh angka  perhitungan lainnya.

&quot;Itu belum menyentuh bisnis, belum menyentuh structuring komposisi  saham pasca homologasi. Kalau episode itu tersentuh, Insya Allah buku  (keuangan) Merpati makin baik lagi,&quot; katanya.

Sebagai informasi, Merpati mulai berhenti beroperasi pada 1 Februari  2014 lantaran didera masalah utang dan keuangan. Pada November 2018,  Merpati kemudian berdamai dengan para krediturnya.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Surabaya lantas mengabulkan  permohonan PKPU yang diajukan Merpati. Saat itu, utang beserta bunga  yang harus ditanggung maskapai mencapai Rp10,95 triliun.

Utang tersebut terdiri dari tagihan utang prioritas Rp1,09 triliun.  Lalu tagihan utang konkuren atau tanpa jaminan sebesar Rp5,99 triliun.  Sedangkan tagihan beberapa pihak mencapai Rp3,87 triliun.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
