<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Disuruh Jokowi, Para Menteri Ini Sibuk Ngurus Alih Fungsi Lahan Sawah</title><description>Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution menggelar rapat kordinasi (rakor), tentang kebijakan pengendalian lahan sawah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/16/320/2117845/disuruh-jokowi-para-menteri-ini-sibuk-ngurus-alih-fungsi-lahan-sawah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/10/16/320/2117845/disuruh-jokowi-para-menteri-ini-sibuk-ngurus-alih-fungsi-lahan-sawah"/><item><title>Disuruh Jokowi, Para Menteri Ini Sibuk Ngurus Alih Fungsi Lahan Sawah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/16/320/2117845/disuruh-jokowi-para-menteri-ini-sibuk-ngurus-alih-fungsi-lahan-sawah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/10/16/320/2117845/disuruh-jokowi-para-menteri-ini-sibuk-ngurus-alih-fungsi-lahan-sawah</guid><pubDate>Rabu 16 Oktober 2019 19:09 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/16/320/2117845/disuruh-jokowi-para-menteri-ini-sibuk-ngurus-alih-fungsi-lahan-sawah-vDd0Jkqel3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Darmin Gelar Rakor Alih Fungsi Sawah (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/16/320/2117845/disuruh-jokowi-para-menteri-ini-sibuk-ngurus-alih-fungsi-lahan-sawah-vDd0Jkqel3.jpg</image><title>Menko Darmin Gelar Rakor Alih Fungsi Sawah (Foto: Okezone.com)</title></images><description> 
JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution menggelar rapat kordinasi (rakor), tentang kebijakan pengendalian lahan sawah di Gedung Kemenko Perekonomian hari ini.
&amp;nbsp;Baca Juga: Mengintip Cara Kerja Aturan Alih Fungsi Sawah
Rakor tersebut dihadiri oleh Menteri ATR/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro dan Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana (PSP) Kementan Sarwo Edhi.

Menteri ATR/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil mengatakan, pemerintah saat ini sedang merampungkan peta sawah. Di mana peta sawah tersebut berfungsi untuk mengendalikan alih fungsi sawah yang semakin marak dalam beberapa waktu belakangan.
&amp;nbsp;Baca Juga: Jokowi Keluarkan Aturan Khusus Selamatkan Sawah Indonesia
&quot;Rapat tadi tentang implementasi atau mempersiapkan tindak lanjut dari perpres tentang penyelamatan lahan sawah. Dan perpres sudah keluar dari bulan lalu, maka itu memerintahkan sekian menteri untuk mengambil tindakan dalam rangka pengendalian lahan sawah,&quot; ujar dia, Rabu (16/10/2019).
&amp;nbsp;
Menurut dia, ada lahan sawah sebanyak 7,1 juta hektare (ha) di  seluruh Indonesia. Lahan tersebut berpotensi berubah fungsi apabila  tidak ada aturan untuk melindungi dari pemerintah.

&quot;Jadi apabila ATR tentang tata ruang dan menjamin perpres ini akan  tertuang dalam aturan yang jelas. Kementan tentu sesuai dengan tupoksi  masing-masing. Lahan sawah 7,1 juta hektare tapi nanti harus  diverifikasi lebih lanjut lagi,&quot; tutur dia

Dia menambahkan, ada empat langkah yang akan dilakukan pemerintah ke  depan agar lahan sawah tak beralih fungsi. Seperti pertama, pemeriksaan  peta sawah yang telah dibuat dengan kondisi di lapangan.

&quot;Kemudian, kedua dalam tata ruang, kita akan wajibkan harus ada data  spasial di mana sawah yang akan diselamatkan. Kemudian masalah insentif,  karena akan kita kunci tanah orang tidak boleh dialihkan. Lalu, tentang  bagaimana persaingan antara tanaman pangan dan industri, harus ada rule  based,&quot; ungkap dia.
&amp;nbsp;</description><content:encoded> 
JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution menggelar rapat kordinasi (rakor), tentang kebijakan pengendalian lahan sawah di Gedung Kemenko Perekonomian hari ini.
&amp;nbsp;Baca Juga: Mengintip Cara Kerja Aturan Alih Fungsi Sawah
Rakor tersebut dihadiri oleh Menteri ATR/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro dan Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana (PSP) Kementan Sarwo Edhi.

Menteri ATR/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil mengatakan, pemerintah saat ini sedang merampungkan peta sawah. Di mana peta sawah tersebut berfungsi untuk mengendalikan alih fungsi sawah yang semakin marak dalam beberapa waktu belakangan.
&amp;nbsp;Baca Juga: Jokowi Keluarkan Aturan Khusus Selamatkan Sawah Indonesia
&quot;Rapat tadi tentang implementasi atau mempersiapkan tindak lanjut dari perpres tentang penyelamatan lahan sawah. Dan perpres sudah keluar dari bulan lalu, maka itu memerintahkan sekian menteri untuk mengambil tindakan dalam rangka pengendalian lahan sawah,&quot; ujar dia, Rabu (16/10/2019).
&amp;nbsp;
Menurut dia, ada lahan sawah sebanyak 7,1 juta hektare (ha) di  seluruh Indonesia. Lahan tersebut berpotensi berubah fungsi apabila  tidak ada aturan untuk melindungi dari pemerintah.

&quot;Jadi apabila ATR tentang tata ruang dan menjamin perpres ini akan  tertuang dalam aturan yang jelas. Kementan tentu sesuai dengan tupoksi  masing-masing. Lahan sawah 7,1 juta hektare tapi nanti harus  diverifikasi lebih lanjut lagi,&quot; tutur dia

Dia menambahkan, ada empat langkah yang akan dilakukan pemerintah ke  depan agar lahan sawah tak beralih fungsi. Seperti pertama, pemeriksaan  peta sawah yang telah dibuat dengan kondisi di lapangan.

&quot;Kemudian, kedua dalam tata ruang, kita akan wajibkan harus ada data  spasial di mana sawah yang akan diselamatkan. Kemudian masalah insentif,  karena akan kita kunci tanah orang tidak boleh dialihkan. Lalu, tentang  bagaimana persaingan antara tanaman pangan dan industri, harus ada rule  based,&quot; ungkap dia.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
