<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>CEO Wanita Bikin Perusahaan Lebih Untung, Benarkah?</title><description>Biasanya kaum pria yang diposisikan di jabatan tertinggi suatu perusahaan seperti Chief Executive Officer (CEO).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/17/320/2118131/ceo-wanita-bikin-perusahaan-lebih-untung-benarkah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/10/17/320/2118131/ceo-wanita-bikin-perusahaan-lebih-untung-benarkah"/><item><title>CEO Wanita Bikin Perusahaan Lebih Untung, Benarkah?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/17/320/2118131/ceo-wanita-bikin-perusahaan-lebih-untung-benarkah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/10/17/320/2118131/ceo-wanita-bikin-perusahaan-lebih-untung-benarkah</guid><pubDate>Kamis 17 Oktober 2019 13:21 WIB</pubDate><dc:creator>Adhyasta Dirgantara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/17/320/2118131/ceo-wanita-bikin-perusahaan-lebih-untung-benarkah-gjHcOmF0xn.png" expression="full" type="image/jpeg">Alice Walton (Foto: Forbes)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/17/320/2118131/ceo-wanita-bikin-perusahaan-lebih-untung-benarkah-gjHcOmF0xn.png</image><title>Alice Walton (Foto: Forbes)</title></images><description>JAKARTA - Biasanya kaum pria yang diposisikan di jabatan tertinggi suatu perusahaan seperti Chief Executive Officer (CEO) atau Chief Financial Officer (CFO). Mereka para kaum adam, dianggap lebih baik dalam melaksanakan pekerjaan.

Namun, ada lebih banyak bukti yang menunjukkan bahwa menempatkan wanita dalam peran kepemimpinan di puncak menghasilkan sesuatu yang lebih baik untuk bisnis.
&amp;nbsp;Baca Juga: Daftar CEO Wanita Paling Berpengaruh di Dunia, Siapa Saja?
Dilansir dari CNN Business, Kamis (17/10/2019), ada sebuah studi baru dari S&amp;amp;P Global Market Intelligence yang menemukan bahwa perusahaan dengan CEO wanita lebih menguntungkan dan menghasilkan kinerja harga saham yang lebih baik daripada banyak perusahaan yang telah menunjuk laki-laki di peran tersebut.

Studi ini melihat penunjukkan CEO dan CFO baru untuk perusahaan pada Russell 3000 Index selama 17 tahun terakhir. Ada sekitar 5.825 penunjukkan CEO/CFO baru di mana 578 di antaranya merupakan wanita.
&amp;nbsp;Baca Juga: Rekor Tertinggi! 33 CEO Wanita Pimpin Perusahaan Dunia
Dua tahun setelah menunjuk seorang CEO wanita, kebanyakan investor menganggap perusahaan yang mereka kendalikan jadi lebih kurang berisiko. Lebih-lebih, perusahaan melihat momentum peningkatan dalam harga saham mereka.
&amp;nbsp;Perusahaan dengan CFO wanita juga dianggap oleh para investor jadi  lebih kurang berisiko dan justru lebih menguntungkan. Melihat penelitian  dalam 17 tahun terakhir ini, CFO perempuan dalam sebuah perusahaan,  selama masa jabatan mereka, sukses menghasilkan gabungan laba kotor  lebih banyak USD1,8 triliun daripada rata-rata sektor lainnya.

Misalnya, salah satu perusahaan dengan CFO wanita menghasilkan  USD208,6 juta laba kotor dalam kuartal tertentu. Itu artinya, hampir  USD33 juta lebih dari USD175,7 juta laba kotor rata-rata untuk  perusahaan di sektor yang sama.

Keragaman gender di jajaran tertinggi juga meningkat. Para peneliti  menemukan bahwa perusahaan yang menunjuk CEO perempuan memiliki jumlah  anggota dewan wanita dua kali lipat dari rata-rata selama masa  jabatannya. Dan mereka menemukan perusahaan dengan keragaman gender yang  tinggi di jajaran tertinggi mereka lebih menguntungkan daripada  perusahaan dengan keragaman gender yang rendah.

CEO wanita dapat memiliki standar yang lebih tinggi

Mengapa CEO dan CFO wanita melakukan pekerjaannya lebih baik? Apakah  mereka melakukan pekerjaan mereka secara berbeda dari rekan-rekan pria  mereka?

&amp;nbsp;
Studi ini menganalisis bahasa yang digunakan dalam biografi eksekutif   yang baru diangkat, terutama kata-kata kunci yang mencerminkan   prestasi, pendidikan, dan sifat-sifat pribadi yang terkait dengan   kesuksesan, seperti produktivitas, teknologi, dan kepemimpinan. Itu   menemukan korelasi yang kuat antara kata-kata kunci yang digunakan dalam   semua biografi wanita dan yang ditemukan dalam biografi eksekutif pria   paling sukses. Namun, tidak ada korelasi yang kuat dengan kata-kata   kunci dalam biografi orang-orang yang kurang sukses.

Para peneliti S&amp;amp;P menyarankan ini bisa berarti bahwa atribut umum   mendorong kesuksesan di antara pria dan wanita, tetapi biasanya   pemegang saham lebih menyukai CEO dan CFO wanita yang sudah punya   standar lebih tinggi daripada pria sebelum mempekerjakan mereka.

Atau, dengan kata lain, para pemegang saham merekrut pria lebih   sering, meskipun beberapa pria yang mereka tunjuk belum tentu memenuhi   syarat seperti beberapa kandidat wanita.

&quot;Tingginya rasio eksekutif pria daripada wanita dalam posisi CEO/CFO   mendukung premis ini. Menjadi lebih selektif terhadap perempuan berarti   menunjukkan bahwa dewan direksi dapat melakukan blunder dengan  melewati  wanita yang lebih berkualitas demi pria yang kurang  berkualitas. Jika  ini masalahnya, maka kumpulan calon wanita yang  tersisa untuk posisi  CEO/CFO tetap lebih kaya akan bakat,&quot; tulis para  peneliti.
</description><content:encoded>JAKARTA - Biasanya kaum pria yang diposisikan di jabatan tertinggi suatu perusahaan seperti Chief Executive Officer (CEO) atau Chief Financial Officer (CFO). Mereka para kaum adam, dianggap lebih baik dalam melaksanakan pekerjaan.

Namun, ada lebih banyak bukti yang menunjukkan bahwa menempatkan wanita dalam peran kepemimpinan di puncak menghasilkan sesuatu yang lebih baik untuk bisnis.
&amp;nbsp;Baca Juga: Daftar CEO Wanita Paling Berpengaruh di Dunia, Siapa Saja?
Dilansir dari CNN Business, Kamis (17/10/2019), ada sebuah studi baru dari S&amp;amp;P Global Market Intelligence yang menemukan bahwa perusahaan dengan CEO wanita lebih menguntungkan dan menghasilkan kinerja harga saham yang lebih baik daripada banyak perusahaan yang telah menunjuk laki-laki di peran tersebut.

Studi ini melihat penunjukkan CEO dan CFO baru untuk perusahaan pada Russell 3000 Index selama 17 tahun terakhir. Ada sekitar 5.825 penunjukkan CEO/CFO baru di mana 578 di antaranya merupakan wanita.
&amp;nbsp;Baca Juga: Rekor Tertinggi! 33 CEO Wanita Pimpin Perusahaan Dunia
Dua tahun setelah menunjuk seorang CEO wanita, kebanyakan investor menganggap perusahaan yang mereka kendalikan jadi lebih kurang berisiko. Lebih-lebih, perusahaan melihat momentum peningkatan dalam harga saham mereka.
&amp;nbsp;Perusahaan dengan CFO wanita juga dianggap oleh para investor jadi  lebih kurang berisiko dan justru lebih menguntungkan. Melihat penelitian  dalam 17 tahun terakhir ini, CFO perempuan dalam sebuah perusahaan,  selama masa jabatan mereka, sukses menghasilkan gabungan laba kotor  lebih banyak USD1,8 triliun daripada rata-rata sektor lainnya.

Misalnya, salah satu perusahaan dengan CFO wanita menghasilkan  USD208,6 juta laba kotor dalam kuartal tertentu. Itu artinya, hampir  USD33 juta lebih dari USD175,7 juta laba kotor rata-rata untuk  perusahaan di sektor yang sama.

Keragaman gender di jajaran tertinggi juga meningkat. Para peneliti  menemukan bahwa perusahaan yang menunjuk CEO perempuan memiliki jumlah  anggota dewan wanita dua kali lipat dari rata-rata selama masa  jabatannya. Dan mereka menemukan perusahaan dengan keragaman gender yang  tinggi di jajaran tertinggi mereka lebih menguntungkan daripada  perusahaan dengan keragaman gender yang rendah.

CEO wanita dapat memiliki standar yang lebih tinggi

Mengapa CEO dan CFO wanita melakukan pekerjaannya lebih baik? Apakah  mereka melakukan pekerjaan mereka secara berbeda dari rekan-rekan pria  mereka?

&amp;nbsp;
Studi ini menganalisis bahasa yang digunakan dalam biografi eksekutif   yang baru diangkat, terutama kata-kata kunci yang mencerminkan   prestasi, pendidikan, dan sifat-sifat pribadi yang terkait dengan   kesuksesan, seperti produktivitas, teknologi, dan kepemimpinan. Itu   menemukan korelasi yang kuat antara kata-kata kunci yang digunakan dalam   semua biografi wanita dan yang ditemukan dalam biografi eksekutif pria   paling sukses. Namun, tidak ada korelasi yang kuat dengan kata-kata   kunci dalam biografi orang-orang yang kurang sukses.

Para peneliti S&amp;amp;P menyarankan ini bisa berarti bahwa atribut umum   mendorong kesuksesan di antara pria dan wanita, tetapi biasanya   pemegang saham lebih menyukai CEO dan CFO wanita yang sudah punya   standar lebih tinggi daripada pria sebelum mempekerjakan mereka.

Atau, dengan kata lain, para pemegang saham merekrut pria lebih   sering, meskipun beberapa pria yang mereka tunjuk belum tentu memenuhi   syarat seperti beberapa kandidat wanita.

&quot;Tingginya rasio eksekutif pria daripada wanita dalam posisi CEO/CFO   mendukung premis ini. Menjadi lebih selektif terhadap perempuan berarti   menunjukkan bahwa dewan direksi dapat melakukan blunder dengan  melewati  wanita yang lebih berkualitas demi pria yang kurang  berkualitas. Jika  ini masalahnya, maka kumpulan calon wanita yang  tersisa untuk posisi  CEO/CFO tetap lebih kaya akan bakat,&quot; tulis para  peneliti.
</content:encoded></item></channel></rss>
