<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kerusuhan Penajam Tak Hambat Pembangunan Ibu Kota Baru</title><description>Penajam Paser Utara merupakan salah satu wilayah di Kalimantan Timur yang bakal menjadi ibu kota baru.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/17/470/2118243/kerusuhan-penajam-tak-hambat-pembangunan-ibu-kota-baru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/10/17/470/2118243/kerusuhan-penajam-tak-hambat-pembangunan-ibu-kota-baru"/><item><title>Kerusuhan Penajam Tak Hambat Pembangunan Ibu Kota Baru</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/17/470/2118243/kerusuhan-penajam-tak-hambat-pembangunan-ibu-kota-baru</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/10/17/470/2118243/kerusuhan-penajam-tak-hambat-pembangunan-ibu-kota-baru</guid><pubDate>Kamis 17 Oktober 2019 16:38 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/17/470/2118243/kerusuhan-penajam-tak-hambat-pembangunan-ibu-kota-baru-ogZbuqISz5.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro. (Foto: Okezone.com/Yohana)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/17/470/2118243/kerusuhan-penajam-tak-hambat-pembangunan-ibu-kota-baru-ogZbuqISz5.jpeg</image><title>Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro. (Foto: Okezone.com/Yohana)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, kerusuhan yang terjadi antarwarga di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, tidak akan menghambat pembangunan ibu kota baru. Menurutnya, kerusuhan tersebut masih dalam batas yang bisa dikendalikan. Penajam Paser Utara merupakan salah satu wilayah di Kalimantan Timur yang bakal menjadi ibu kota baru. Wilayah lainnya adalah Kabupaten Kutai Kartanegara.
Baca Juga: Ibu Kota Pindah, Swasta Tak Tertarik Sewa Gedung Bekas Pemerintahan di Jakarta
&quot;Itu mungkin luapan emosi, tapi kami juga akan memperhatikan budaya dan kebiasaan masyarakat lokal sehingga proses pemindahan ibu kota tidak akan terjadi hambatan,&quot; ujar Bambang saat ditemui di Kantor Bappenas, Jakarta, Kamis (17/10/2019).
Dia menyatakan, kerusuhan yang terjadi di Penajam Paser Utara tersebut merupakan masalah kriminal biasa yang bisa terjadi di kota-kota lainnya. Namun, tindakan kriminal itu memicu emosi warga sehingga terjadilah kerusuhan.

&quot;Itu masalah kriminal biasa, kan di Jakarta juga sering tawuran, intinya masih bisa dikendalikan,&quot; katanya.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor memastikan kondisi di Penajam Paser Utara sudah mulai terkendali. &quot;Sudah, sudah (terkendali),&quot; ujarnya dalam kesempatan yang sama.
Sebelumnya, kerusuhan antarwarga itu dipicu kasus penganiayaan di  Jalan Costal Road Pantai Nipah-nipah yang menewaskan seorang pemuda,  pada Rabu 9 Oktober 2019. Korban meninggal yakni CS (19), sedangkan RN  (18) mengalami luka tusuk di pinggang.

Kerusuhan sempat pecah, di mana massa menenteng senjata tajam berlalu  lalang di sekitar Pelabuhan Penyeberangan Penajam. Massa juga membakar  sejumlah fasilitas umum, kios, dan rumah, yang juga sebagiannya diduga  milik warga pendatang di wilayah calon ibu kota baru tersebut.
Situasi Penajam Paser Utara kini sudah berangsur-angsur kondusif.  Polisi juga telah menangkap satu pelaku dan telah ditetapkan sebagai  tersangka. Sementara pelaku lain masih dalam penyelidikan dalam  pengejaran.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, kerusuhan yang terjadi antarwarga di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, tidak akan menghambat pembangunan ibu kota baru. Menurutnya, kerusuhan tersebut masih dalam batas yang bisa dikendalikan. Penajam Paser Utara merupakan salah satu wilayah di Kalimantan Timur yang bakal menjadi ibu kota baru. Wilayah lainnya adalah Kabupaten Kutai Kartanegara.
Baca Juga: Ibu Kota Pindah, Swasta Tak Tertarik Sewa Gedung Bekas Pemerintahan di Jakarta
&quot;Itu mungkin luapan emosi, tapi kami juga akan memperhatikan budaya dan kebiasaan masyarakat lokal sehingga proses pemindahan ibu kota tidak akan terjadi hambatan,&quot; ujar Bambang saat ditemui di Kantor Bappenas, Jakarta, Kamis (17/10/2019).
Dia menyatakan, kerusuhan yang terjadi di Penajam Paser Utara tersebut merupakan masalah kriminal biasa yang bisa terjadi di kota-kota lainnya. Namun, tindakan kriminal itu memicu emosi warga sehingga terjadilah kerusuhan.

&quot;Itu masalah kriminal biasa, kan di Jakarta juga sering tawuran, intinya masih bisa dikendalikan,&quot; katanya.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor memastikan kondisi di Penajam Paser Utara sudah mulai terkendali. &quot;Sudah, sudah (terkendali),&quot; ujarnya dalam kesempatan yang sama.
Sebelumnya, kerusuhan antarwarga itu dipicu kasus penganiayaan di  Jalan Costal Road Pantai Nipah-nipah yang menewaskan seorang pemuda,  pada Rabu 9 Oktober 2019. Korban meninggal yakni CS (19), sedangkan RN  (18) mengalami luka tusuk di pinggang.

Kerusuhan sempat pecah, di mana massa menenteng senjata tajam berlalu  lalang di sekitar Pelabuhan Penyeberangan Penajam. Massa juga membakar  sejumlah fasilitas umum, kios, dan rumah, yang juga sebagiannya diduga  milik warga pendatang di wilayah calon ibu kota baru tersebut.
Situasi Penajam Paser Utara kini sudah berangsur-angsur kondusif.  Polisi juga telah menangkap satu pelaku dan telah ditetapkan sebagai  tersangka. Sementara pelaku lain masih dalam penyelidikan dalam  pengejaran.</content:encoded></item></channel></rss>
