<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hari Terakhir Kerja, Ini Pesan Menhub Budi Karya</title><description>Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi ingin pekerjaannya bermanfaat bagi siapapun penerusnya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/18/320/2118516/hari-terakhir-kerja-ini-pesan-menhub-budi-karya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/10/18/320/2118516/hari-terakhir-kerja-ini-pesan-menhub-budi-karya"/><item><title>Hari Terakhir Kerja, Ini Pesan Menhub Budi Karya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/18/320/2118516/hari-terakhir-kerja-ini-pesan-menhub-budi-karya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/10/18/320/2118516/hari-terakhir-kerja-ini-pesan-menhub-budi-karya</guid><pubDate>Jum'at 18 Oktober 2019 10:59 WIB</pubDate><dc:creator>Maghfira Nursyabila</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/18/320/2118516/hari-terakhir-kerja-ini-pesan-menhub-budi-karya-o8qJKhD7UI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Perhubungan Budi Karya (Foto: Okezone.com/Maghfira Nursyabila)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/18/320/2118516/hari-terakhir-kerja-ini-pesan-menhub-budi-karya-o8qJKhD7UI.jpg</image><title>Menteri Perhubungan Budi Karya (Foto: Okezone.com/Maghfira Nursyabila)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi ingin pekerjaannya bermanfaat bagi siapapun penerusnya. Hal ini disampaikan karena hari ini merupakan hari kerja terakhir menteri-menteri.

&quot;Kalau bagi saya setiap harinya kita harus berarti (bagi penerus), jadi di hari terakhir saya pun bersama dirjen untuk memastikan bahwa apa yang kita kerjakan di sini adalah satu proses dan bisa dilanjutkan oleh siapa pun itu,&quot; ujar Menteri Perhubungan Budi karya Sumadi dalam acara Penandatanganan Kesepakatan Bersama Dirjen Perhubungan Udara, Jakarta, Jumat (18/10/2019).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Jadi Menteri Lagi? Airlangga Hartarto: Tunggu Arahan Pak Presiden
Budi Karya meminta untuk penerusnya bahwa konektivitas yang menjadi amanah Presiden Jokowi harus dijaga dengan baik. Pasalnya, arahan tersebut sangatlah terukur bagi pemikiran Jokowi.
&amp;nbsp;
&quot;Konektivitas yang menjadi amanah pak Presiden itu harus kita jaga dengan baik, karena itu suatu ide yang baik. Bahkan pak Presiden itu secara terukur memberikan arahan-arahan,&quot; jelasnya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Tidak Cocok Jadi Menkeu, Sri Mulyani Dinilai Paling Pas Jadi Menko Perekonomian
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan fasilitas, konektivitas serta prasarana bagi daerah-daerah yang membutuhkan. Hal ini agar terjadi pembangunan yang merata di seluruh Indonesia. Maka dari itu, Budi Karya berpesan agar konektivitas tersebut tetap Indonesia Sentris. Di mana tidak hanya Jawa Sentris ataupun Sumatera Sentris.
&quot;Kita itu Indonesia sentris tidak Jawa sentris tapi di Jawa itu ada  beberapa spot yang memang blank , kalau istilah dalam telefon itu blank,  sehingga orang ingin ke sana tuh susah gitu, Ibaratnya, lebih susah ke  Cepu dari pada ke Papua karena ke sana tuh harus beberapa jam, nah ini  kan sudah dalam satu negara yang sudah demikian baik, mestinya kita  akomodasi juga,&quot; Tambahnya.

Terkait pelantikan Presiden yang jatuh pada tanggal 20 Oktober 2019,  Menteri Perhubungan mengatkan akan hadir jika mana ia diundang dalam  acara pelantikan tersebut. &quot;Kalau di undang, ya datang,&quot; imbuhnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi ingin pekerjaannya bermanfaat bagi siapapun penerusnya. Hal ini disampaikan karena hari ini merupakan hari kerja terakhir menteri-menteri.

&quot;Kalau bagi saya setiap harinya kita harus berarti (bagi penerus), jadi di hari terakhir saya pun bersama dirjen untuk memastikan bahwa apa yang kita kerjakan di sini adalah satu proses dan bisa dilanjutkan oleh siapa pun itu,&quot; ujar Menteri Perhubungan Budi karya Sumadi dalam acara Penandatanganan Kesepakatan Bersama Dirjen Perhubungan Udara, Jakarta, Jumat (18/10/2019).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Jadi Menteri Lagi? Airlangga Hartarto: Tunggu Arahan Pak Presiden
Budi Karya meminta untuk penerusnya bahwa konektivitas yang menjadi amanah Presiden Jokowi harus dijaga dengan baik. Pasalnya, arahan tersebut sangatlah terukur bagi pemikiran Jokowi.
&amp;nbsp;
&quot;Konektivitas yang menjadi amanah pak Presiden itu harus kita jaga dengan baik, karena itu suatu ide yang baik. Bahkan pak Presiden itu secara terukur memberikan arahan-arahan,&quot; jelasnya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Tidak Cocok Jadi Menkeu, Sri Mulyani Dinilai Paling Pas Jadi Menko Perekonomian
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan fasilitas, konektivitas serta prasarana bagi daerah-daerah yang membutuhkan. Hal ini agar terjadi pembangunan yang merata di seluruh Indonesia. Maka dari itu, Budi Karya berpesan agar konektivitas tersebut tetap Indonesia Sentris. Di mana tidak hanya Jawa Sentris ataupun Sumatera Sentris.
&quot;Kita itu Indonesia sentris tidak Jawa sentris tapi di Jawa itu ada  beberapa spot yang memang blank , kalau istilah dalam telefon itu blank,  sehingga orang ingin ke sana tuh susah gitu, Ibaratnya, lebih susah ke  Cepu dari pada ke Papua karena ke sana tuh harus beberapa jam, nah ini  kan sudah dalam satu negara yang sudah demikian baik, mestinya kita  akomodasi juga,&quot; Tambahnya.

Terkait pelantikan Presiden yang jatuh pada tanggal 20 Oktober 2019,  Menteri Perhubungan mengatkan akan hadir jika mana ia diundang dalam  acara pelantikan tersebut. &quot;Kalau di undang, ya datang,&quot; imbuhnya.</content:encoded></item></channel></rss>
