<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>      Kabinet Jokowi-Ma'ruf Diminta Akomodir SDM Ekonomi Digital dan Fintech</title><description>Beredar susunan kabinet kerja jilid II Jokowi-Ma'ruf Amin pada periode 2019-2024.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/18/320/2118593/kabinet-jokowi-ma-ruf-diminta-akomodir-sdm-ekonomi-digital-dan-fintech</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/10/18/320/2118593/kabinet-jokowi-ma-ruf-diminta-akomodir-sdm-ekonomi-digital-dan-fintech"/><item><title>      Kabinet Jokowi-Ma'ruf Diminta Akomodir SDM Ekonomi Digital dan Fintech</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/18/320/2118593/kabinet-jokowi-ma-ruf-diminta-akomodir-sdm-ekonomi-digital-dan-fintech</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/10/18/320/2118593/kabinet-jokowi-ma-ruf-diminta-akomodir-sdm-ekonomi-digital-dan-fintech</guid><pubDate>Jum'at 18 Oktober 2019 16:03 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/18/320/2118593/kabinet-jokowi-ma-ruf-diminta-akomodir-sdm-ekonomi-digital-dan-fintech-dDKSqj6q8f.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kabinet Jokowi-Ma'ruf Diminta Sediakan SDM Ekonomi Digital (Foto: Okezone.com/Arif)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/18/320/2118593/kabinet-jokowi-ma-ruf-diminta-akomodir-sdm-ekonomi-digital-dan-fintech-dDKSqj6q8f.jpg</image><title>Kabinet Jokowi-Ma'ruf Diminta Sediakan SDM Ekonomi Digital (Foto: Okezone.com/Arif)</title></images><description>JAKARTA - Beredar susunan kabinet kerja jilid II Jokowi-Ma'ruf Amin pada periode 2019-2024. Sejumlah nama dan perubahan nomenklatur terjadi dalam susunan kabinet yang beredar tersebut.

Banyak nama yang beredar akan menjadi kabinet pemerintahan Jokowi jilid II. Namun apakah nama-nama itu bisa mendongkrak kemajuan ekonomi Indonesia khususnya di sektor teknologi finansial (fintech) yang masih baru.
Baca Juga: Jusuf Kalla: Dulu Energi, Sekarang Pengusaha yang Kaya dari Sektor Teknologi
Seperti diketahui, industri financial technology (fintech) mulai menjajah bisnis perbankan. Fenomena ini sudah sangat nyata di kehidupan sehari-hari masyarakat. Contohnya, lebih mudah meminjam uang di fintech dibandingkan di bank.

Apakah kabinet kerja jilid II Jokowi-Ma'ruf Amin nantinya bisa memajukkan industri financial technology (fintech)?
Baca Juga: Hati-Hati, Jangan Sampai Negara Lain Manfaatkan Tol Langit
Kepala Bidang Kelembagaan dan Humas Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Tumbur Pardede mengatakan bahwa pihaknya sebagai pelaku usaha penyelenggara industri fintech lending yang saat ini sudah memiliki anggota sebanyak 127 platform yang berizin terdaftar di OJK memiliki harapan besar kepada kabinet yang baru.

&quot;Seperti ada, lembaga khusus menangani terkait fintech atau digital economy yang mampu melihat potensi dan tantangan ke depannya bersama-sama kami penyelenggan platform beserta regulator OJK dan BI seiring kemajuan pesat teknologi dan digital economy,&quot; ujar dia kepada Okezone, Jumat (18/10/2019).


Kemudian, lanjut dia, dirinya ingin kabinet baru ini bisa turut serta  memberikan penjelesan terkait fintech kepada generasi milenial. Maka  itu, AFPI berharap peran pemerintah dalam mempersiapkan dan menyediakan  sumber daya manusia yang cakap tentang fintech dan digital economy  kepada generasi milenial.

&quot;Melalui sektor pendidikan, capacity building dan kesempatan dan dukungan berinovasi terhadap mereka,&quot; ungkap dia.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan susunan kabinet  pemerintahannya periode 2019-2024 sudah rampung dan akan diumumkan  setelah pelantikan Presiden dan Wakil Presiden. Pembantunya nanti  berlatar belakang lintas profesi.
&amp;nbsp;Hal itu diungkapkan Jokowi melalui akun media sosialnya. Dia   menyertakan foto telepon tergantung dengan tulisan &amp;ldquo;sabar! Sebentar   lagi...&amp;rdquo; untuk mendukung pesannya.

&quot;Selamat pagi. Saya telah menerima beberapa versi &quot;bocoran&quot; nama-nama   menteri kabinet untuk pemerintahan periode 2019-2024. Saya sendiri   membacanya dengan antusias kalau-kalau itu benar adalah bocoran,&quot;   katanya di akun Instagram @jokowi.

&quot;Yang jelas, susunan kabinet untuk pemerintahan periode mendatang   sudah rampung. Saya akan umumkan segera setelah pelantikan Presiden dan   Wakil Presiden RI 2019-2024 pada 20 Oktober, bisa di hari yang sama,   atau setelahnya,&amp;rdquo; sambung Jokowi.</description><content:encoded>JAKARTA - Beredar susunan kabinet kerja jilid II Jokowi-Ma'ruf Amin pada periode 2019-2024. Sejumlah nama dan perubahan nomenklatur terjadi dalam susunan kabinet yang beredar tersebut.

Banyak nama yang beredar akan menjadi kabinet pemerintahan Jokowi jilid II. Namun apakah nama-nama itu bisa mendongkrak kemajuan ekonomi Indonesia khususnya di sektor teknologi finansial (fintech) yang masih baru.
Baca Juga: Jusuf Kalla: Dulu Energi, Sekarang Pengusaha yang Kaya dari Sektor Teknologi
Seperti diketahui, industri financial technology (fintech) mulai menjajah bisnis perbankan. Fenomena ini sudah sangat nyata di kehidupan sehari-hari masyarakat. Contohnya, lebih mudah meminjam uang di fintech dibandingkan di bank.

Apakah kabinet kerja jilid II Jokowi-Ma'ruf Amin nantinya bisa memajukkan industri financial technology (fintech)?
Baca Juga: Hati-Hati, Jangan Sampai Negara Lain Manfaatkan Tol Langit
Kepala Bidang Kelembagaan dan Humas Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Tumbur Pardede mengatakan bahwa pihaknya sebagai pelaku usaha penyelenggara industri fintech lending yang saat ini sudah memiliki anggota sebanyak 127 platform yang berizin terdaftar di OJK memiliki harapan besar kepada kabinet yang baru.

&quot;Seperti ada, lembaga khusus menangani terkait fintech atau digital economy yang mampu melihat potensi dan tantangan ke depannya bersama-sama kami penyelenggan platform beserta regulator OJK dan BI seiring kemajuan pesat teknologi dan digital economy,&quot; ujar dia kepada Okezone, Jumat (18/10/2019).


Kemudian, lanjut dia, dirinya ingin kabinet baru ini bisa turut serta  memberikan penjelesan terkait fintech kepada generasi milenial. Maka  itu, AFPI berharap peran pemerintah dalam mempersiapkan dan menyediakan  sumber daya manusia yang cakap tentang fintech dan digital economy  kepada generasi milenial.

&quot;Melalui sektor pendidikan, capacity building dan kesempatan dan dukungan berinovasi terhadap mereka,&quot; ungkap dia.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan susunan kabinet  pemerintahannya periode 2019-2024 sudah rampung dan akan diumumkan  setelah pelantikan Presiden dan Wakil Presiden. Pembantunya nanti  berlatar belakang lintas profesi.
&amp;nbsp;Hal itu diungkapkan Jokowi melalui akun media sosialnya. Dia   menyertakan foto telepon tergantung dengan tulisan &amp;ldquo;sabar! Sebentar   lagi...&amp;rdquo; untuk mendukung pesannya.

&quot;Selamat pagi. Saya telah menerima beberapa versi &quot;bocoran&quot; nama-nama   menteri kabinet untuk pemerintahan periode 2019-2024. Saya sendiri   membacanya dengan antusias kalau-kalau itu benar adalah bocoran,&quot;   katanya di akun Instagram @jokowi.

&quot;Yang jelas, susunan kabinet untuk pemerintahan periode mendatang   sudah rampung. Saya akan umumkan segera setelah pelantikan Presiden dan   Wakil Presiden RI 2019-2024 pada 20 Oktober, bisa di hari yang sama,   atau setelahnya,&amp;rdquo; sambung Jokowi.</content:encoded></item></channel></rss>
