<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menakar Kabinet Kerja Jilid II, Sri Mulyani Layak Jadi Menko Perekonomian?</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin telah resmi  dilantik untuk memimpin Indonesia selama periode 2019-2024.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/21/320/2119549/menakar-kabinet-kerja-jilid-ii-sri-mulyani-layak-jadi-menko-perekonomian</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/10/21/320/2119549/menakar-kabinet-kerja-jilid-ii-sri-mulyani-layak-jadi-menko-perekonomian"/><item><title>Menakar Kabinet Kerja Jilid II, Sri Mulyani Layak Jadi Menko Perekonomian?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/21/320/2119549/menakar-kabinet-kerja-jilid-ii-sri-mulyani-layak-jadi-menko-perekonomian</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/10/21/320/2119549/menakar-kabinet-kerja-jilid-ii-sri-mulyani-layak-jadi-menko-perekonomian</guid><pubDate>Senin 21 Oktober 2019 09:44 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/21/320/2119549/menakar-kabinet-kerja-jilid-ii-sri-mulyani-layak-jadi-menko-perekonomian-jbzBvJrBKW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/21/320/2119549/menakar-kabinet-kerja-jilid-ii-sri-mulyani-layak-jadi-menko-perekonomian-jbzBvJrBKW.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin telah resmi dilantik untuk memimpin Indonesia selama periode 2019-2024. Jokowi bahkan sempat menyebutkan pengumuman Kabinet Kerja Jilid II akan disampaikan pada hari ini.
Ekonom senior Institute For Development of Economics and Finance (Indef) Aviliani menyatakan, ada tiga nama menteri di Kabinet Kerja Jilid I yang patut berlanjut di periode kedua Jokowi. Ketiganya yakni Sri Mulyani, Basuki Hadimuljono, dan Retno Marsudi.
Baca Juga: Menanti Menteri Ekonomi Kabinet Kerja Jilid II
Dia menilai, Sri Mulyani memiliki kinerja yang bagus selama menjabat sebagai Menteri Keuangan. Namun, di periode kedua ini, Sri Mulyani dinilai perlu jadi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.
Menurut Aviliani, hal itu dikarenakan Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut memiliki kepemimpinan yang baik. Di mana menjadi salah satu karakter yang dibutuhkan untuk menjabat sebagai Menko.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/10/20/59203/304078_medium.jpg&quot; alt=&quot;Momentum Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin di Komplek Parlemen&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
&quot;Menurut saya perlu jadi Menko. Sri Mulyani  dengan leadhership-nya (jiwa kepemimpinan) itu bagusnya jadi Menko. Jadi koordinasinya antar menteri dibawahnya bisa berjalan baik,&quot; ungkap Aviliani kepada Okezone, Senin (21/10/2019).
Di sisi lain, dia menilai posisi Menkeu yang sebelumnya diisi Sri Mulyani, maka dapat diisi oleh Chatib Basri. Dia merupakan Menkeu yang menjabat selam tahun 2013-2014 di bawah era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).&quot;Pak Chatib walaupun dulu hanya sebentar menjabat jadi Menkeu, tapi waktu itu relatif bagus (kinerjanya),&quot; tambahnya.
Di sisi lain, Basuki Hadimuljono yang pada Kabinet Kerja Jilid I  menjabat sebagai Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR),  dinilai perlu melanjutkan jabatannya tersebut. Basuki disebut bisa  bekerja dengan cepat dan berkoordinasi baik.
Baca Juga: Harapan Buruh di Pemerintahan Baru Jokowi-Ma'ruf: Perbaikan Upah
&quot;Harus saya akui yang paling bagus koordinasinya adalah Pak Basuki.  Karena dia itu kalau ada menteri lain ngomong sesuatu, dia langsung  kerjakan. Misalnya Menteri Desa minta dibangun sesuatu di suatu desa,  itu langsung dikerjakan dia. Jadi Pak Basuki sebagi menteri tidak  mengerjakan program dia sendiri, tapi kementerian lainnya,&quot; jelasnya.
Selain itu, Retno Marsudi juga dinilai layak untuk melanjutkan  jabatannya sebagai Menteri Luar Negeri di periode kedua pemerintahan  Jokowi. &quot;Dia kerjanya bagus, hanya tinggal dibantu oleh  kedubes-kedubes-nya (kedutaan besar) saja,&quot; tutip Aviliani.
&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/10/20/59203/304067_medium.jpg&quot; alt=&quot;Momentum Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin di Komplek Parlemen&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Sebelumnya, Jokowi menyebut bakal mengumumkan susunan menteri dan  kepala lembaga negara pengisi Kabinet Kerja Jilid II, pada hari ini. Hal  itu disampaikan ketika dirinya hendak menuju lokasi Pelantikan Presiden  dan Wakil Presiden Periode 2019&amp;ndash;2024 di Kompleks Parlemen.
&quot;Besok pagi saya kenalkan (Kabinet Kerja Jilid II),&quot; ujar Jokowi di depan Istana Merdeka, Minggu 20 Oktober 2019.
Menurutnya, usai nama para menteri dan kepala lembaga negara tersebut  resmi diumumkan ke publik, maka akan langsung di lantik. &quot;Jadi  diperkenalkan dulu, baru kemudian dilantik,&quot; kata Jokowi.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin telah resmi dilantik untuk memimpin Indonesia selama periode 2019-2024. Jokowi bahkan sempat menyebutkan pengumuman Kabinet Kerja Jilid II akan disampaikan pada hari ini.
Ekonom senior Institute For Development of Economics and Finance (Indef) Aviliani menyatakan, ada tiga nama menteri di Kabinet Kerja Jilid I yang patut berlanjut di periode kedua Jokowi. Ketiganya yakni Sri Mulyani, Basuki Hadimuljono, dan Retno Marsudi.
Baca Juga: Menanti Menteri Ekonomi Kabinet Kerja Jilid II
Dia menilai, Sri Mulyani memiliki kinerja yang bagus selama menjabat sebagai Menteri Keuangan. Namun, di periode kedua ini, Sri Mulyani dinilai perlu jadi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.
Menurut Aviliani, hal itu dikarenakan Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut memiliki kepemimpinan yang baik. Di mana menjadi salah satu karakter yang dibutuhkan untuk menjabat sebagai Menko.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/10/20/59203/304078_medium.jpg&quot; alt=&quot;Momentum Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin di Komplek Parlemen&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
&quot;Menurut saya perlu jadi Menko. Sri Mulyani  dengan leadhership-nya (jiwa kepemimpinan) itu bagusnya jadi Menko. Jadi koordinasinya antar menteri dibawahnya bisa berjalan baik,&quot; ungkap Aviliani kepada Okezone, Senin (21/10/2019).
Di sisi lain, dia menilai posisi Menkeu yang sebelumnya diisi Sri Mulyani, maka dapat diisi oleh Chatib Basri. Dia merupakan Menkeu yang menjabat selam tahun 2013-2014 di bawah era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).&quot;Pak Chatib walaupun dulu hanya sebentar menjabat jadi Menkeu, tapi waktu itu relatif bagus (kinerjanya),&quot; tambahnya.
Di sisi lain, Basuki Hadimuljono yang pada Kabinet Kerja Jilid I  menjabat sebagai Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR),  dinilai perlu melanjutkan jabatannya tersebut. Basuki disebut bisa  bekerja dengan cepat dan berkoordinasi baik.
Baca Juga: Harapan Buruh di Pemerintahan Baru Jokowi-Ma'ruf: Perbaikan Upah
&quot;Harus saya akui yang paling bagus koordinasinya adalah Pak Basuki.  Karena dia itu kalau ada menteri lain ngomong sesuatu, dia langsung  kerjakan. Misalnya Menteri Desa minta dibangun sesuatu di suatu desa,  itu langsung dikerjakan dia. Jadi Pak Basuki sebagi menteri tidak  mengerjakan program dia sendiri, tapi kementerian lainnya,&quot; jelasnya.
Selain itu, Retno Marsudi juga dinilai layak untuk melanjutkan  jabatannya sebagai Menteri Luar Negeri di periode kedua pemerintahan  Jokowi. &quot;Dia kerjanya bagus, hanya tinggal dibantu oleh  kedubes-kedubes-nya (kedutaan besar) saja,&quot; tutip Aviliani.
&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/10/20/59203/304067_medium.jpg&quot; alt=&quot;Momentum Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin di Komplek Parlemen&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Sebelumnya, Jokowi menyebut bakal mengumumkan susunan menteri dan  kepala lembaga negara pengisi Kabinet Kerja Jilid II, pada hari ini. Hal  itu disampaikan ketika dirinya hendak menuju lokasi Pelantikan Presiden  dan Wakil Presiden Periode 2019&amp;ndash;2024 di Kompleks Parlemen.
&quot;Besok pagi saya kenalkan (Kabinet Kerja Jilid II),&quot; ujar Jokowi di depan Istana Merdeka, Minggu 20 Oktober 2019.
Menurutnya, usai nama para menteri dan kepala lembaga negara tersebut  resmi diumumkan ke publik, maka akan langsung di lantik. &quot;Jadi  diperkenalkan dulu, baru kemudian dilantik,&quot; kata Jokowi.</content:encoded></item></channel></rss>
