<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Jadi Menkeu Lagi, Sosok Srikandi Indonesia dengan Segudang Prestasi</title><description>Sri Mulyani Indrawati kembali dipercayai oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menduduki posisi Menteri Keuangan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/22/320/2120047/sri-mulyani-jadi-menkeu-lagi-sosok-srikandi-indonesia-dengan-segudang-prestasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/10/22/320/2120047/sri-mulyani-jadi-menkeu-lagi-sosok-srikandi-indonesia-dengan-segudang-prestasi"/><item><title>Sri Mulyani Jadi Menkeu Lagi, Sosok Srikandi Indonesia dengan Segudang Prestasi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/22/320/2120047/sri-mulyani-jadi-menkeu-lagi-sosok-srikandi-indonesia-dengan-segudang-prestasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/10/22/320/2120047/sri-mulyani-jadi-menkeu-lagi-sosok-srikandi-indonesia-dengan-segudang-prestasi</guid><pubDate>Selasa 22 Oktober 2019 10:46 WIB</pubDate><dc:creator>Adhyasta Dirgantara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/22/320/2120047/sri-mulyani-jadi-menkeu-lagi-sosok-srikandi-indonesia-dengan-segudang-prestasi-Rv0DEZBuzW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/22/320/2120047/sri-mulyani-jadi-menkeu-lagi-sosok-srikandi-indonesia-dengan-segudang-prestasi-Rv0DEZBuzW.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto: Okezone</title></images><description>JAKARTA - Sri Mulyani Indrawati kembali dipercayai oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menduduki posisi Menteri Keuangan. Pasalnya, dalam Kabinet Kerja I, Sri Mulyani juga menempati posisi tersebut.
Sri Mulyani memang menjadi salah satu wanita kebanggaan Indonesia dengan segudang prestasi. Bahkan kesuksesannya menjadikan wanita yang akrab disapa Ani ini sebagai Menkeu terbaik di Asia Pasifik Tahun 2019 versi majalah keuangan FinanceAsia.
Baca Juga: Sri Mulyani Dipanggil Jokowi, Jadi Menkeu Lagi?
Menteri Sri Mulyani juga masuk ke dalam daftar 10 besar menteri dengan tingkat kepuasan tertinggi. Peringkat tersebut terangkum dalam survei yang dilakukan Alvara Research Center dengan kepuasan 83,39%. Sri Mulyani menduduki peringkat ketiga di bawah Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.
Dikutip dari laman resmi Kementerian Keuangan, sejak dulu, sosok Ani memang tidak bisa lepas dari dunia perekonomian. Lahir di Bandar Lampung pada tanggal 26 Agustus 1962, Dia menyelesaikan pendidikannya di Universitas Indonesia pada tahun 1986 dengan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi.
&amp;nbsp;
Kemudian, Ani melanjutkan pendidikannya di Amerika Serikat. Adalah University of Illinois Urbana Champaign yang menjadi tujuan utamanya. Di sana, Dia mendapatkan gelar Master of Science of Policy Economics pada tahun 1990 dan gelar Ph.D of Economics 2 tahun setelahnya.
Tren positifnya terus berlanjut. Pada awal Oktober 2002, Ani terpilih menjadi Executive Director Dana Moneter Internasional (IMF) mewakili 12 negara di Asia Tenggara (South East Asia/SEA Group).  Sejak 1 November 2002, Dia mewakili 12 negara anggota SEA Group di International Monetary Funds.
Di tahun 2005, Sri Mulyani pertama kalinya dilantik menjadi Menteri Keuangan. Selama menjadi Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati banyak menorehkan prestasi, diantaranya menstabilkan ekonomi makro, mempertahankan kebijakan fiskal yang prudent, menurunkan biaya pin&amp;not;jaman dan mengelola utang serta memberi kepercayaan pada investor.Reformasi Kementerian Keuangan dinahkodainya dengan baik sehingga  banyak terjadi perubahan fundamental di Kementerian Keuangan. Beliau  dinobatkan sebagai Menteri Keuangan terbaik Asia untuk tahun 2006 oleh  Emerging Markets Forum pada 18 September 2006 di Sidang Tahunan Bank  Dunia dan IMF di Singapura.
Lebih-lebih, Menteri Sri Mulyani juga terpilih sebagai wanita paling  berpengaruh ke-23 di dunia versi majalah Forbes tahun 2008 serta wanita  paling berpengaruh ke-2 di Indonesia versi majalah Globe Asia bulan  Oktober 2007. Sri Mulyani juga menjadi Menteri Keuangan terbaik untuk  tahun 2006 oleh majalah Euromoney dan menjadi Menteri Keuangan terbaik  di Asia di tahun yang sama oleh Emerging Market Forum.
Baca Juga: Dipanggil Jadi Menkeu Lagi, Sri Mulyani Punya Kekayaan Rp46,6 Miliar
Di tahun 2008, ia menjabat Pelaksana Tugas Menteri Koordinator Bidang  Perekonomian setelah Menko Perekonomian Dr. Boediono dilantik sebagai  Gubernur Bank Indonesia. Lalu, pada 1 Juni 2010 Sri Mulyani Indrawati  menjadi Direktur Pelaksana Bank Dunia.
Keberhasilan Sri Mulyani, pastinya tidak lepas dari prestasi dan  kebijakan yang diberikan untuk Indonesia. Bagaimana tidak, Sri Mulyani  menginginkan sistem perpajakan bisa lebih mudah dari pembelian pulsa.
Selain itu, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia juga menginginkan  digitalisasi sistem perpajakan, sehingga mengurangi potensi  suap-menyuap. Kemudian pemerintah menyebut ada kebijakan baru dan  inisiatif di Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2020.

&quot;Kebijakan baru seperti, super deduction untuk kegiatan vokasi dan  litbang. Lalu mini tax holiday untuk investasi di bawah Rp500 miliar.  Dan Investment allowance untuk industri padat karya,&quot; ujar dia.
Dibalik karier hebatnya yang cemerlang tersebut, Dia mengaku juga  pernah menjadi anak kecil pada umumnya yang gemar bermain di sungai dan  pohon. Kala itu, Ani kecil masih tinggal di Semarang.
&quot;Saat kecil saya senang main di pinggir sungai dan naik pohon mangga  dekat rumah di Semarang. Pada saat yang sama juga suka berimajinasi  dengan menulis,&quot; tulis @smindrawati di Instagram satu tahun silam.</description><content:encoded>JAKARTA - Sri Mulyani Indrawati kembali dipercayai oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menduduki posisi Menteri Keuangan. Pasalnya, dalam Kabinet Kerja I, Sri Mulyani juga menempati posisi tersebut.
Sri Mulyani memang menjadi salah satu wanita kebanggaan Indonesia dengan segudang prestasi. Bahkan kesuksesannya menjadikan wanita yang akrab disapa Ani ini sebagai Menkeu terbaik di Asia Pasifik Tahun 2019 versi majalah keuangan FinanceAsia.
Baca Juga: Sri Mulyani Dipanggil Jokowi, Jadi Menkeu Lagi?
Menteri Sri Mulyani juga masuk ke dalam daftar 10 besar menteri dengan tingkat kepuasan tertinggi. Peringkat tersebut terangkum dalam survei yang dilakukan Alvara Research Center dengan kepuasan 83,39%. Sri Mulyani menduduki peringkat ketiga di bawah Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.
Dikutip dari laman resmi Kementerian Keuangan, sejak dulu, sosok Ani memang tidak bisa lepas dari dunia perekonomian. Lahir di Bandar Lampung pada tanggal 26 Agustus 1962, Dia menyelesaikan pendidikannya di Universitas Indonesia pada tahun 1986 dengan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi.
&amp;nbsp;
Kemudian, Ani melanjutkan pendidikannya di Amerika Serikat. Adalah University of Illinois Urbana Champaign yang menjadi tujuan utamanya. Di sana, Dia mendapatkan gelar Master of Science of Policy Economics pada tahun 1990 dan gelar Ph.D of Economics 2 tahun setelahnya.
Tren positifnya terus berlanjut. Pada awal Oktober 2002, Ani terpilih menjadi Executive Director Dana Moneter Internasional (IMF) mewakili 12 negara di Asia Tenggara (South East Asia/SEA Group).  Sejak 1 November 2002, Dia mewakili 12 negara anggota SEA Group di International Monetary Funds.
Di tahun 2005, Sri Mulyani pertama kalinya dilantik menjadi Menteri Keuangan. Selama menjadi Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati banyak menorehkan prestasi, diantaranya menstabilkan ekonomi makro, mempertahankan kebijakan fiskal yang prudent, menurunkan biaya pin&amp;not;jaman dan mengelola utang serta memberi kepercayaan pada investor.Reformasi Kementerian Keuangan dinahkodainya dengan baik sehingga  banyak terjadi perubahan fundamental di Kementerian Keuangan. Beliau  dinobatkan sebagai Menteri Keuangan terbaik Asia untuk tahun 2006 oleh  Emerging Markets Forum pada 18 September 2006 di Sidang Tahunan Bank  Dunia dan IMF di Singapura.
Lebih-lebih, Menteri Sri Mulyani juga terpilih sebagai wanita paling  berpengaruh ke-23 di dunia versi majalah Forbes tahun 2008 serta wanita  paling berpengaruh ke-2 di Indonesia versi majalah Globe Asia bulan  Oktober 2007. Sri Mulyani juga menjadi Menteri Keuangan terbaik untuk  tahun 2006 oleh majalah Euromoney dan menjadi Menteri Keuangan terbaik  di Asia di tahun yang sama oleh Emerging Market Forum.
Baca Juga: Dipanggil Jadi Menkeu Lagi, Sri Mulyani Punya Kekayaan Rp46,6 Miliar
Di tahun 2008, ia menjabat Pelaksana Tugas Menteri Koordinator Bidang  Perekonomian setelah Menko Perekonomian Dr. Boediono dilantik sebagai  Gubernur Bank Indonesia. Lalu, pada 1 Juni 2010 Sri Mulyani Indrawati  menjadi Direktur Pelaksana Bank Dunia.
Keberhasilan Sri Mulyani, pastinya tidak lepas dari prestasi dan  kebijakan yang diberikan untuk Indonesia. Bagaimana tidak, Sri Mulyani  menginginkan sistem perpajakan bisa lebih mudah dari pembelian pulsa.
Selain itu, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia juga menginginkan  digitalisasi sistem perpajakan, sehingga mengurangi potensi  suap-menyuap. Kemudian pemerintah menyebut ada kebijakan baru dan  inisiatif di Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2020.

&quot;Kebijakan baru seperti, super deduction untuk kegiatan vokasi dan  litbang. Lalu mini tax holiday untuk investasi di bawah Rp500 miliar.  Dan Investment allowance untuk industri padat karya,&quot; ujar dia.
Dibalik karier hebatnya yang cemerlang tersebut, Dia mengaku juga  pernah menjadi anak kecil pada umumnya yang gemar bermain di sungai dan  pohon. Kala itu, Ani kecil masih tinggal di Semarang.
&quot;Saat kecil saya senang main di pinggir sungai dan naik pohon mangga  dekat rumah di Semarang. Pada saat yang sama juga suka berimajinasi  dengan menulis,&quot; tulis @smindrawati di Instagram satu tahun silam.</content:encoded></item></channel></rss>
