<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wacana Penghapusan Eselon III dan IV, untuk Pangkas Birokrasi?   </title><description>Rencana penghapusan jabatan eselon III dan IV Aparatur Sipil Negara (ASN) menuai komentar</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/22/320/2120380/wacana-penghapusan-eselon-iii-dan-iv-untuk-pangkas-birokrasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/10/22/320/2120380/wacana-penghapusan-eselon-iii-dan-iv-untuk-pangkas-birokrasi"/><item><title>Wacana Penghapusan Eselon III dan IV, untuk Pangkas Birokrasi?   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/22/320/2120380/wacana-penghapusan-eselon-iii-dan-iv-untuk-pangkas-birokrasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/10/22/320/2120380/wacana-penghapusan-eselon-iii-dan-iv-untuk-pangkas-birokrasi</guid><pubDate>Selasa 22 Oktober 2019 20:03 WIB</pubDate><dc:creator>Isty Maulidya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/22/320/2120380/wacana-penghapusan-eselon-iii-dan-iv-untuk-pangkas-birokrasi-A2uMnQGn6j.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Pegawai Negeri Sipil. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/22/320/2120380/wacana-penghapusan-eselon-iii-dan-iv-untuk-pangkas-birokrasi-A2uMnQGn6j.jpg</image><title>Ilustrasi Pegawai Negeri Sipil. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>TANGERANG - Rencana penghapusan jabatan eselon III dan IV Aparatur Sipil Negara (ASN) menuai komentar dan berbagai pihak.
Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah menyatakan belum bisa menilai apakah kebijakan tersebit akan mempengaruhi proses birokrasi di wilayah pemerintahan Kota Tangerang.
Baca Juga: Jokowi Mau Hapus Pejabat Eselon III-IV, Tidak Bisa Diterapkan di Semua Kementerian
&quot;Kita belum bisa nilai karena presiden baru melempar wacana nanti kita lihat seperti apa intinya memang pemerintah Kota Tangerang mendukung segala sesuatu yang sifatnya bagaimana meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,&quot; ujar Arief saat memperingati Hari Santri di Lapangan Ahmad Yani, Tangerang, Selasa (22/10/2019).
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/06/17/57698/294102_medium.jpg&quot; alt=&quot;Melihat Lebih Dekat Aktivitas PNS Pemprov DKI Jakarta&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Lebih lanjut, Arief menjelaskan dukungannya terhadap kebijakan yang dikeluarkan oleh presiden apabila kebijakan tersebut mempermudah dan memperbaiki layanan publik.
Baca Juga: Pangkas Birokrasi Besar-besaran, Jabatan Eselon Hanya Jadi 2 Level
Arief berpendapat bahwa presiden tidak akan sembarangan dalam membuat kebijakan. Terlebih lagi dilihat dari pengalaman Jokowi yang sudah lama malang melintang dalam urusan pemerintahan.
&quot;Beliau kan pengalaman dari jadi wali kota gubernur sampai jadi presiden, jadi jalau saya lihat tujuan kebijakan ini memangkas birokrasi untuk meningkatkan pelayanan untuk masyarakat,&quot; ujarnya.Walaupun mendukung kebijakan yang bisa meningkatkan pelayanan publik,  Arief berpendapat bahwa rencana penghapusan eselon harus melihat  kebutuhan birokrasi pemerintah dan juga karier pegawai. Kebijakan  tersebut dikhawatirkan akan berpengaruh pada jenjang karier ASN yang  bisa mengakibatkan menurunnya motivasi dan semangat untuk melayani  masyarakat.
&quot;Tapi kita lihat juga kebutuhan birokrasi pemerintahan itu juga. Tapi  secara struktural ada juga yg memang kita perlu untuk berjenjang karena  kan ini bagian dari karir pegawai,&quot; ujarnya.
Ke depannya Arief berharap agar kebijakan yang dikeluarkan oleh  presiden nantinya bisa berdampak baik bagi masyarakat maupun aparatur  sipil negara.
&quot;Jadi tanpa mengurangi motivasi kinerja pegawai khususnya ASN, mudah-mudahan program-programnya bisa terwujud&quot; pungkas Arief.</description><content:encoded>TANGERANG - Rencana penghapusan jabatan eselon III dan IV Aparatur Sipil Negara (ASN) menuai komentar dan berbagai pihak.
Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah menyatakan belum bisa menilai apakah kebijakan tersebit akan mempengaruhi proses birokrasi di wilayah pemerintahan Kota Tangerang.
Baca Juga: Jokowi Mau Hapus Pejabat Eselon III-IV, Tidak Bisa Diterapkan di Semua Kementerian
&quot;Kita belum bisa nilai karena presiden baru melempar wacana nanti kita lihat seperti apa intinya memang pemerintah Kota Tangerang mendukung segala sesuatu yang sifatnya bagaimana meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,&quot; ujar Arief saat memperingati Hari Santri di Lapangan Ahmad Yani, Tangerang, Selasa (22/10/2019).
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/06/17/57698/294102_medium.jpg&quot; alt=&quot;Melihat Lebih Dekat Aktivitas PNS Pemprov DKI Jakarta&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Lebih lanjut, Arief menjelaskan dukungannya terhadap kebijakan yang dikeluarkan oleh presiden apabila kebijakan tersebut mempermudah dan memperbaiki layanan publik.
Baca Juga: Pangkas Birokrasi Besar-besaran, Jabatan Eselon Hanya Jadi 2 Level
Arief berpendapat bahwa presiden tidak akan sembarangan dalam membuat kebijakan. Terlebih lagi dilihat dari pengalaman Jokowi yang sudah lama malang melintang dalam urusan pemerintahan.
&quot;Beliau kan pengalaman dari jadi wali kota gubernur sampai jadi presiden, jadi jalau saya lihat tujuan kebijakan ini memangkas birokrasi untuk meningkatkan pelayanan untuk masyarakat,&quot; ujarnya.Walaupun mendukung kebijakan yang bisa meningkatkan pelayanan publik,  Arief berpendapat bahwa rencana penghapusan eselon harus melihat  kebutuhan birokrasi pemerintah dan juga karier pegawai. Kebijakan  tersebut dikhawatirkan akan berpengaruh pada jenjang karier ASN yang  bisa mengakibatkan menurunnya motivasi dan semangat untuk melayani  masyarakat.
&quot;Tapi kita lihat juga kebutuhan birokrasi pemerintahan itu juga. Tapi  secara struktural ada juga yg memang kita perlu untuk berjenjang karena  kan ini bagian dari karir pegawai,&quot; ujarnya.
Ke depannya Arief berharap agar kebijakan yang dikeluarkan oleh  presiden nantinya bisa berdampak baik bagi masyarakat maupun aparatur  sipil negara.
&quot;Jadi tanpa mengurangi motivasi kinerja pegawai khususnya ASN, mudah-mudahan program-programnya bisa terwujud&quot; pungkas Arief.</content:encoded></item></channel></rss>
