<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Banyak Menteri Ekonomi dari Parpol, Ini Komentar Sri Mulyani</title><description>Susunan Kabinet Indonesia Maju ternyata banyak diisi oleh tokoh partai politik.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/23/20/2120782/banyak-menteri-ekonomi-dari-parpol-ini-komentar-sri-mulyani</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/10/23/20/2120782/banyak-menteri-ekonomi-dari-parpol-ini-komentar-sri-mulyani"/><item><title>   Banyak Menteri Ekonomi dari Parpol, Ini Komentar Sri Mulyani</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/23/20/2120782/banyak-menteri-ekonomi-dari-parpol-ini-komentar-sri-mulyani</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/10/23/20/2120782/banyak-menteri-ekonomi-dari-parpol-ini-komentar-sri-mulyani</guid><pubDate>Rabu 23 Oktober 2019 16:34 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/23/20/2120782/banyak-menteri-ekonomi-dari-parpol-ini-komentar-sri-mulyani-THtAaCGEj6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani soal Kursi Parpol (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/23/20/2120782/banyak-menteri-ekonomi-dari-parpol-ini-komentar-sri-mulyani-THtAaCGEj6.jpg</image><title>Sri Mulyani soal Kursi Parpol (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Susunan Kabinet Indonesia Maju di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin ternyata banyak diisi oleh tokoh partai politik (parpol). Utamanya di jajaran kabinet menteri bidang ekonomi.
&amp;nbsp;Baca Juga: Arief Yahya Ingatkan Wishnutama soal Devisa hingga Sabtu-Minggu Tak Pernah di Rumah
Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan, tak masalah dari latar belakang apa para partner kerjanya berasal, asalkan bisa bekerjasama dengan baik. Lantaran, Jokowi juga sudah memeberikan arahan yang jelas terkait program prioritas yang harus dikerjakan oleh kabinet.

&quot;Memang banyak kabinet yang terdiri dari mantan jenderal, ketua partai, atau politisi, tapi kita tetap bekerjasama dengan baik. Jadi mindset kami adalah untuk kerjasama,&quot; jelas Sri Mulyani di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (23/10/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Tak Lagi Jadi Menteri, Susi Pudjiastuti: Saya Mau Liburan
Menurutnya, dominasi menteri dari parpol juga tidak akan menjadi kendala dalam proses pengambilan keputusan mengenai anggaran-anggaran yang strategis. Mengingat juga, pembahasan anggaran akan dilakukan bersama pihak DPR RI.

&quot;Jadi saya enggak melihat itu sebagai suatu kendala. Kami menganggap ini suatu dinamika baru yang diharapkan bisa meningkatkan kinerja secara lebih baik,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/10/22/59228/304256_medium.jpg&quot; alt=&quot;Lambaikan Tangan Kiri, Sri Mulyani Tiba di Istana Negara&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;Sekadar diketahui, di jajaran menteri bidanag ekonomi ada delapan  yang berasal dari parpol. Terdiri dari Menteri Koordinator Bidang  Perekonomian Airlangga Hartarto yang merupakan Ketua Umum Partai Golkar  dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan yang  juga dari Partai Golkar.

Kemudian juga ada Menteri Perdagangan Agus Suparmanto dari Partai  Kebangkitan Bangsa (PKB), Menteri Perindustrian Agus Gumiwang  Kartasasmita dari Partai Golkar, serta Menteri Pertanian Syahrul Yasin  Limpo dari Partai Nasdem.

Lalu Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dari Partai  Gerindra, Menteri Perencanaan Pembangunan (PPN)/Bappenas Suharso  Monoarfa dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Menteri  Ketenagakerjaan Ida Fauziah yang merupakan politisi PKB.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/10/22/59228/304259_medium.jpg&quot; alt=&quot;Lambaikan Tangan Kiri, Sri Mulyani Tiba di Istana Negara&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Susunan Kabinet Indonesia Maju di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin ternyata banyak diisi oleh tokoh partai politik (parpol). Utamanya di jajaran kabinet menteri bidang ekonomi.
&amp;nbsp;Baca Juga: Arief Yahya Ingatkan Wishnutama soal Devisa hingga Sabtu-Minggu Tak Pernah di Rumah
Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan, tak masalah dari latar belakang apa para partner kerjanya berasal, asalkan bisa bekerjasama dengan baik. Lantaran, Jokowi juga sudah memeberikan arahan yang jelas terkait program prioritas yang harus dikerjakan oleh kabinet.

&quot;Memang banyak kabinet yang terdiri dari mantan jenderal, ketua partai, atau politisi, tapi kita tetap bekerjasama dengan baik. Jadi mindset kami adalah untuk kerjasama,&quot; jelas Sri Mulyani di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (23/10/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Tak Lagi Jadi Menteri, Susi Pudjiastuti: Saya Mau Liburan
Menurutnya, dominasi menteri dari parpol juga tidak akan menjadi kendala dalam proses pengambilan keputusan mengenai anggaran-anggaran yang strategis. Mengingat juga, pembahasan anggaran akan dilakukan bersama pihak DPR RI.

&quot;Jadi saya enggak melihat itu sebagai suatu kendala. Kami menganggap ini suatu dinamika baru yang diharapkan bisa meningkatkan kinerja secara lebih baik,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/10/22/59228/304256_medium.jpg&quot; alt=&quot;Lambaikan Tangan Kiri, Sri Mulyani Tiba di Istana Negara&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;Sekadar diketahui, di jajaran menteri bidanag ekonomi ada delapan  yang berasal dari parpol. Terdiri dari Menteri Koordinator Bidang  Perekonomian Airlangga Hartarto yang merupakan Ketua Umum Partai Golkar  dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan yang  juga dari Partai Golkar.

Kemudian juga ada Menteri Perdagangan Agus Suparmanto dari Partai  Kebangkitan Bangsa (PKB), Menteri Perindustrian Agus Gumiwang  Kartasasmita dari Partai Golkar, serta Menteri Pertanian Syahrul Yasin  Limpo dari Partai Nasdem.

Lalu Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dari Partai  Gerindra, Menteri Perencanaan Pembangunan (PPN)/Bappenas Suharso  Monoarfa dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Menteri  Ketenagakerjaan Ida Fauziah yang merupakan politisi PKB.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/10/22/59228/304259_medium.jpg&quot; alt=&quot;Lambaikan Tangan Kiri, Sri Mulyani Tiba di Istana Negara&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
