<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Jonan soal Arcandra: Gaji Dia Lebih Besar karena Wakil Komut Pertamina tapi...</title><description>Jonan mengenang masa-masa jabatannya sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) selama tiga tahun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/23/320/2120821/jonan-soal-arcandra-gaji-dia-lebih-besar-karena-wakil-komut-pertamina-tapi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/10/23/320/2120821/jonan-soal-arcandra-gaji-dia-lebih-besar-karena-wakil-komut-pertamina-tapi"/><item><title>   Jonan soal Arcandra: Gaji Dia Lebih Besar karena Wakil Komut Pertamina tapi...</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/23/320/2120821/jonan-soal-arcandra-gaji-dia-lebih-besar-karena-wakil-komut-pertamina-tapi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/10/23/320/2120821/jonan-soal-arcandra-gaji-dia-lebih-besar-karena-wakil-komut-pertamina-tapi</guid><pubDate>Rabu 23 Oktober 2019 17:37 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/23/320/2120821/jonan-soal-arcandra-gaji-dia-lebih-besar-karena-wakil-komut-pertamina-tapi-b1SKUQLkcq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jonan soal Arcandra Tahar (Foto: Dok Kementerian ESDM)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/23/320/2120821/jonan-soal-arcandra-gaji-dia-lebih-besar-karena-wakil-komut-pertamina-tapi-b1SKUQLkcq.jpg</image><title>Jonan soal Arcandra Tahar (Foto: Dok Kementerian ESDM)</title></images><description>JAKARTA - Ignasius Jonan mengenang masa-masa jabatannya sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) selama tiga tahun. Apalagi dalam periode tiga tahun ini dirinya didampingi oleh Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar.
&amp;nbsp;Baca Juga: Tak Lagi Jadi Menteri, Susi Pudjiastuti: Saya Mau Liburan
Menurutnya, sebagai duet maut pemerintah di sektor energi, dirinya dan Arcandra menjelma sebagai pasangan yang kompak. Meskipun pasangan ini ketika pertama kali dipasangkan terkesan seperti dijodohkan dan dipasangkan.

&amp;ldquo;Saya terima kasih pak Arcandra dulu saya tidak kenal. Waktu dipasangkan itu bayangan saya dijodohkan jadi menikah dijodohkan kalau cocok-cocok sekali, kalau enggak, ya enggak,&amp;rdquo; ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (23/10/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Digantikan Erick Thohir Jadi Menteri BUMN, Rini Soemarno Menangis
Menurut Jonan, ada beberapa alasan mengapa dirinya dengan Arcandra Tahar cocok. Salah satunya adalah dalam membuat kebijakan, jika salah satu di antarannya tidak setuju maka tidak akan jadi dikeluarkan.

&amp;ldquo;Saya enggak tahu hatinya. Tapi kalau menurut saya cocok. Buktinya cocok apa. Hampir tidak ada surat saya partner saya tidak paraf. Kalau pak Arcandra enggak setuju pasti ke saya. Ratusan surat tidak pernah bertentangan. Mestinya cocok lah dalam pekerjaan,&amp;rdquo; katanya.
Hanya memang ada beberapa hal yang tidak cocok misalnya dalam hal  hobi. Arcandra Tahar memiliki hobi untuk bermain tenis lapangan,  sedangkan Jonan tidak menyukai tenis.

&amp;ldquo;Kalau yang lain mungkin enggak cocok, beliau suka tenis, saya enggak suka,&amp;rdquo; ucapnya.

Jonan menambahkan, meskipun kompak dalam hal pekerjaan, namun dirinya  sama sekali tidak pernah ditraktir makan oleh Arcandra. Jangan untuk  ditraktir, untuk makan bersama pun hanya dapat dihitung dengan jari.

&amp;ldquo;Kalau makan dibawakan dari rumah selama saya tiga tahun dengan  Arcandra hampir tidak pernah makan bersama. Mungkin sekali dua kali.  Yang kedua waktu pengumuman ini,&amp;rdquo; katanya.
&amp;nbsp;
Padahal lanjut Jonan, penghasilan Arcandra jauh lebih tinggi dari  dirinya. Karena sebagai seorang Wakil Menteri ESDM, Arcandra juga  menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama PT Pertamina (Persero).

&amp;ldquo;Beliau enggak pernah traktir saya. Enggak pernah Saya sudah sindir  beberapa kali.  Bapak itu penghasilanya dari bermacam-macam sumber,  wakil Komut Pertamina tetep aja enggak traktir. Sekalian saya curhat,&amp;rdquo;  kata Jonan.

</description><content:encoded>JAKARTA - Ignasius Jonan mengenang masa-masa jabatannya sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) selama tiga tahun. Apalagi dalam periode tiga tahun ini dirinya didampingi oleh Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar.
&amp;nbsp;Baca Juga: Tak Lagi Jadi Menteri, Susi Pudjiastuti: Saya Mau Liburan
Menurutnya, sebagai duet maut pemerintah di sektor energi, dirinya dan Arcandra menjelma sebagai pasangan yang kompak. Meskipun pasangan ini ketika pertama kali dipasangkan terkesan seperti dijodohkan dan dipasangkan.

&amp;ldquo;Saya terima kasih pak Arcandra dulu saya tidak kenal. Waktu dipasangkan itu bayangan saya dijodohkan jadi menikah dijodohkan kalau cocok-cocok sekali, kalau enggak, ya enggak,&amp;rdquo; ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (23/10/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Digantikan Erick Thohir Jadi Menteri BUMN, Rini Soemarno Menangis
Menurut Jonan, ada beberapa alasan mengapa dirinya dengan Arcandra Tahar cocok. Salah satunya adalah dalam membuat kebijakan, jika salah satu di antarannya tidak setuju maka tidak akan jadi dikeluarkan.

&amp;ldquo;Saya enggak tahu hatinya. Tapi kalau menurut saya cocok. Buktinya cocok apa. Hampir tidak ada surat saya partner saya tidak paraf. Kalau pak Arcandra enggak setuju pasti ke saya. Ratusan surat tidak pernah bertentangan. Mestinya cocok lah dalam pekerjaan,&amp;rdquo; katanya.
Hanya memang ada beberapa hal yang tidak cocok misalnya dalam hal  hobi. Arcandra Tahar memiliki hobi untuk bermain tenis lapangan,  sedangkan Jonan tidak menyukai tenis.

&amp;ldquo;Kalau yang lain mungkin enggak cocok, beliau suka tenis, saya enggak suka,&amp;rdquo; ucapnya.

Jonan menambahkan, meskipun kompak dalam hal pekerjaan, namun dirinya  sama sekali tidak pernah ditraktir makan oleh Arcandra. Jangan untuk  ditraktir, untuk makan bersama pun hanya dapat dihitung dengan jari.

&amp;ldquo;Kalau makan dibawakan dari rumah selama saya tiga tahun dengan  Arcandra hampir tidak pernah makan bersama. Mungkin sekali dua kali.  Yang kedua waktu pengumuman ini,&amp;rdquo; katanya.
&amp;nbsp;
Padahal lanjut Jonan, penghasilan Arcandra jauh lebih tinggi dari  dirinya. Karena sebagai seorang Wakil Menteri ESDM, Arcandra juga  menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama PT Pertamina (Persero).

&amp;ldquo;Beliau enggak pernah traktir saya. Enggak pernah Saya sudah sindir  beberapa kali.  Bapak itu penghasilanya dari bermacam-macam sumber,  wakil Komut Pertamina tetep aja enggak traktir. Sekalian saya curhat,&amp;rdquo;  kata Jonan.

</content:encoded></item></channel></rss>
