<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jadi Menteri, Erick Thohir Bakal Bersih-Bersih BUMN</title><description>Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memberikan sinyal untuk bersih-bersih pada Kementerian.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/23/320/2120861/jadi-menteri-erick-thohir-bakal-bersih-bersih-bumn</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/10/23/320/2120861/jadi-menteri-erick-thohir-bakal-bersih-bersih-bumn"/><item><title>Jadi Menteri, Erick Thohir Bakal Bersih-Bersih BUMN</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/23/320/2120861/jadi-menteri-erick-thohir-bakal-bersih-bersih-bumn</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/10/23/320/2120861/jadi-menteri-erick-thohir-bakal-bersih-bersih-bumn</guid><pubDate>Rabu 23 Oktober 2019 19:00 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/23/320/2120861/jadi-menteri-erick-thohir-bakal-bersih-bersih-bumn-7hFzzInGIG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Erick Thohir Bersih-Bersih BUMN (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/23/320/2120861/jadi-menteri-erick-thohir-bakal-bersih-bersih-bumn-7hFzzInGIG.jpg</image><title>Erick Thohir Bersih-Bersih BUMN (Foto: Okezone.com)</title></images><description> 
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memberikan sinyal untuk bersih-bersih pada Kementerian dan juga perusahaan milik negara. Hal itu diungkapkan Erick dalam acara serah terima jabatan Menteri BUMN dari Rini Soemarno kepada Erick Thohir.
&amp;nbsp;Baca Juga: Ketika Edhy Prabowo Salah Sebut Susi Pudjiastuti Menteri KKP 2019-2024
Menurut Erick, dirinya akan melakukan evaluasi total kepada Kementerian dan perusahaan BUMN. Evaluasi yang akan dilakukan oleh Erick meliputi kinerja hingga manajemen dari perusahaan plat merah.

&amp;ldquo;Ya pasti (evaluasi kinerja). Sudah seyogyanya kalau saya baru di sini pasti saya akan evaluasi total, baik mengenai kinerja, menajemen tanpa ada prasangka-prasangka,&amp;rdquo; ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (23/10/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Digantikan Erick Thohir Jadi Menteri BUMN, Rini Soemarno Menangis
Menurut Erick, evaluasi yang dilakukan nantinya akan dilakukan dengan profesional. Artinya jika nantinya ada perombakan di jajaran Direksi akan dilakukan secara objektif tanpa ada unsurnya ketidaksukaan pribadi.

&amp;ldquo;Jadi enggak bisa istilahnya mengevaluasi itu karena ada sesuatu, enggak lah, kita ini bukan, kita mau profesional, kita mau bikin iklim yang baik dan yang sehat lah,&amp;rdquo; ucapnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/10/23/59261/304482_medium.jpg&quot; alt=&quot;Presiden Lantik Para Menteri Kabinet Indonesia Maju&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;Erick menambahkan, ketika memimpin sebuah perusahaan sekalipun  dirinya akan mengutamakan good corporate governance (GCG). Namun menurut  Erick, GCG yang dimaksud bukan hanya ucapan semata karena perlu adanya  tindakan yang dilakukan.

&amp;ldquo;Dan saya prinsip mohon maaf saya background-nya swasta, alhamdulilah  juga Allah sudah memberikan sesuatu yang lebih buat saya ya mungkin  sudah waktunya tadi saya juga bersih-bersih, jadi hal ini penting karena  saya tidak mau yang namanya good corporate governance di BUMN hanya  sebuah lip service (ngomong doang),&amp;rdquo; jelasnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/10/23/59261/304483_medium.jpg&quot; alt=&quot;Presiden Lantik Para Menteri Kabinet Indonesia Maju&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Menurut Erick, jika hanya teriak-teriak mengenai GCG tanpa ada aksi  nyata akan memperburuk citra perusahaan negara. Bahkan diyakini akan  sangat sulit, perusahaan BUMN bisa berkompetisi di luar negeri jika  hanya omongan semata

&amp;ldquo;Sudah banyak sekali hal hal yang juga terjadi yang saya rasa kurang  baik lah buat citra BUMN tanpa menyalahkan tetapi kita harus cari hal  yang positif yang saling membangun saling bersinergi sehingga tadi ada  target-target bahwa kita harus mejadi kompetisi,&amp;rdquo; katanya.
</description><content:encoded> 
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memberikan sinyal untuk bersih-bersih pada Kementerian dan juga perusahaan milik negara. Hal itu diungkapkan Erick dalam acara serah terima jabatan Menteri BUMN dari Rini Soemarno kepada Erick Thohir.
&amp;nbsp;Baca Juga: Ketika Edhy Prabowo Salah Sebut Susi Pudjiastuti Menteri KKP 2019-2024
Menurut Erick, dirinya akan melakukan evaluasi total kepada Kementerian dan perusahaan BUMN. Evaluasi yang akan dilakukan oleh Erick meliputi kinerja hingga manajemen dari perusahaan plat merah.

&amp;ldquo;Ya pasti (evaluasi kinerja). Sudah seyogyanya kalau saya baru di sini pasti saya akan evaluasi total, baik mengenai kinerja, menajemen tanpa ada prasangka-prasangka,&amp;rdquo; ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (23/10/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Digantikan Erick Thohir Jadi Menteri BUMN, Rini Soemarno Menangis
Menurut Erick, evaluasi yang dilakukan nantinya akan dilakukan dengan profesional. Artinya jika nantinya ada perombakan di jajaran Direksi akan dilakukan secara objektif tanpa ada unsurnya ketidaksukaan pribadi.

&amp;ldquo;Jadi enggak bisa istilahnya mengevaluasi itu karena ada sesuatu, enggak lah, kita ini bukan, kita mau profesional, kita mau bikin iklim yang baik dan yang sehat lah,&amp;rdquo; ucapnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/10/23/59261/304482_medium.jpg&quot; alt=&quot;Presiden Lantik Para Menteri Kabinet Indonesia Maju&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;Erick menambahkan, ketika memimpin sebuah perusahaan sekalipun  dirinya akan mengutamakan good corporate governance (GCG). Namun menurut  Erick, GCG yang dimaksud bukan hanya ucapan semata karena perlu adanya  tindakan yang dilakukan.

&amp;ldquo;Dan saya prinsip mohon maaf saya background-nya swasta, alhamdulilah  juga Allah sudah memberikan sesuatu yang lebih buat saya ya mungkin  sudah waktunya tadi saya juga bersih-bersih, jadi hal ini penting karena  saya tidak mau yang namanya good corporate governance di BUMN hanya  sebuah lip service (ngomong doang),&amp;rdquo; jelasnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/10/23/59261/304483_medium.jpg&quot; alt=&quot;Presiden Lantik Para Menteri Kabinet Indonesia Maju&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Menurut Erick, jika hanya teriak-teriak mengenai GCG tanpa ada aksi  nyata akan memperburuk citra perusahaan negara. Bahkan diyakini akan  sangat sulit, perusahaan BUMN bisa berkompetisi di luar negeri jika  hanya omongan semata

&amp;ldquo;Sudah banyak sekali hal hal yang juga terjadi yang saya rasa kurang  baik lah buat citra BUMN tanpa menyalahkan tetapi kita harus cari hal  yang positif yang saling membangun saling bersinergi sehingga tadi ada  target-target bahwa kita harus mejadi kompetisi,&amp;rdquo; katanya.
</content:encoded></item></channel></rss>
