<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Brexit Ditunda, Indeks Dolar AS Melemah</title><description>Pound Inggris dan Euro stabil terhadap indeks dolar AS pada perdahangan 23 Oktober 2019.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/24/278/2121027/brexit-ditunda-indeks-dolar-as-melemah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/10/24/278/2121027/brexit-ditunda-indeks-dolar-as-melemah"/><item><title>Brexit Ditunda, Indeks Dolar AS Melemah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/24/278/2121027/brexit-ditunda-indeks-dolar-as-melemah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/10/24/278/2121027/brexit-ditunda-indeks-dolar-as-melemah</guid><pubDate>Kamis 24 Oktober 2019 08:35 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/24/278/2121027/brexit-ditunda-indeks-dolar-as-melemah-IRfYQDJOGB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dolar AS (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/24/278/2121027/brexit-ditunda-indeks-dolar-as-melemah-IRfYQDJOGB.jpg</image><title>Dolar AS (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Pound Inggris dan Euro stabil terhadap indeks dolar AS pada perdahangan 23 Oktober 2019 karena para pemimpin Uni Eropa menunda keputusan apakah akan memberikan Inggris perpanjangan Brexit tiga bulan.
Inggris semakin dekat dalam menyelesaikan teka-teki Brexit, setelah Perdana Menteri Boris Johnson membuat kesepakatan dengan Uni Eropa mengenai syarat keluarnya dan mendapatkan sinyal awal dukungan untuk itu dari parlemen Inggris. Tetapi anggota parlemen Inggris menolak jadwal tiga hari karena mengesahkan undang-undang yang diperlukan, memaksa Johnson untuk meminta Brussels untuk perpanjangan batas waktu 31 Oktober untuk meratifikasi kesepakatan.
Baca juga: Dolar Ditutup Melemah saat Euro Melonjak
Negara-negara anggota Uni Eropa menunda persetujuan perpanjangan, tetapi Presiden Dewan Eropa Donald Tusk mengatakan bahwa dia merekomendasikan agar para pemimpin UE mendukung permintaan Inggris. Johnson mengatakan jika batas waktu ditunda hingga akhir Januari ia akan mengadakan pemilihan sebelum Natal.
Melansir Reuters, Kamis (24/10/2019), perdagangan valuta asing pada umumnya sepi tetapi pound dan euro menguat terhadap dolar. Terhadap dolar, pound bertahan naik 0,37% menjadi USD1.292, Euro naik 0,1% menjadi USD1,114. Terhadap euro, pound menguat 0,28% pada 86,17.

Indeks dolar turun 0,09% pada 97,436.
Mata uang safe haven Rabu pagi didorong oleh ketidakpastian Brexit, tetapi pada sore hari di Amerika Utara, kenaikan itu telah terhapus. Yen Jepang terakhir 0,18% lebih rendah pada 108,65 per dolar, dengan franc Swiss di 0,990 per dolar.</description><content:encoded>JAKARTA - Pound Inggris dan Euro stabil terhadap indeks dolar AS pada perdahangan 23 Oktober 2019 karena para pemimpin Uni Eropa menunda keputusan apakah akan memberikan Inggris perpanjangan Brexit tiga bulan.
Inggris semakin dekat dalam menyelesaikan teka-teki Brexit, setelah Perdana Menteri Boris Johnson membuat kesepakatan dengan Uni Eropa mengenai syarat keluarnya dan mendapatkan sinyal awal dukungan untuk itu dari parlemen Inggris. Tetapi anggota parlemen Inggris menolak jadwal tiga hari karena mengesahkan undang-undang yang diperlukan, memaksa Johnson untuk meminta Brussels untuk perpanjangan batas waktu 31 Oktober untuk meratifikasi kesepakatan.
Baca juga: Dolar Ditutup Melemah saat Euro Melonjak
Negara-negara anggota Uni Eropa menunda persetujuan perpanjangan, tetapi Presiden Dewan Eropa Donald Tusk mengatakan bahwa dia merekomendasikan agar para pemimpin UE mendukung permintaan Inggris. Johnson mengatakan jika batas waktu ditunda hingga akhir Januari ia akan mengadakan pemilihan sebelum Natal.
Melansir Reuters, Kamis (24/10/2019), perdagangan valuta asing pada umumnya sepi tetapi pound dan euro menguat terhadap dolar. Terhadap dolar, pound bertahan naik 0,37% menjadi USD1.292, Euro naik 0,1% menjadi USD1,114. Terhadap euro, pound menguat 0,28% pada 86,17.

Indeks dolar turun 0,09% pada 97,436.
Mata uang safe haven Rabu pagi didorong oleh ketidakpastian Brexit, tetapi pada sore hari di Amerika Utara, kenaikan itu telah terhapus. Yen Jepang terakhir 0,18% lebih rendah pada 108,65 per dolar, dengan franc Swiss di 0,990 per dolar.</content:encoded></item></channel></rss>
