<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hubungan AS-China Memanas, Wall Street Bergerak Mixed</title><description>Bursa saham Amerika Serikat (AS) kembali mendapat tekanan dari memanasnya hubungan dagang China-AS.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/25/278/2121497/hubungan-as-china-memanas-wall-street-bergerak-mixed</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/10/25/278/2121497/hubungan-as-china-memanas-wall-street-bergerak-mixed"/><item><title>Hubungan AS-China Memanas, Wall Street Bergerak Mixed</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/25/278/2121497/hubungan-as-china-memanas-wall-street-bergerak-mixed</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/10/25/278/2121497/hubungan-as-china-memanas-wall-street-bergerak-mixed</guid><pubDate>Jum'at 25 Oktober 2019 07:39 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/25/278/2121497/hubungan-as-china-memanas-wall-street-bergerak-mixed-lKkOyGTefS.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Bursa saham Wall Street (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/25/278/2121497/hubungan-as-china-memanas-wall-street-bergerak-mixed-lKkOyGTefS.jpeg</image><title>Bursa saham Wall Street (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Wall street bergerak dua arah pada perdagangan 24 Oktober 2019. Bursa saham Amerika Serikat (AS) kembali mendapat tekanan dari memanasnya hubungan dagang China-AS.
Melansir Reuters, Jumat (25/10/2019), indeks S&amp;amp;P500 dan Nasdaq naik didorong oleh kenaikan di Microsoft dan PayPal, tetapi komentar Wakil Presiden Mike Pence tentang China menyalakan kembali kekhawatiran menjelang pembicaraan perdagangan.
Baca Juga: Wall Street Naik Tipis, Investor Fokus ke Laporan Keuangan Emiten
Pence menuduh Cina membatasi &quot;hak dan kebebasan&quot; di Hong Kong dalam kritik luas terhadap perilaku Beijing, tetapi juga menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak mencari konfrontasi atau &quot;melepaskan&quot; dari saingan ekonomi utamanya.
Di sisi lain, musim pendapatan kuartal ketiga menjadi pusat perhatian karena investor mencoba untuk mengukur dampak dari perang tarif AS-China terhadap ekonomi domestik.

Raksasa teknologi Microsoft Corp naik 2,3% karena prospeknya untuk layanan cloud computing melampaui ekspektasi analis, sementara PayPal Holdings Inc naik 8% karena perkiraan pendapatan setahun penuh yang kuat.
Namun, indeks blue-chip Dow Jones berada di zona merah, terseret oleh penurunan 4,2% dalam saham 3M Co setelah konglomerat industri menurunkan perkiraan laba setahun penuh.
Baca Juga: Wall Street Tergelincir Imbas Ketidakpastian Brexit
Dow Jones Industrial Average turun 37,53 poin, atau 0,14%, pada 26.796,42, S&amp;amp;P 500 naik 4,14 poin, atau 0,14%, pada 3.008,66. Nasdaq Composite naik 56,96 poin, atau 0,70%, pada 8.176,75.
Sektor teknologi S&amp;amp;P 500 diperdagangkan 1,5% lebih tinggi, mencatat kenaikan  di antara 11 sektor S&amp;amp;P utama, sementara sektor layanan komunikasi tergelincir karena Twitter Inc anjlok sekitar 20% menyusul hasil kuartalan yang mengecewakan.</description><content:encoded>JAKARTA - Wall street bergerak dua arah pada perdagangan 24 Oktober 2019. Bursa saham Amerika Serikat (AS) kembali mendapat tekanan dari memanasnya hubungan dagang China-AS.
Melansir Reuters, Jumat (25/10/2019), indeks S&amp;amp;P500 dan Nasdaq naik didorong oleh kenaikan di Microsoft dan PayPal, tetapi komentar Wakil Presiden Mike Pence tentang China menyalakan kembali kekhawatiran menjelang pembicaraan perdagangan.
Baca Juga: Wall Street Naik Tipis, Investor Fokus ke Laporan Keuangan Emiten
Pence menuduh Cina membatasi &quot;hak dan kebebasan&quot; di Hong Kong dalam kritik luas terhadap perilaku Beijing, tetapi juga menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak mencari konfrontasi atau &quot;melepaskan&quot; dari saingan ekonomi utamanya.
Di sisi lain, musim pendapatan kuartal ketiga menjadi pusat perhatian karena investor mencoba untuk mengukur dampak dari perang tarif AS-China terhadap ekonomi domestik.

Raksasa teknologi Microsoft Corp naik 2,3% karena prospeknya untuk layanan cloud computing melampaui ekspektasi analis, sementara PayPal Holdings Inc naik 8% karena perkiraan pendapatan setahun penuh yang kuat.
Namun, indeks blue-chip Dow Jones berada di zona merah, terseret oleh penurunan 4,2% dalam saham 3M Co setelah konglomerat industri menurunkan perkiraan laba setahun penuh.
Baca Juga: Wall Street Tergelincir Imbas Ketidakpastian Brexit
Dow Jones Industrial Average turun 37,53 poin, atau 0,14%, pada 26.796,42, S&amp;amp;P 500 naik 4,14 poin, atau 0,14%, pada 3.008,66. Nasdaq Composite naik 56,96 poin, atau 0,70%, pada 8.176,75.
Sektor teknologi S&amp;amp;P 500 diperdagangkan 1,5% lebih tinggi, mencatat kenaikan  di antara 11 sektor S&amp;amp;P utama, sementara sektor layanan komunikasi tergelincir karena Twitter Inc anjlok sekitar 20% menyusul hasil kuartalan yang mengecewakan.</content:encoded></item></channel></rss>
