<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Geser Jonan Jadi Menteri ESDM, Ini Fakta Arifin Tasrif yang Punya Setumpuk PR</title><description>Arifin mengaku perlu belajar terlebih dahulu di awal-awal masa jabatan sebagai Menteri ESDM</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/26/320/2121366/geser-jonan-jadi-menteri-esdm-ini-fakta-arifin-tasrif-yang-punya-setumpuk-pr</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/10/26/320/2121366/geser-jonan-jadi-menteri-esdm-ini-fakta-arifin-tasrif-yang-punya-setumpuk-pr"/><item><title>Geser Jonan Jadi Menteri ESDM, Ini Fakta Arifin Tasrif yang Punya Setumpuk PR</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/26/320/2121366/geser-jonan-jadi-menteri-esdm-ini-fakta-arifin-tasrif-yang-punya-setumpuk-pr</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/10/26/320/2121366/geser-jonan-jadi-menteri-esdm-ini-fakta-arifin-tasrif-yang-punya-setumpuk-pr</guid><pubDate>Sabtu 26 Oktober 2019 07:20 WIB</pubDate><dc:creator>Adhyasta Dirgantara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/24/320/2121366/geser-jonan-jadi-menteri-esdm-ini-fakta-arifin-tasrif-yang-punya-setumpuk-pr-fc0doOCveO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Serah Terima Jabatan Menteri ESDM dari Ignasius Jonan ke Arifin Tasrif. (Foto: Okezone.com/Dok. Kementerian ESDM)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/24/320/2121366/geser-jonan-jadi-menteri-esdm-ini-fakta-arifin-tasrif-yang-punya-setumpuk-pr-fc0doOCveO.jpg</image><title>Serah Terima Jabatan Menteri ESDM dari Ignasius Jonan ke Arifin Tasrif. (Foto: Okezone.com/Dok. Kementerian ESDM)</title></images><description>JAKARTA - Arifin Tasrif muncul sebagai salah satu wajah baru dalam Kabinet Indonesia Maju. Dia akan memulai peran barunya sebagai seorang Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Arifin merupakan seorang perantau Minangkabau yang menyelesaikan pendidikan sarjananya di Institut Teknologi Bandung jurusan Teknik Kimia pada tahun 1972. Dia juga menjadi salah satu mantan duta besar Republik Indonesia untuk Jepang.
Dengan demikian, maka Arifin secara resmi menggeser Ignasius Jonan sebagai Menteri ESDM. Peran Arifin pun turut bergeser, dari biasanya mengurus olahan pupuk, kini mengurus tetek-bengek lainnya seperti migas.
Baca Juga: Menanti Jurus Menteri KKP Edhy Prabowo Majukan Industri Perikanan
Apalagi, Arifin mengaku perlu belajar terlebih dahulu di awal-awal masa jabatannya ini. Untuk itu, Okezone berhasil merangkum sejumlah fakta-fakta menarik seputar Arifin si Putra Minangkabau yang berhasil menjadi Menteri ESDM, Sabtu (26/10/2019).
1. Baru menjabat, sudah banyak PR
Menteri ESDM Arifin Tasrif memiliki sejumlah pekerjaan rumah. Wakil Ketua Kadin Indonesia bidang Energi Migas Bobby Gafur Umar menuturkan bahwa banyak pekerjaan rumah yang menjadi catatan-catatan dunia usaha.

&quot;Pertama adalah bagaimana bisa mencari solusi defisit neraca berjalan, yang mana banyak disebabkan oleh besarnya impor minyak,&quot; kata dia.
&quot;Terutama faktor keekonomian yang belakangan ini dianggap oleh investor tidak ekonomis dan kepastian peraturan yang sering berubah-ubah, baik investasi di sektor hulu migas dan juga hilir migas, seperti pembangunan infratruktur migas,&quot; tambahnya.
Baca Juga: Rapat Perdana Kabinet Indonesia Maju, Semua Kementerian Cek Efektivitas Anggaran
2. Dapat harapan dari Menteri ESDM sebelumnya
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) periode 2014-2019 Ignasius Jonan menyerahkan jabatannya kepada Arifin Tasrif. Jonan mengaku bahagia karena penggantinya sebagai Menteri ESDM merupakan sahabat dekatnya. Dirinya berharap dengan Menteri baru diharapkan sektor energi bisa lebih maju dan baik lagi.
&amp;ldquo;Ke depan semoga (dengan Menteri) pak Arifin (Kementerian ESDM) bisa lebih maju dan makin baik,&amp;rdquo; ujarnya dalam acara serah terima jabatan di Kantor Kementerian ESDM.3. Penunjukannya sangat dadakan
Menurut Arifin, dirinya ditunjuk sebagai Menteri ESDM secara mendadak  oleh Presiden Jokowi. Bayangkan, dirinya diminta untuk menghadap Jokowi  di Istana Kepresidenan malam-malam.
&amp;ldquo;Saya menerima penunjukkan ini seminggu lalu hanya diberikan kabar ke  Jakarta. Baru tahu malem suruh ke Jakarta suruh ke Istana,&amp;rdquo; ucapnya.
4. Pribadi yang sangat terbuka
Arifin mengakui dirinya juga sangat terbuka untuk menerima  masukan-masukan demi kebaikan di sektor energi. Bahkan dirinya  menekankan untuk tak perlu malu dan ragu jika ada kebijakan yang dirasa  kurang tepar demi kemajuan bangsa.

&amp;ldquo;Saya terbuka yang bisa memberikan Kementerian ESDM, sumber daya  alam, dan bangsa kita. Jangan segan-segan kalau ada hal yang dibahas  bersama. Saya mohon kerjasama semaksimal mungkin. Kita bisa meningkatkan  kesejahteraan ini sebaik-baiknya,&amp;rdquo; katanya.
5. Meminta waktu untuk belajar
Arifin Tasrif membeberkan rencana ke depannya sebagai menteri ESDM.  Dia mengatakan kalau dia akan belajar terlebih dahulu tentang ESDM.
&quot;Hari pertama saya belajar dulu,&quot; ujar dia di Istana Kepresidenan Jakarta.
6. Janji untuk belajar secepatnya
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif berjanji  akan dengan cepat mempelajari dengan cepat kerjaan barunya. Apalagi  dirinya juga diberikan banyak sekali pekerjaan rumah oleh Presiden Joko  Widodo mapun Menteri ESDM sebelumnya Ignasius Jonan.
&amp;ldquo;Saya berusaha mempelajari secepatnya. Saya dikasih oleh-oleh  pekerjaan rumah dan saya akan melakukan pembahasan dengan teman-teman  Kementerian ESDM,&amp;rdquo; ujarnya.7. Masalah diharapkan bisa selesai lebih cepat
Kepala Satuan Kerja Kegiatan Hulu Migas (SKK Migas) Dwi Soetjipto   berharap dengan adanya Menteri ESDM yang baru ini diharapkan   permasalahan yang ada bisa terselesaikan dengan cepat. Asal tahu saja,   Presiden Joko Widodo sendiri memberikan pekerjaan rumah untuk   menyelesaikan defisit neraca perdagangan.
&amp;ldquo;Tentu kita harapkan nanti penyelesaian berbagai masalah akan bisa lebih cepat,&amp;rdquo; harap Dwi.
8. Diingatkan soal listrik hingga BBM
Menurut Jonan, Arifin masih sedikit awam dengan sektor mineral dan   batubara (Minerba). Meski demikian, dirinya yakin jika Arifin akan cepat   beradaptasi seiring berjalannya waktu.
Namun di sektor energi seperti minyak dan gas (Migas), Arifin akan   mampu menjalankan tugasnya. Dirinya meminta kepada Arifin agar sektor   energi di sektor migas dan kelistrikan tetap diperhatikan.
Sebab kedua sektor itu secara khusus menyangkut kebutuhan terhadap   masyarakat. Dirinya juga meminta Arifin memperhatikan keberlanjutan   energi seiring denan adannya perubahan iklim.
&amp;ldquo;Mungkin kalau asing itu di mineral dan batu bara. Tapi kalau sektor   energi apalagi enggak ada saya pikir akan jalan dengan baik. Saya   berharap apa yang-yang pengertian untuk rakyat bisa jalan terus terutama   rasio elektrifikasi, pelayanan BBM, climate change menggunakan   biodiesel,&amp;rdquo; katanya.
9. Jadi Menteri ESDM, rupanya Arifin punya harta Rp1,5 miliar
Mengutip LHKPN, kekayaan Arifin Tasrif per tanggal 31 Desember 2018   tercatat sebesar Rp1,5 miliar. Dia memiliki tanah dan bangunan senilai   Rp950 juta. Kemudian ada alat transportasi mahalnya berupa obil Honda   Brio Satya 1.2 E CVT CKD tahun 2018 Rp218 juta.
Dirinya mempunyai harta bergerak lainnya sebesar Rp34 juta. Arifin   juga mempunyai surat berharga senilai Rp50 juta. Sedangkan kas dan   setara kas, dirinya memiliki Rp401 juta. Dari besaran harta tersebut,   dirinya mempunyai utang sebesar Rp318 juta.</description><content:encoded>JAKARTA - Arifin Tasrif muncul sebagai salah satu wajah baru dalam Kabinet Indonesia Maju. Dia akan memulai peran barunya sebagai seorang Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Arifin merupakan seorang perantau Minangkabau yang menyelesaikan pendidikan sarjananya di Institut Teknologi Bandung jurusan Teknik Kimia pada tahun 1972. Dia juga menjadi salah satu mantan duta besar Republik Indonesia untuk Jepang.
Dengan demikian, maka Arifin secara resmi menggeser Ignasius Jonan sebagai Menteri ESDM. Peran Arifin pun turut bergeser, dari biasanya mengurus olahan pupuk, kini mengurus tetek-bengek lainnya seperti migas.
Baca Juga: Menanti Jurus Menteri KKP Edhy Prabowo Majukan Industri Perikanan
Apalagi, Arifin mengaku perlu belajar terlebih dahulu di awal-awal masa jabatannya ini. Untuk itu, Okezone berhasil merangkum sejumlah fakta-fakta menarik seputar Arifin si Putra Minangkabau yang berhasil menjadi Menteri ESDM, Sabtu (26/10/2019).
1. Baru menjabat, sudah banyak PR
Menteri ESDM Arifin Tasrif memiliki sejumlah pekerjaan rumah. Wakil Ketua Kadin Indonesia bidang Energi Migas Bobby Gafur Umar menuturkan bahwa banyak pekerjaan rumah yang menjadi catatan-catatan dunia usaha.

&quot;Pertama adalah bagaimana bisa mencari solusi defisit neraca berjalan, yang mana banyak disebabkan oleh besarnya impor minyak,&quot; kata dia.
&quot;Terutama faktor keekonomian yang belakangan ini dianggap oleh investor tidak ekonomis dan kepastian peraturan yang sering berubah-ubah, baik investasi di sektor hulu migas dan juga hilir migas, seperti pembangunan infratruktur migas,&quot; tambahnya.
Baca Juga: Rapat Perdana Kabinet Indonesia Maju, Semua Kementerian Cek Efektivitas Anggaran
2. Dapat harapan dari Menteri ESDM sebelumnya
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) periode 2014-2019 Ignasius Jonan menyerahkan jabatannya kepada Arifin Tasrif. Jonan mengaku bahagia karena penggantinya sebagai Menteri ESDM merupakan sahabat dekatnya. Dirinya berharap dengan Menteri baru diharapkan sektor energi bisa lebih maju dan baik lagi.
&amp;ldquo;Ke depan semoga (dengan Menteri) pak Arifin (Kementerian ESDM) bisa lebih maju dan makin baik,&amp;rdquo; ujarnya dalam acara serah terima jabatan di Kantor Kementerian ESDM.3. Penunjukannya sangat dadakan
Menurut Arifin, dirinya ditunjuk sebagai Menteri ESDM secara mendadak  oleh Presiden Jokowi. Bayangkan, dirinya diminta untuk menghadap Jokowi  di Istana Kepresidenan malam-malam.
&amp;ldquo;Saya menerima penunjukkan ini seminggu lalu hanya diberikan kabar ke  Jakarta. Baru tahu malem suruh ke Jakarta suruh ke Istana,&amp;rdquo; ucapnya.
4. Pribadi yang sangat terbuka
Arifin mengakui dirinya juga sangat terbuka untuk menerima  masukan-masukan demi kebaikan di sektor energi. Bahkan dirinya  menekankan untuk tak perlu malu dan ragu jika ada kebijakan yang dirasa  kurang tepar demi kemajuan bangsa.

&amp;ldquo;Saya terbuka yang bisa memberikan Kementerian ESDM, sumber daya  alam, dan bangsa kita. Jangan segan-segan kalau ada hal yang dibahas  bersama. Saya mohon kerjasama semaksimal mungkin. Kita bisa meningkatkan  kesejahteraan ini sebaik-baiknya,&amp;rdquo; katanya.
5. Meminta waktu untuk belajar
Arifin Tasrif membeberkan rencana ke depannya sebagai menteri ESDM.  Dia mengatakan kalau dia akan belajar terlebih dahulu tentang ESDM.
&quot;Hari pertama saya belajar dulu,&quot; ujar dia di Istana Kepresidenan Jakarta.
6. Janji untuk belajar secepatnya
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif berjanji  akan dengan cepat mempelajari dengan cepat kerjaan barunya. Apalagi  dirinya juga diberikan banyak sekali pekerjaan rumah oleh Presiden Joko  Widodo mapun Menteri ESDM sebelumnya Ignasius Jonan.
&amp;ldquo;Saya berusaha mempelajari secepatnya. Saya dikasih oleh-oleh  pekerjaan rumah dan saya akan melakukan pembahasan dengan teman-teman  Kementerian ESDM,&amp;rdquo; ujarnya.7. Masalah diharapkan bisa selesai lebih cepat
Kepala Satuan Kerja Kegiatan Hulu Migas (SKK Migas) Dwi Soetjipto   berharap dengan adanya Menteri ESDM yang baru ini diharapkan   permasalahan yang ada bisa terselesaikan dengan cepat. Asal tahu saja,   Presiden Joko Widodo sendiri memberikan pekerjaan rumah untuk   menyelesaikan defisit neraca perdagangan.
&amp;ldquo;Tentu kita harapkan nanti penyelesaian berbagai masalah akan bisa lebih cepat,&amp;rdquo; harap Dwi.
8. Diingatkan soal listrik hingga BBM
Menurut Jonan, Arifin masih sedikit awam dengan sektor mineral dan   batubara (Minerba). Meski demikian, dirinya yakin jika Arifin akan cepat   beradaptasi seiring berjalannya waktu.
Namun di sektor energi seperti minyak dan gas (Migas), Arifin akan   mampu menjalankan tugasnya. Dirinya meminta kepada Arifin agar sektor   energi di sektor migas dan kelistrikan tetap diperhatikan.
Sebab kedua sektor itu secara khusus menyangkut kebutuhan terhadap   masyarakat. Dirinya juga meminta Arifin memperhatikan keberlanjutan   energi seiring denan adannya perubahan iklim.
&amp;ldquo;Mungkin kalau asing itu di mineral dan batu bara. Tapi kalau sektor   energi apalagi enggak ada saya pikir akan jalan dengan baik. Saya   berharap apa yang-yang pengertian untuk rakyat bisa jalan terus terutama   rasio elektrifikasi, pelayanan BBM, climate change menggunakan   biodiesel,&amp;rdquo; katanya.
9. Jadi Menteri ESDM, rupanya Arifin punya harta Rp1,5 miliar
Mengutip LHKPN, kekayaan Arifin Tasrif per tanggal 31 Desember 2018   tercatat sebesar Rp1,5 miliar. Dia memiliki tanah dan bangunan senilai   Rp950 juta. Kemudian ada alat transportasi mahalnya berupa obil Honda   Brio Satya 1.2 E CVT CKD tahun 2018 Rp218 juta.
Dirinya mempunyai harta bergerak lainnya sebesar Rp34 juta. Arifin   juga mempunyai surat berharga senilai Rp50 juta. Sedangkan kas dan   setara kas, dirinya memiliki Rp401 juta. Dari besaran harta tersebut,   dirinya mempunyai utang sebesar Rp318 juta.</content:encoded></item></channel></rss>
