<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tarif Tol Jakarta-Tangerang Naik Minggu Depan, Ini Daftarnya</title><description>Tarif tol Jakarta-Tangerang naik pekan depan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/27/320/2122290/tarif-tol-jakarta-tangerang-naik-minggu-depan-ini-daftarnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/10/27/320/2122290/tarif-tol-jakarta-tangerang-naik-minggu-depan-ini-daftarnya"/><item><title>Tarif Tol Jakarta-Tangerang Naik Minggu Depan, Ini Daftarnya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/27/320/2122290/tarif-tol-jakarta-tangerang-naik-minggu-depan-ini-daftarnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/10/27/320/2122290/tarif-tol-jakarta-tangerang-naik-minggu-depan-ini-daftarnya</guid><pubDate>Minggu 27 Oktober 2019 12:27 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/27/320/2122290/tarif-tol-jakarta-tangerang-naik-minggu-depan-ini-daftarnya-CgLjAYfyG8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jalan Tol. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/27/320/2122290/tarif-tol-jakarta-tangerang-naik-minggu-depan-ini-daftarnya-CgLjAYfyG8.jpg</image><title>Jalan Tol. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Tarif tol Jakarta-Tangerang naik pekan depan. Tarif tol ruas Jakarta-Tangerang dan ruas Tangerang-Merak segmen Simpang Simpang Susun Tomang-Tangerang Barat-Cikupa naik mulai 2 November 2019 pukul 00.00 WIB. Sesuai keputusan Menteri PUPR, tarif ruas ini di antaranya naik untuk kendaraan golongan I sebesar Rp500 dan golongan V turun Rp5.000.
Baca Juga: Tarif Tol Naik Lagi Tahun Ini
Berdasarkan laporan Jasa Marga selaku operator, besaran tarif tol yang disesuaikan per 2 November 2019 di ruas Jakarta-Tangerang, pukul 00.00 WIB sebagai berikut:
Gol I: Rp 7.500,- yang semula Rp 7.000,-
Gol II: Rp 11.500,- yang semula Rp 9.500,-
Gol III: Rp 11.500,- yang semula Rp 12.000,-
Gol IV: Rp 15.000,- yang semula Rp 16.000,-
Gol V: Rp 15.000,- yang semula Rp 20.000,-
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, kenaikan ini seharusnya dilakukan pada bulan September namun diundur karena menunggu pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Joko Widodo-Ma'ruf Amin.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/06/08/57624/293643_medium.jpg&quot; alt=&quot;Kendaraan Pemudik Terjebak Kemacetan di Tol Semarang-Solo&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
&quot;Oh yang itu, satu ruas dulu. Sebab waktu itu kita undur setelah pelantikan. Minggu depan,&quot; ujar dia ditulis Minggu (27/10/2019).
Basuki menilai kenaikan tarif ini sudah disesuaikan dengan besaran inflasi. Karena tingkat inflasi masih di kisaran 3%, kenaikan tidak begitu signifikan.
&quot;Jadi, sekarang ini hanya inflasi indikator kenaikan. Makanya naiknya cuma Rp500 kan,&quot; ujar dia.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Tarif tol Jakarta-Tangerang naik pekan depan. Tarif tol ruas Jakarta-Tangerang dan ruas Tangerang-Merak segmen Simpang Simpang Susun Tomang-Tangerang Barat-Cikupa naik mulai 2 November 2019 pukul 00.00 WIB. Sesuai keputusan Menteri PUPR, tarif ruas ini di antaranya naik untuk kendaraan golongan I sebesar Rp500 dan golongan V turun Rp5.000.
Baca Juga: Tarif Tol Naik Lagi Tahun Ini
Berdasarkan laporan Jasa Marga selaku operator, besaran tarif tol yang disesuaikan per 2 November 2019 di ruas Jakarta-Tangerang, pukul 00.00 WIB sebagai berikut:
Gol I: Rp 7.500,- yang semula Rp 7.000,-
Gol II: Rp 11.500,- yang semula Rp 9.500,-
Gol III: Rp 11.500,- yang semula Rp 12.000,-
Gol IV: Rp 15.000,- yang semula Rp 16.000,-
Gol V: Rp 15.000,- yang semula Rp 20.000,-
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, kenaikan ini seharusnya dilakukan pada bulan September namun diundur karena menunggu pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Joko Widodo-Ma'ruf Amin.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/06/08/57624/293643_medium.jpg&quot; alt=&quot;Kendaraan Pemudik Terjebak Kemacetan di Tol Semarang-Solo&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
&quot;Oh yang itu, satu ruas dulu. Sebab waktu itu kita undur setelah pelantikan. Minggu depan,&quot; ujar dia ditulis Minggu (27/10/2019).
Basuki menilai kenaikan tarif ini sudah disesuaikan dengan besaran inflasi. Karena tingkat inflasi masih di kisaran 3%, kenaikan tidak begitu signifikan.
&quot;Jadi, sekarang ini hanya inflasi indikator kenaikan. Makanya naiknya cuma Rp500 kan,&quot; ujar dia.</content:encoded></item></channel></rss>
